Senin, 28 September 2026
09:47 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal

Yakmeni

Yakmeni
Raja Aššūrāyu
Berkuasaskt. 2127 SM — skt. 2114 SM
PendahuluYakmesi
PenerusYazkur-el
AyahYakmesi

Yakmeni (Bahasa Akkadia: 𒅀𒀝𒈨𒉌, Ia-ak-me-ni) merupakan seorang raja Asyur kedua puluh tiga dari Periode Awal Aššūrāyu (Asyur) menurut Daftar Raja Asyur (DRA). Yakmeni terdaftar di dalam bagian DRA sebagai yang ketujuh dari sepuluh, "raja yang ayahandanya diketahui." Bagian ini (yang berbeda dengan daftar lainnya) ditulis dengan urutan terbalik dimulai dengan Aminu dan berakhir dengan Apiashal “semuanya sepuluh raja yang adalah nenek moyang[1][2]”—dan sering ditafsirkan sebagai daftar nenek moyang Bangsa Amori Šamši-Adad I (skt. 1809 SM)[2] yang menaklukkan negara kota Assur.[3] DRA juga menyatakan bahwa Yakmeni adalah putra dan penerus Yakmesi. Selain itu, DRA menyatakan bahwa Yakmeni adalah pendahulu dan ayahanda Yazkur-el.

Didahului oleh:
Yakmesi
Raja Aššūrāyu
skt. 2127 SM — skt. 2114 SM
Diteruskan oleh:
Yazkur-el

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Glassner, Jean-Jacques (2004). Mesopotamian Chronicles. Society of Biblical Literature. hlm. 137. ISBN 1589830903.
  2. 1 2 Meissner, Bruno (1990). Reallexikon der Assyriologie. Vol. 6. Berlin: Walter de Gruyter. hlm. 104. ISBN 3110100517.
  3. ↑ Van De Mieroop, Marc (2004). A History of the Ancient Near East ca. 3000-323 BC (Edisi 2nd). Blackwell Publishing. hlm. 107. ISBN 9781405149112.
Zaman
Wangsa
  • Raja-raja (pemberontak/penyerobot takhta)
Asyur Perdana
(2450–2025 SM)
Asyur Lama
(2025–1365 SM
Puzur-Asyur
Syamsyi-Adad
Tanpa wangsa
Adasi
Asyur Madya
(1365–912 SM)
Adasi
(berkelanjutan)
Asyur Baru
(912–609 SM)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan