Senin, 28 September 2026
10:03 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal

Nahwu

ilmuan islam

Ilmu an-Nahwi (bahasa Arab:ﻋﻠﻢ النحو; bahasa Indonesia:nahu, sintaksis; bahasa Inggris:syntax) merupakan salah satu bagian dasar dari ilmu tata bahasa dalam bahasa Arab untuk mengetahui jabatan kata dalam kalimat dan bentuk huruf atau harakat terakhir dari suatu kata.

Definisi

Menurut Etimologi

Nahwu diambil dari kata bahasa arab Nahwu yang artinya contoh,

Nahwu Jā-a Zaidun Contohnya

  • جَاءَ زَيْدٌ

adalah Zaid telah datang

Menurut Terminologi

Nahwu adalah ilmu yang membahas pokok-pokok (isim, fi’il, huruf, macam-macam i’rob, awamil, tawabi’ dll.) yang dengan ilmu tersebut dapat diketahui keadaan-keadaan akhir kalimah baik secara i’rob maupun mabni[1]

Menurut Bahasa Arab

Pengertian Ilmu nahwu adalah:

  1. Ilmu yang mempelajari tentang jabatan kata dalam kalimat dan harakat akhirnya, baik berubah (i'rab) atau tetap (bina).[2]
  2. kaidah-kaidah yang dengannya diketahui hukum-hukum akhir-akhir kata bahasa arab dalam keadaan tersusun.
  3. Ilmu yang menunjukan kepada kita bagaimana cara untuk menggabungkan kata benda (ismun), kata kerja (fi'lun), atau partikel (huruf/harfun) untuk membentuk kalimat yang bermanfaat (jumlah mufidah) juga untuk mengetahui keadaan (i'rab) huruf akhir dari sebuah kata.[3]

Menurut KBBI

  • Ilmu nahu ilmu tentang susunan dan bentuk kalimat; sintaksis;
  • Nahu /na·hu/ n Ling 1 tata bahasa (menyangkut tata kalimat dan tata bentuk); gramatika; 2 sintaksis;

-- bentuk nahu yg mengkaji bentuk kata dan kata jadiannya; ilmu tt tata bentuk kata; morfologi; -- saraf gramatika

Subjek

Subjek pembahasan dari ilmu nahwu adalah huruf (harf), kata (kalimah) dan kalimat (jumlah).

Tujuan

Tujuan pelajaran Ilmu nahwu adalah sebagai penjagaan lisan dari kesalahan dalam pengucapan lafal bahasa arab dan untuk memahami alquran serta hadits Nabi ﷺ dengan pemahaman yang benar, yang mana Al-Qur'an dan As-Sunnah inilah asal syariat Islam dan di atas kedua hal tersebut pembahasan seputar syariat islam terjadi.

Keutamaan

  1. Memahami kitabullah (Alquran) dan sunah rasul-Nya ﷺ, karena kebanyakan pembahasan keduanya (Alquran dan sunah) atau untuk memahami banyak dari keduanya, tergantung pengetahuan tentang ilmu Nahu.
  2. Memperbaiki lisan sesuai dengan bahasa Arab, yang dengannya Kalamullah (Alquran) turun dengan bahasa tersebut.[4]

Penemu Ilmu Nahwu

Penemu ilmu nahwu adalah Abu Al-Aswad Ad-Du'ali.

Suatu saat Aswad Ad-duali mendengarkan anak perempuannya berucap:

  • مَا اَجْمَلُ السَّمَاءِ

    (baca : maa ajmalusamaai")

maka Aswad Ad-Duali pun menjawab : Kawakibuhaa atau Nujumuha Bintang bintangnya, karena Abu Al-Aswad Ad-Du'ali mengira anak perempuannya bertanya

namun anaknya membantah, yang ia maksud adalah takjub bukan pertanyaan.

maka Aswad Ad-Duali pun menjawab :

  • اِفْتَحِيْ فِيْكِ – iftahii Fiiki : Bukalah Mulutmu

Yang Maksudnya adalah sebagati teguran bacaannya adalah Maa Ajmalaassama'a ! (مَا اَجْمَلَ السَّمَاءَ), bukan Maa Ajmalassama'u (مَا اَجْمَلَ السَّمَاءُ)

Aswad Ad-Dauli pun menceritakan prihal ini kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib, kemudian Sayyidina Ali memerintahkan untuk mendokumentasikan prihal ilmu nahwu, agar tidak ada lagi kesalahan bacaan dan pengucapan dalam bahasa Arab hingga membuat makna yang berbeda.[5]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ al-Ahdal, Muhammad ibn Ahmad ibn Abd al-Baariy. Al-Kawakib ad-Durriyah.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Pengantar Mudah Belajar Bahasa Arab; abu Hamzah Yusuf; (2007):Pustaka Adhwa Bandung; ISBN 978-979-15859-0-3
  3. ↑ Arabic Grammar Syntax Made Easy; Madrasah Islaamiyyah Benoni
  4. ↑ Izzul Fiqih, Muhamad (2021) PENGGUNAAN METODE MOTIVASI SEBAGAI STRATEGI MENGAJAR BAHASA ARAB DI MADRASAH ALIYAH LABORATORIUM JAMBI. [Eksperiment] (In Press) https://repository.unja.ac.id/id/eprint/33319
  5. ↑ "Sejarah, Asal Mula dan Pencetus/Penemu Ilmu Nahwu". insantri.com.{{cite web}}: |first= tidak memiliki |last=

Pranala luar

Buku elektronik
Laman web
Logo KBBI
Lihat entri Nahwudi KBBI.
Gambaran keseluruhan
Abjad
Huruf
Varietas terkenal
Kuno
Baku
Kedaerahan
Etnik / keagamaan
Pijin/Kreol
Akademik
Linguistik
Teknis
aSecara sosiolinguistik bukan bahasa Arab
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan