Kamis, 01 Oktober 2026
04:39 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Al-Mu'tadhid III

Bagikan:
Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah.
Cari sumber: "Al-Mu'tadhid III" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Al-Mu'tadhid III
Khalifah Abbasiyah
Berkuasa1414-1441
PendahuluAl-Musta'in II
PenerusAl-Mustakfi III
AyahAl-Mutawakkil I
IbuKazal
WangsaAbbasiyah
DinastiAbbasiyah

Abu al-Fath Dawud al-Mu'tadhid Billah bin al-Mutawakkil 'Alallah (bahasa Arab:أبو الفتح داود المعتضد بالله بن المتوكل على الله) (Wafat pada Rabiul Awwal 845 H/1441) adalah seorang Khalifah Abbasiyah di Kairo, Mesir pada tahun 1414-1441.[1]

Pemerintahannya

Al-Mu'tadhid dilantik menjadi khalifah setelah pencopotan saudaranya Al-Musta'in II pada hari Kamis, 16 Dzulhijjah 816 H,[2] dalam riwayat lain pada tahun 815 H.[1] Yang menjadi sultan ketika itu adalah al-Muayyid.[1]

Al-Muayyid menjadi sultan sampai meninggal tahun 824 H. Setelah meninggal, Ahmad, putranya dilantik menjadi sultan dengan gelar al-Muzhaffar. Sedangkan Thathar diangkat sebagai orang kepercayaannya. Namun, Thathar menangkap al-Muzhaffar pada bulan Sya'ban, sehingga khalifah mengangkat Thathar sebagai sultan dengan gelar azh-Zhahir. Thathar wafat pada bulan Dzulhijjah tahun itu juga. Putranya yang bernama Muhammad naik sebagai sultan dengan gelar Shaleh. Lalu ia mengangkat orang kepercayaannya bernama Barsabay.[1]

Barsabay melakukan pemberontakan terhadap Shaleh dan melengserkannya dari jabatan sultan. Khalifah mengangkat Barsabay sebagai sultan pada Rabiul awal 825 H. Dia menjadi sultan sampai meninggal pada bulan Dzulhijjah 841 H. Kemudian Yusuf, putranya menggantikannya. Gelarnya adalah al-'Aziz. Jaqmaq diangkat sebagai orang kepercayaannya.[1]

Pada Rabiul awal 842 H. Jaqmaq memberontak dan menangkap al-'Aziz. Maka ia diangkat oleh khalifah sebagai sultan dengan gelar azh-Zhahir. Pada masa Jaqmaq inilah Al-Mu'tadhid III wafat. Al-Mu'tadhid III dikenal sebagai pribadi yang baik, cerdas, cerdik dan selalu dekat dengan ulama dan pemilik akhlak mulia, suka memanfaatkan ilmu mereka. Al-Mu'tadhid III mampu bertukar pikiran dengan mereka, selain dikenal ia dermawan dan sangat toleran.

Ibnu Hajar Al 'Asqalani bercerita, Saya mendengar dari anak saudara saya yang perempuan bahwa khalifah meninggal dalam usia 73 tahun.[1]

Nasabnya

Daud, al-Khalifah, Amir al-Mu`minin al-Mu'tadhid Billah, Abu al-Fattah bin al-Khalifah al-Mutawakkil Alallah Muhammad bin al-Khalifah al-Mu'tadhid Billah Abu Bakr bin al-Khalifah al-Mustakfi Billah Abu ar-Rabi' Sulaiman bin al-Khalifah al-Hakim Biamrillah Abu al-'Abbas Ahmad bin al-Husain bin Abu Bakr bin Ali bin al-Hasan bin al-Khalifah ar-Rasyid Biamrillah Manshur bin al-Khalifah al-Mustarsyid Billah al-Fadhl bin al-Khalifah al-Mustazhhir Billah Ahmad bin al-Khalifah al-Muqtadi Billah Abdullah bin al-Imam Dzakhiratuddin Muhammad bin al-Khalifah al-Qa'im Biamrillah Abdullah bin al-Khalifah al-Qadir Billah Ahmad bin al-Muwaffaq Thalhah bin al-Khalifah al-Mutawakkil 'Alallah Ja'far bin al-Khalifah al-Mu'tashim Billah Muhammad bin al-Khalifah ar-Rasyid Harun bin al-Khalifah al-Mahdi Muhammad bin al-Khalifah Abu Ja'far al-Manshur bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas bin Abdul Muththalib Radhiyallahu 'Anhu al-Hasyimi al-'Abbasi.[3]

Peristiwa penting yang terjadi pada masa kepemimpinannya

  • Pada tahun 816 H, Orang yang menjadi kepala hisbah (lembaga pengawasan) adalah Sadruddin bin Adami yang juga hakim. Dialah orang yang pertama kali merangkap jabatan hakim dan hisbah.[1]
  • Pada tahun 819 H, Kepala bagian hisbah dijabat oleh Munkli Bagha. Dia orang Turki pertama yang menjabat posisi ini. Pada tahun ini pula, ada orang yang mengklaim ia naik ke langit dan melihat Allah, bahkan bicara dengan-Nya. Pengakuannya diyakini oleh sejumlah orang awam. Akhirnya ia dipanggil ke sebuah majelis untuk disuruh taubat. Akhirnya ia dipanggil ke sebuah majelis untuk disuruh taubat. Namun, ia menolak. Hakim al-Maliki menangguhkan hukum bunuh terhadapnya sampai ada orang yang bersaksi bahwa orang tersebut otaknya tidak waras. Setelah dinyatakan oleh sejumlah ahli kedokteran bahwa ia gila, maka akhirnya ia diikat.[1]
  • Pada tahun 822 H, terjadi gempa dahsyat di Arzakan yang mengakibatkan kerusakan begitu parah. Peristiwa lainnya pada tahun tersebut ialah selesainya pembangunan perguruan al-Muayyidiyah. Yang ditunjuk menjadi kepala perguruan ialah Syaikh Syams bin al-Mudiri. Sultan sendiri sering menghadiri pengajian yang digelarnya. Begitu juga Ibrahim, putranya. Dia bahkan sering duduk di samping Syaikh di dekat sajadahnya.[1]
  • Pada tahun 824 H, seekor unta disembelih di Gaza. Ternyata dagingnya memancarkan cahaya yang sangat terang bagai sinar lilin. Ketika dilemparkan ke anjing, anjing tidak mau memakannya. Pada tahun ini, sungai Nil kembali meluap sampai mecapai wilayah Haatur dan menenggelamkan pepohonan.[1]
  • Pada tahun 825 H, Fathimah binti Qadhi Jalaluddin al-Bulqini melahirkan anak waria, punya dua anak kelamin, memiliki dua tangan tambahan dan pada kepalanya terdapat tanduk seperti tanduk lembu, tetapi tidak lama kemudian anak kecil ini meninggal. Kejadian lain ialah kota Kairo diguncang gempa kecil.[1]

Para tokoh yang wafat pada masa kepemimpinannya

Berikut ini para tokoh yang wafat pada masa kepemimpinannya:[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 As-Suyuthi, Jalaluddin (2013). Rekam Jejak Para Khalifah Berdasartkan Riwayat Hadits. @as-prima pustaka, Jakarta. ISBN 978-602-14145-2-1. Halaman 647, 648, 649, 650
  2. ↑ Yusuf at-Taghrabirdi, Abu al-Mahasin (2002). al-Manhal al-ṣāfī wa-al-mustawfá baʻda al-wāfī. al-Hai`ah al-Mishriyyah al-'Ammah lil Kitab, Kairo. ISBN 978-977-18-0212-9. jilid 1, halaman 438
  3. ↑ Yusuf at-Taghrabirdi, Abu al-Mahasin (2002). al-Manhal al-ṣāfī wa-al-mustawfá baʻda al-wāfī. al-Hai`ah al-Mishriyyah al-'Ammah lil Kitab, Kairo. ISBN 978-977-18-0212-9.
Al-Mu'tadhid III
Didahului oleh:
Al-Musta'in II
Khalifah Kairo
1414-1441
Diteruskan oleh:
Al-Mustakfi III
Pendiri
Khalifah di Bagdad
Khalifah di Kairo
Wilayah penting
Tokoh lainnya
pro-Abbasiyah: Ibrahim al-Imam - anti-Abbasiyah: Bani Umayyah · Hulagu Khan · Bani Fathimiyah
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan