Minggu, 08 November 2026
01:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Arci

Bagikan:

Dalam mitologi Hindu, Arci (Dewanagari: अर्ची; ,IAST: Arcī, अर्ची) atau Arcisa adalah nama istri Pertu, maharaja titisan Wisnu. Arci muncul bersama dengan Pertu dari tubuh Wena dalam suatu ritual permohonan anak yang dilakukan para resi.[1][2] Ia dipandang sebagai awatara/inkarnasi (penjelmaan) dari Laksmi, dewi kesejahteraan dan kemakmuran dalam agama Hindu.[3]

Mitologi

Dalam kitab Bhagawatapurana diceritakan, sebelum kelahiran Pertu dan Arci, Wena — keturunan Druwa — dibunuh oleh para resi karena perbuatannya telah menyimpang dari ajaran agama dan tidak layak menjadi raja. Wena wafat tanpa keturunan, sehingga para resi membawa tubuh Wena dan meremas-remasnya dalam sebuah ritual khusus. Setelah makhluk kerdil keluar (sifat buruk Wena) dari tubuh Wena,[3] maka muncullah Pertu dan Arci, titisan Wisnu (dewa pemelihara alam semesta) dan Laksmi (dewi kesejahteraan dan kemakmuran).[3][4]

Pertu menikahi Arci dan menjadi raja dan ratu dunia. Mereka memiliki putra bernama Wijitaswa, Haryareksa, Dumrakesa, Wreka dan Drawina. Setelah Pertu pensiun dari jabatannya, ia menempuh kehidupan sebagai seorang sanyasin dan hidup mengasingkan diri di hutan. Arci mengikutinya dengan setia. Di dalam hutan, mereka berpuasa dan bersemedi. Sementara Pertu meninggal dunia dengan tenang, Arci masih hidup dan tubuhnya kurus. Ia menumpuk kayu bakar di sebuah bukit sebagai ranjang bagi jenazah suaminya.[5][6] Kemudian ia menyulut kayu bakar tersebut, sebagai ritual pembakaran jenazah. Kemudian ia menjatuhkan dirinya ke dalam api pembakaran tersebut.[7] Atma Pertu dan Arci diangkut oleh wahana surgawi menuju planet yang tertinggi.[8]

Silsilah

Silsilah Swayambu Manu dan keturunannya
  1. ↑ menurut versi Bhagawatapurana, putra sulung Pertu adalah Wijitaswa.
  2. ↑ menurut versi Matsyapurana, Pertu berputra Srikandi, ayah Susila.

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ Bhaktivedanta VedaBase. "Srimad Bhagavatam 4.15.4". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-11-22. Diakses tanggal 2010-11-01.
  2. ↑ Bhaktivedanta VedaBase. "Srimad Bhagavatam 4.15.5". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-11-22. Diakses tanggal 2010-11-01.
  3. 1 2 3 Dharmakshetra. "THE BHAGAVATA PURANA". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-10-28. Diakses tanggal 2010-11-01.
  4. ↑ Bhaktivedanta VedaBase. "Srimad Bhagavatam 4.15.6". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-11-22. Diakses tanggal 2010-11-01.
  5. ↑ Bhaktivedanta VedaBase. "Srimad Bhagavatam 4.23.20".[pranala nonaktif permanen]
  6. ↑ Bhaktivedanta VedaBase. "Srimad Bhagavatam 4.23.21".[pranala nonaktif permanen]
  7. ↑ Bhaktivedanta VedaBase. "Srimad Bhagavatam 4.23.29".[pranala nonaktif permanen]
  8. ↑ Bhaktivedanta VedaBase. "Srimad Bhagavatam 4.23.26".[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan