Senin, 19 Oktober 2026
15:06 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Orang Khamti

Orang Khamti

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Hkamti.
Khamti Shan
250px-Tai_Khampti_diorama.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diorama orang Khamti di Museum Jawaharlal Nehru, Itanagar
Daerah dengan populasi signifikan
Myanmar, India
Bahasa
Khamti, Burma, Assam, dan lain-lain
Agama
Buddha Theravada, Animisme, Hinduisme
Kelompok etnik terkait
Orang Thai, Orang Shan

Khamti, atau Tai Khamti, Thai: (ชาวไทคำตี่, Chao Tai Kam Dtee), adalah sebuah sub-kelompok orang Shan yang ditemukan di Divisi Sagaing, Distrik Hkamti di barat laut Burma serta Distrik Lohit di Arunachal Pradesh di India. Sejumlah kecil dapat ditemukan di sebagian Assam serta distrik Siang Timur di Arunachal Pradesh. Pada 1990 total populasi mereka diperkirakan sekitar 70,000, tetapi pada tahun 2000 jumlah tersebut dikalkulasi ulang dan didapati jumlah 13,100 yang 4,235 diantaranya tinggal di Burma. Nama suku tersebut juga disebut sebagai Hkamti oleh orang Burma dan Khampti oleh bangsa Assam.

Orang-orang Khamti yang tinggal di wilayah di sekitar Tengapani adalah keturunan dari para migrant yang datang pada abad ke-18 dari wilayah Bor-Khampti, sebuah lembah pegunungan di Irrawaddy. Orang-orang Khamti berada di Asia Timur.

Tai-Khamti adalah para pengikut Buddha Theravada. Tai-Khampti mengadopsi aksara asal Shan, yang dikenal sebagai Lik-Tai pada bahasa mereka.[1] Bahasa ibu mereka dikenal sebagai bahasa Khamti.

Referensi

  1. ↑ Roland J. L. Breton (1997). Atlas of the Languages and Ethnic Communities of South Asia. SAGE Publications. hlm. 188. ISBN 0-8039-9367-6.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan