Minggu, 11 Oktober 2026
15:39 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Raja Hale

Bagikan:
Hale
Raja Asyur
Berkuasaskt. 2028 SM
PendahuluApiashal
PenerusSamani
AyahApiashal

Hale (bahasa Akkadia: 𒄩𒇷𒂊, Ḫa-le-e) merupakan Raja Asyur yang kedelapan belas dari Periode Awal Aššūrāyu (Asyur) (skt. 2028 SM), menurut Daftar Raja Asyur (DRA).

Hale tercantum di dalam bagian DRA sebagai yang kedua dari sepuluh “raja yang ayahandanya diketahui”. Bagian ini sering ditafsirkan sebagai daftar leluhur bangsa Amori Shamshi-Adad I (skt. 1809 SM)[1] yang menaklukkan negara kota Assur.[2] Sesuai dengan anggapan ini, para ilmuwan menyimpulkan bahwa bentuk asli dari DRA ditulis (antara lain) sebagai “upaya untuk membenarkan bahwa Šamši-Adad I adalah penguasa sah dari negara kota Assur dan untuk mengaburkan yang bukan keturunan Asyur dengan memasukkan nenek moyangnya ke dalam silsilah Asyur asli.”[1] Namun interpretasi ini belum ditermia secara menyeluruh; Cambridge Ancient History menolak penafsiran ini dan malah menafsirkan bagian itu sebagai leluhur Sulili.[3]

DRA juga menyatakan hal berikut: "Hale putra Apiashal," tambahan; "Samani putra Hale." Apiashal (skt. 2029 SM) tercantum di dalam bagian DRA sebagai yang terakhir dari "tujuh belas raja penghuni tenda".[1][4] Bagian ini menunjukkan kemiripan yang ditandai dengan nenek moyang Dinasti Babilonia Pertama.[1]

Sangat sedikit yang dpaat diketahui tentang pemerintahan Hale.

Didahului oleh:
Apiashal
Raja Asyur
skt. 2028 SM
Diteruskan oleh:
Samani

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 Meissner, Bruno (1990). Reallexikon der Assyriologie. Vol. 6. Berlin: Walter de Gruyter. hlm. 104. ISBN 3110100517.
  2. ↑ Van De Mieroop, Marc (2004). A History of the Ancient Near East ca. 3000-323 BC (Edisi 2nd). Blackwell Publishing. hlm. 107. ISBN 9781405149112.
  3. ↑ Hildegard Levy, "Assyria c. 2600-1816 B.C.", Cambridge Ancient History. Volume 1, Part 2: Early History of the Middle East, 729-770, p. 745-746.)
  4. ↑ Glassner, Jean-Jacques (2004). Mesopotamian Chronicles. Society of Biblical Literature. hlm. 137. ISBN 1589830903.
Zaman
Wangsa
  • Raja-raja (pemberontak/penyerobot takhta)
Asyur Perdana
(2450–2025 SM)
Asyur Lama
(2025–1365 SM
Puzur-Asyur
Syamsyi-Adad
Tanpa wangsa
Adasi
Asyur Madya
(1365–912 SM)
Adasi
(berkelanjutan)
Asyur Baru
(912–609 SM)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan