Rabu, 30 September 2026
21:50 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Taha Hussein

Taha Hussein

Bagikan:
Taha Hussein (طه حُسين)
TahaHussein.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Taha Hussein
Lahir15 November 1889[1]
Meninggal28 Oktober 1973(1973-10-28) (umur 83)[1]
Filsafat
EraTeori sastra modern
WilayahFilsafat Mesir
Modernisme, sastra Arab klasik, El Nahda

Taha Hussein (15 November 1889 – 28 Oktober 1973; Egyptian Arabic:[ˈtˤɑːhɑħ(e)ˈseːn]) adalah salah satu penulis dan intelektual Mesir abad ke-20 paling berpengaruh, dan seorang kepala figur untuk Renaissance Mesir dan gerakan modernis di Timur Tengah dan Afrika Utara. Julukannya adalah "Bapak Sastra Arab".[2]

Taha Hussein lahir di Izbet el Kilo, sebuah desa di Kegubernuran Minya di tengah Mesir Hulu. Ia masuk ke kuttab, dan setelah itu masuk Universitas El Azhar, di mana ia belajar Agama dan Sastra Arab. Hussein adalah anak ketujuh dari tiga belas bersaudara, yang lahir dalam sebuah keluarga kelas menengah kebawah.

Hussein bertemu dan menikah dengan Suzanne Bresseau (1895–1989) ketika masuk Universitas Montpellier di Prancis. Ia menjulukinya sebagai "suara manis". Suzanne menjadi istrinya, teman terbaiknya, dan ibu dari dua anaknya dan mentornya sepanjang hidupnya.

Anak-anak Taha Hussein, putrinya Amina dan adiknya Moenis, merupakan figur berpengaruh di Mesir. Amina, yang meninggal pada usia 70 tahun, merupakan salah satu wanita Mesir pertama yang lulus dari Universitas Kairo. Ia dan saudaranya, Moenis, menerjemahkan Adib (Intelektual) buatannya ke dalam bahasa Prancis.

Referensi

  1. 1 2 "SCIENCE\taha". Diarsipkan dari asli tanggal Desember 10, 2004. Diakses tanggal Desember 1, 2006.
  2. ↑ Ghanayim, M. (1994). "Mahmud Amin al-Alim: Between Politics and Literary Criticism". Poetics Today. 15 (2). Poetics Today, Vol. 15, No. 2: 321–338. doi:10.2307/1773168. JSTOR 1773168.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan