Senin, 02 November 2026
10:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Ashari Danudirdjo

Ashari Danudirdjo

politisi Indonesia

Bagikan:
Ashari Danudirdjo
250px-Ashari_Danudirjo%2C_Duta_Besar_RI_untuk_Amerika_Serikat.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret resmi, 1978
Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat
Masa jabatan
15 Februari 1978 –12 Juli 1982
PresidenSoeharto
PendahuluRoesmin Nurjadin
PenggantiHasnan Habib
Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri
Masa jabatan
6 Maret 1972 –27 Desember 1977
PendahuluArtati Marzuki-Sudirdjo
PenggantiB. Sjahabuddin Arifin
Duta Besar Indonesia untuk Jepang
Masa jabatan
1969–1972
PresidenSoeharto
PendahuluRukmito Hendraningrat
PenggantiJusuf Ramli
Menteri Perdaganganke-18
Masa jabatan
25 Juli 1966 –17 Oktober 1967
PresidenSukarno
PendahuluAchmad Yusuf
PenggantiSjaifun
Menteri Perindustrian Tekstil
Masa jabatan
27 Agustus 1964 –28 Maret 1966
PresidenSoekarno
Informasi pribadi
Lahir(1922-11-03)3 November 1922
Meninggal2 April 2010(2010-04-02) (umur 87)
Jakarta, Indonesia
Profesi
  • Tentara
  • politisi
  • atlet
NRP16587

Ashari Danudirdjo (EYD: Ashari Danudirjo) (3 November 1922 – 2 April 2010) adalah Menteri Perindustrian Indonesia pada Kabinet Dwikora I, Kabinet Dwikora I, dan Kabinet Ampera II[1] serta Menteri Perdagangan pada Kabinet Ampera I antara tahun 1965-1968. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jepang (1969-1972) dan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (1978-82).[2] Ia juga pernah berkompetisi di Olimpiade Roma 1960 sebagai atlet cabang layar, mewakili Indonesia.[3]

Pendidikan

Karier

Ia mengawali karier militer dengan pangkat mayor sebagai Komandan Batalyon TKR Kereta Api Jawa Tengah.[2]

  • Asisten 4/Kepala Staf Angkatan Darat (1949-1951)[4]
  • Atase Militer di KBRI Washington (1956-1959)[4]
  • Ajudan Jenderal Angkatan Darat (1959-1960)[4]
  • Asisten 7/Keuangan Kepala Staf Angkatan Darat[4]
  • Menteri Perindustrian Tekstil (24 Februari 1966-28 Maret 1966)[4]
  • Menteri Perdagangan (28 Maret 1966-11 Oktober 1967)[4]
  • Menteri Perindustrian Dasar, Ringan, dan Tenaga (11 Oktober 1967-6 Juni 1968)[4]
  • Panglima Komando Antar Daerah Indonesia Timur (?-18 Februari 1968)[4]
  • Duta Besar Indonesia untuk Jepang[4]
  • Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri (?)[4]
  • Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (dari tanggal 14 Desember 1977)[4]

Meninggal

Ashari Danudirdjo meninggal, karena komplikasi beberapa penyakit, seperti ginjal, hernia, dan jantung. Dia dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Tonjong, Parung, Bogor.[2]

Tanda Kehormatan

Dalam Negeri

Luar Negeri

Referensi

  1. ↑ Danudirdjo, Ashari (17 Februari 1968). Pidato Menteri Perindustrian Dasar, Ringan & Tenaga, Major Djenderal TNI D. Ashari pada upatjara bendera 17 Februari 1968 di Djakarta. Jakarta: Biro Penerangan & Hubungan Masjarakat, Departemen Perindustrian Dasar, Ringan & Tenaga. Diakses tanggal 8 Februari 2016.
  2. 1 2 3 "Mantan Dubes RI untuk AS Meninggal". Kompas.com. 4 April 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-04-07. Diakses tanggal 4 April 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Catatan partisipasi Ashari Danudirdjo Sports Reference". Sports-reference.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-12-18. Diakses tanggal 4 April 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Bachtiar, Harsya W. (1988). Siapa dia? Perwira Tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD). Jakarta. hlm. 72. ISBN 9789794281000.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. 1 2 Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003 (PDF). Diakses tanggal 4 Oktober 2021.
  6. ↑ "Danudirdjo Ashari". Hall of Valor: Medal of Honor, Silver Star, U.S. Military Awards (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-05-23.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Azis Saleh
Menteri Perindustrian Indonesia
1964–1966
Menjabat bersama dengan:
Azis Saleh (1964–66)
M. Jusuf (1964–66)
Hadi Thayeb (1964–66)
Tumpal Dorianus Pardede (1964–66)
Suharnoko Harbani (1966)
Diteruskan oleh:
M. Jusuf
Didahului oleh:
A. Rachman
Menteri Perdagangan Indonesia
1966–1967
Diteruskan oleh:
M. Jusuf
Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
Rukmito Hendraningrat
Duta Besar Indonesia untuk Jepang
1969–1972
Diteruskan oleh:
Jusuf Ramli
Didahului oleh:
Roesmin Nurjadin
Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat
1978–1982
Diteruskan oleh:
Hasnan Habib
Kabinet Ampera I (1966–1967)
Menteri Kemakmuran
(1945–1950)
120px-Logo_of_the_Ministry_of_Trade_of_the_Republic_of_Indonesia_%282021%29_%28cropped%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Perdagangan dan Perindustrian
(1950–1966)
Menteri Perdagangan Dalam Negeri
(1966)
Menteri Perdagangan
(1966–1995)
Menteri Perdagangan
(2004–sekarang)
Miring: Pelaksana tugas
Kategori


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan