Jumat, 09 Oktober 2026
12:44 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP

Adi bin Zaid

penyair Arab Kristen (550-600 Masehi)

Bagikan:

Adi bin Zaid al-Ibadi al-Tamimi (bahasa Arab:عَدِيُّ بْنُ زَيْدٍ العِبَادِيُّ التَمِيمِيُ, translit. ʿAdī bin Zaid al-ʿIbādī al-Tamīmī) adalah penyair bangsa Arab beragama Kristen pada abad ke-6 dari suku Ibadi di al-Hirah.[1]

Dia menikah dengan cucu dari al-Nu'man III bin al-Mundhir, penguasa Lakhmid (m. 580–602), dan dikatakan telah membantu al-Nu'man mengambil alih kekuasaan sebagai penguasa al-Hirah.[2] Dia juga menjabat sebagai sekretaris (dabir) untuk urusan wilayah Arab di bawah raja Sasaniyah bernama Hormizd IV (m. 579–590).[3]

Kehidupan Pribadi

Adi bin Zaid berasal dari keluarga yang sangat dekat dengan raja-raja Al-Hira dan Al-Akasara. Kakeknya, Hammad bin Zaid, adalah juru tulis terbesar Al-Numan, dan ia mewariskan putranya Zaid bin Hammad kepada salah satu temannya dari Al-Numan Dahqin (pedagang dalam bahasa Persia) sebelum kematiannya. Al-Dahqan mensponsori dia dan mengajarinya bahasa Persia sampai dia menguasainya. Al-Dahqan menyarankan Khosrau untuk menunjuk Zayd pada jabatan itu untuk kebutuhannya, yang terbatas pada putra-putra satraps.

Adi Bin Zaid dapat berbicara dalam 5 bahasa yakni Ibrani, Aram, Arab, Persia, dan Yunani, namun ia lebih fasih berbahasa Arab dan Persia. Adi bin Zaid adalah orang pertama yang menulis dalam bahasa Arab di Chosroes, yang menjadikannya penerjemah pertama dari kalangan orang-orang Arab. Adi tinggal di Madinah dan menetap disana hingga Chosroes meninggal dan Hormizd IV mengambil alih kekuasaan, dia meninggikan statusnya dan menunjuknya sebagai utusan untuk raja Romawi Tiberius II.[4]

Perjalanan karier

Adi bin Zaid telah banyak menulis syair - syair pada zamannya. Sebagai seorang penyair beragama Kristen, tentunya Adi juga banyak menulis syair yang menceritakan tentang Kekristenan.[5]

Syair-syair tulisan Adi bin Zaid populer dikalangan masyarakat Madinah pada zaman itu. Banyak yang mengapresiasi syair cuptaannya, tetapi banyak juga yang menganggap syair-syair karangannya menyeleneh. Bukan tanpa alasan kenapa syair syair karya Adi dianggap nyeleneh dan kontroversi. Alasan kontroversi tersebut adalah karena banyaknya syair hasil karyanya yang secara halus mengkritik para petinggi Arab zaman itu.[6]

Salah satu syair ciptaannya yang paling kontroversi berbunyi; "Si fulan lidahnya halus, logikanya mudah, namun banyak yang dibebaninya, dengan cara mencuci kalimat". Lirik syair ini menggunakan kata Fulan yang dalam bahasa aram itu berarti Pejabat.[7]

Silsilah

Berikut adalah silsilah keluarga Adi Bin Zaid;[8]

Adi bin Zaid bin Hammad bin Zaid bin Ayoub bin Mahrouf bin Aamir bin Asiya bin Imru' al-Qais bin Zaid Manat bin Tamim bin Marr bin Ad bin Tabkha bin Ilyas bin Mudar bin Nizar bin Ma'ad bin Adnan Al- Abadi Al-Tamimi Al-Hayri.

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Peters, Francis E. (1994-04-06). Muhammad and the origins of Islam. SUNY Press. hlm. 66. ISBN 9780791418765. The next notable figure at al-Hira was Nu'man III who was phylarch there from about 580 AD His accession to power was engineered by the Christian poet Adi ibn Zayd whose family had long been important at Hira
  2. ↑ The Catholic encyclopedia. hlm. 669. After him reigned Nu'man ibn Mundhir (580-595), who, towards the year 594, was converted to Christianity. His granddaughter, Hind, who was a Christian and of exceptional beauty, was married to the Arab poet 'Adi ibn Zayd.
  3. ↑ Rajabzadeh 1993, hlm. 534–539.
  4. ↑ "Adi bin Zaid Story" (PDF). archive.org. Diakses tanggal 07 Oktober 2023.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  5. ↑ Hanif, Sadia; Siddiq, Shazia; Zaib, Jhangir; Ali, Syed Azhar; Tahir, Rabia; Ahmad, Nisar (2021-07-01). "Cardiac biomarkers in patients with epilepsy". The Professional Medical Journal. 28 (7): 1033–1038. doi:10.29309/tpmj/2021.28.07.6160. ISSN 1024-8919.
  6. ↑ "كتاب الموشح في مآخذ العلماء على الشعراء - المكتبة الشاملة". shamela.ws. Diakses tanggal 2023-10-06.
  7. ↑ سهيل, قاشا، (2002). أحوال نصارى العراق في خلافة بني أمية (dalam bahasa Arab). مركز التراث العربي المسيحي.
  8. ↑ الملك, ابن هشام، عبد (2001). السيرة النبوية: لابن هشام، ابي محمد عبد الملك بن هشام بن ايوب الحميري المعافري ؛ حققها وضبطها وشرحها مصطفي السقا، ابراهيم الابياري، عبد الحفيظ شلبي (dalam bahasa Arab). دار الكتب العلمية،. ISBN 978-2-7451-3320-5.

Daftar pustaka

Pranala luar

Lama
Pra-Islam
Klasik
Islam Awal
Era Abbasiyah
Al-Andalus
dan Maghreb
Era Mamluk
Era Ottoman
Nahda
Kontemporer
Literatur nasional dari negara Jazirah Arab
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan