Rabu, 21 Oktober 2026
10:10 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Bab Zuwayla

Bab Zuwayla

Bagikan:
250px-Bab_Zuwayla_Cairo_12_0864.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bab Zuwaila

Bab Zuwayla atau Bab Zuweila (bahasa Arab:باب زويلة) adalah salah satu dari tiga gerbang yang tersisa di tembok kota Kairo Bersejarah di Mesir. Gerbang ini juga dikenal sebagai Bawabat al-Mitwali atau Bab al-Mitwali. Gerbang ini dibangun pada tahun 1092 oleh wazir Fathimiyah Badr al-Jamali. Dua menara di atasnya ditambahkan antara tahun 1415 dan 1422 sebagai bagian dari pembangunan Masjid Sultan al-Muayyad yang berdekatan.[1] Saat ini, gerbang ini tetap menjadi salah satu tempat bersejarah utama Kairo.

Nama

Namanya berasal dari Bab, yang berarti "gerbang", dan Zuwayla, suku Berber yang berasal dari Fezzan.[2] Nama ini diberikan karena tentara Fathimiyah dari suku ini ditempatkan di daerah ini ketika gerbang pertama kali dibuat pada tahun 969 selama berdirinya Kairo oleh Fathimiyah.[1] Dalam tradisi Koptik, nama tersebut dikaitkan dengan Zebulun dalam Alkitab (bahasa Koptik: [ⲍⲉⲃⲩⲗⲱⲛ] Galat: {{Lang}}: unrecognized language tag: Koptik (bantuan)).[3]

Gerbang ini kemudian memperoleh nama populer Bab al-Mitwali[1] atau Bawalbat al-Mitwali.[4] Menurut sejarawan seni Caroline Williams, nama ini berasal dari periode Utsmaniyah,[1] sementara menurut Nairy Hampikian nama ini berasal dari abad ke-15 sekitar waktu pembangunan Masjid Sultan al-Muayyad di dekatnya,[4]: 206   saat hubungan asli dengan suku Zuwayla pada periode Fathimiyah telah memudar.[5] Nama Mitwali berasal dari Mitwali al-Qutub, seorang wali Muslim, mungkin fiktif, yang menjadi terkait dengan area gerbang.[4]: 206 

Referensi

  1. 1 2 3 4 Williams, Caroline (2018). Islamic Monuments in Cairo: The Practical Guide (dalam bahasa Inggris) (Edisi 7th). Cairo: The American University in Cairo Press. hlm. 189–191. ISBN 9789774168550.
  2. ↑ Vikør, K. S. (2002). "Zawīla". Dalam Bearman, P. J.; Bianquis, Th.; Bosworth, C. E.; van Donzel, E. & Heinrichs, W. P. (ed.). Encyclopaedia of Islam. Volume XI: W–Z (Edisi 2). Leiden: E. J. Brill. hlm. 466. ISBN 978-90-04-12756-2.
  3. ↑ Amélineau, Émile (1850-1915) Auteur du texte (1893). La géographie de l'Égypte à l'époque copte / par E. Amélineau,... (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 19 Januari 2025.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  4. 1 2 3 Hampikian, Nairy (2005). "Medievalization of the Old City as an Ingredient of Cairo's Modernization: Case Study of Bab Zuwayla". Dalam AlSayyad, Nezar; Bierman, Irene A.; Rabbat, Nasser (ed.). Making Cairo Medieval (dalam bahasa Inggris). Lexington Books. hlm. 201–234. ISBN 978-0-7391-5743-5.
  5. ↑ AlSayyad, Nezar (2013). Cairo: Histories of a City (dalam bahasa Inggris). Harvard University Press. hlm. 119. ISBN 978-0-674-07245-9. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-09-02. Diakses tanggal 2024-11-18.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Bab Zuwayla.
Northern part
Gerbang
Jalan utama
Masjid dan bangunan keagamaan
Lainnya
Peta Kairo Islam
Bagian selatan
Jalan utama
Masjid dan bangunan keagamaan
Museum
Lainnya
Imam-khalifah
Sejarah
Awal dan kemajuan (909–973)
Puncak dan krisis (973–1073)
Pemulihan dan kejatuhan (1073–1171)
Pemerintahan
dan militer
Wazir
dan pemangku kuasa
Dinasti vasal
Pejabat, gubernur
dan jenderal
Militer
Isma'ilisme
Doktrin
Cabang dan pecahan
Pendakwah
dan teolog
Gerakan
anti-Fathimiyah
Budaya
Seni dan arsitektur
Sastra dan Pembelajaran

30°2′34.17″N 31°15′28.07″E / 30.0428250°N 31.2577972°E / 30.0428250; 31.2577972

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan