Kamis, 15 Oktober 2026
05:52 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Al-Hirah

Al-Hirah

sebuah kota kuno di Irak, abad ke-4 hingga ke-7

Bagikan:
Hira
al-Ḥīrah الحيرة
250px-Kamal-ud-din_Bihzad_-_Construction_of_the_fort_of_Kharnaq.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Al-Hirah di Irak
Al-Hirah
Letak di peta Irak
LokasiIrak
WilayahKegubernuran Najaf
Koordinat31°53′0″N 44°27′0″E / 31.88333°N 44.45000°E / 31.88333; 44.45000
250px-Arabs_in_Iraq.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Arab di Irak pada masa lampau

Al-Hirah atau dikenal juga dengan nama Hira (bahasa Arab:الحِرَاءٍ al-Ḥīrah;[1] bahasa Persia: Hērt [2]) adalah sebuah kota kuno di Mesopotamia yang terletak di sebelah selatan tempat yang sekarang disebut Kufah di tengah-selatan Irak.

Sejarah

250px-Kamal-ud-din_Bihzad_-_Construction_of_the_fort_of_Kharnaq.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah miniatur Persia dari abad ke-15, yang menggambarkan pembangunan Khawarnaq (bahasa Persia:خورنگاه, yang berarti Mansion) di Hira, ibukota dari Lakhmid; lukisan miniatur ini adalah karya Kamāl ud-Dīn Behzād

Kerajaan Lakhmid

Dalam sejarah Arab sebelum munculnya Islam, Al-Hirah menjadi kota yang penting di kawasan Arab. Kota ini sebelumnya menjadi tempat latihan militer, tetapi dari abad ke-4 hingga ke-7, Al-Hirah berfungsi sebagai ibu kota dari Kerajaan Lakhmid, sebuah negara vasal Arab atau negara di bawah kekuasaan dari Kekaisaran Sasaniyah (Iran).[3] Setelah menjadi ibu kota, Al-Hirah menjadi pusat kegiatan politik, diplomatik, dan militer yang melibatkan Persia, Kekaisaran Bizantium, dan Jazirah Arab.[3]

Al-Nu'man III bin al-Mundhir menjadi raja terakhir di Kerajaan Lakhmid. Ia adalah putra dari Al-Mundhir IV bin al-Mundhir dan seorang selir bernama Salma atau Sulma. Ia menggantikan ayahnya pada tahun 580. Ia juga satu-satunya penguasa Lakhmid yang berpindah keyakinan ke Kristen Nestorian.[4] Al-Hirah menjadi rumah bagi Ibad, sebuah komunitas Kristen berbahasa Arab. Berbagai tradisi berpendapat bahwa tulisan Arab dikembangkan di sana. Beberapa penyair terkenal Arab, seperti Ṭarafah dan al-Nābighah al-Dhubyānī, diyakini berasal dari Lakhmid.[3]

Sejarah gerejawi

Artikel utama: Ibad

Abad ke-7, kejayaan Al-Hirah mengalami penurunan, terlebih setelah Sasaniyah menyebabkan runtuhnya Lakhmid pada tahun 602. Akan tetapi, Ibad tetap berperan penting dalam mengembangkan budaya dan pengetahuan di bawah kekuasaan Kekhalifahan Abbasiyah (tahun 750-1258). Salah satu Ibad yang paling terkenal dari masa ini ialah Ḥunayn ibn Isḥāq al-ʿIbādī atau dikenal dengan Johannitius. Ia adalah tokoh utama dalam penegmbangan menerjemahkan bahasa Yunani ke bahasa Arab.[3]

Referensi

  1. ↑ Thomas A. Carlson et al., “Ḥirta — ܚܐܪܬܐ ” in The Syriac Gazetteer last modified June 30, 2014, http://syriaca.org/place/219.
  2. ↑ Daryaee 2002, hlm. 42.
  3. 1 2 3 4 "Al-Hirah". www.britannica.com. Diakses tanggal 23 November 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Bosworth, Clifford Edmund, ed. (1999). The History of Al-Ṭabarī, Volume V: The Sāsānids, the Byzantines, the Lakhmids, and Yemen. State University of New York Press. hlm. 371. ISBN 978-0-7914-4355-2.

Sumber

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan