Sabtu, 10 Oktober 2026
23:18 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Yakgwa

Yakgwa

Bagikan:
Infotaula de menjarYakgwa
250px-KOCIS_yakgwa%2C_honey_cookies_%284646996556%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Asal
Nama lain nomsLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
EponimLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
WilayahLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Negara asalKorea Suntingan nilai di Wikidata
PembuatLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Tanggal pembuatanLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Keahlian memasakLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
PabrikanLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
ProdusenLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Rincian
Jenismakanan, makanan manis dan yumilgwa Suntingan nilai di Wikidata
FormaLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Metode penyajianLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Bahan utamaLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Situs webLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
250px-Yakgwa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Yakgwa

Yakgwa (약과) adalah jenis kue tradisional khas Korea (hangwa) yang terbuat dari tepung gandum, madu dan minyak wijen.[1][2] Kue ini biasa disajikan pada saat perayaan acara-acara penting dalam masyarakat Korea.[1] Sejarahnya, kue ini telah dibuat sejak zaman Dinasti Goryeo (935-1397) dan tertulis dalam dokumen-dokumen kuno.[1] Kue ini dianggap istimewa dan digunakan oleh raja dalam upacara persembahan di kuil Buddha. Di Cina, yakgwa dikenal dengan nama Goryeobyeong (kue Goryeo).[1] Pada masa tersebut yakgwa dibuat berbentuk burung, karper atau buah-buahan.[1] Pada masa Dinasti Joseon (1397-1910), kue ini dibuat berbentuk krisan yang lebih sederhana untuk tujuan ritual persembahan.[1] Di zaman tersebut, yakgwa yang terbuat dari bahan-bahan seperti gandum, madu dan minyak wijen, dianggap mewah bagi rakyat kebanyakan sehingga pada suatu waktu saat harga barang naik dan menyebabkan rakyat kelaparan, kue ini dilarang dibuat.[1]

Proses pembuatan

Tepung gandum dibuat menjadi adonan dan dicampurkan dengan arak berkualitas bagus, dicetak, dan digoreng sampai matang. Setelah itu kue dimasukkan dalam madu yang dicampurkan dengan sari jahe, bubuk kayu manis dan lada hitam.[1] Untuk menambah hiasan, permukaan kue dilapisi dengan butiran kacang cemara.[1]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 An Illustrated Guide to Korean Culture - 233 traditional key words. Seoul: Hakgojae Publishing Co. 2002. hlm. 114-115. ISBN 89-8546-98-1.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: panjang
  2. ↑ (Indonesia) Yakgwa[pranala nonaktif permanen], kbs. Diakses pada 9 Juni 2010.
Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan