Rabu, 07 Oktober 2026
19:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Adad-nirari III

Adad-nirari III

Bagikan:
Untuk Adad-nirari lainnya, lihat Adad-nirari.
Adad-nirari III
Raja Asyur
250px-Adad-Nirari_stela.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prasasti (stele) Tell al-Rimah ditemukan pada tahun 1967, memperingati kampanye perang Adad-nirari III ke wilayah Barat.[1]
AyahShamshi-Adad V
IbuShammuramat

Adad-nirari III (juga disebut Adad-narari) adalah raja Asyur dari tahun 811 sampai 783 SM.

Keluarga

Adad-nirari adalah putra dan penerus tahta raja Shamshi-Adad V. Tampaknya masih sangat muda ketika naik tahta, karena dalam 5 tahun pertama pemerintahannya, ibunya Shammuramat[2] sangat berpengaruh, yang kemungkinan menimbulkan legenda Semiramis.[3]

Meskipun ibunya tidak bertindak sebagi wali, tetapi pengaruhnya secara mengherankan sangat kuat pada zaman itu.[4]

Ia adalah ayah dari raja-raja Ashur-nirari V, Salmaneser IV dan Ashur-dan III.

Tiglat-Pileser III menggambarkan dirinya juga sebagai putra Adad-nirari pada inskripsinya, meskipun tidak dapat dipastikan apakah ini benar, mengingat ada informasi bahwa ia adalah dari kalangan orang biasa yang merebut tahta.

Biografi

Masa muda Adad-nirari dan pergumulan ayahnya sudah tampak dari awal pemerintahannya, mengakibatkan melemahnya pemerintahan Asyur atas Mesopotamia, dan menyebabkan munculnya ambisi para pejabat, gubernur serta penguasa setempat.

Menurut inskripsi Adad-nirari, ia memimpin beberapa kampanye militer dengan tujuan mencapai kembali kekuatan Asyur pada zaman kakeknya Salmaneser III.

Berdasarkan kanon eponim, ia menyerang ke segala arah sampai akhir masa jabatanya yang berlangsung 28 tahun, dan ia adalah pendiri kuil Nabu di Niniwe. Di antara tindakannya adalah pengepungan kota Damaskus pada zaman raja Ben-Hadad III pada tahun 796 SM, yang menyebabkan melemahnya Kerajaan Aram-Damaskus dan berhasilnya Kerajaan Israel Utara memulihkan wilayahnya pada zaman raja Yoas (yang membayar upeti kepada raja Asyur pada zamannya) dan Yerobeam II. Ada pakar yang menganggapnya sebagai "Raja kota Niniwe" yang menerima kabar bencana Allah dari nabi Yunus dan memerintahkan perkabungan puasa untuk mencegah datangnya bencana itu dengan sukses (lihat Yunus 3 terutama Yunus 3:6–9)

Semangat Adad-nirari tidak dapat mencegah kemunduran Asyur dalam beberapa dekade setelah kematiannya, sampai bangkit kembali dengan berkuasanya Tiglat-Pileser III.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Tell Al Rimah Stele, IM 70543, in the Iraq Museum, Baghdad.
  2. ↑ Georges Roux: Ancient Iraq, Penguin Books, London 1992, ISBN 0-14-012523-X, page 302.
  3. ↑ Reilly, Jim (2000) "Contestants for Syrian Domination" in "Chapter 3: Assyrian & Hittite Synchronisms" The Genealogy of Ashakhet Diarsipkan 2012-03-11 di Wayback Machine;
  4. ↑ Ancient Near Eastern History and Culture by William H. Stiebing Jr.
Didahului oleh:
Shamshi-Adad V
Raja Asyur
811–783 SM
Diteruskan oleh:
Salmaneser IV
Zaman
Wangsa
  • Raja-raja (pemberontak/penyerobot takhta)
Asyur Perdana
(2450–2025 SM)
Asyur Lama
(2025–1365 SM
Puzur-Asyur
Syamsyi-Adad
Tanpa wangsa
Adasi
Asyur Madya
(1365–912 SM)
Adasi
(berkelanjutan)
Asyur Baru
(912–609 SM)
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Adad-nirari III.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan