Rabu, 23 September 2026
16:40 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Karper

Karper

Untuk Ikan mas yang umum diketahui di Indonesia, lihat Ikan mas.
250px-Unsere_S%C3%BC%C3%9Fwasserfische_%28Tafel_33%29_%286102602781%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cyprinus carpio, atau Ikan mas Eurasia adalah ikan karper yang paling umum dikenal. Ilustrasi ini berasal dari tahun 1913.
250px-Common_carp_Minnesota.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ikan mas Eurasia di Danau Minnetonka, Minnesota.

Istilah karper (juga dikenal sebagai karp atau ikan mas) adalah sebuah nama umum dari beragam spesies ikan air tawar dari famili Siprinidae, yaitu sebuah klad yang sangat besar dari ikan actinopterygii yang kebanyakan berasal dari Eurasia. Meski karper adalah sebuah ikan pancing yang sangat dihargai (bahkan dibudidayakan secara komersial) sebagai makanan dan ikan hias pada banyak wilayak di Dunia Lama,[1] mereka dianggap sebagai sebuah ikan sampah tak berguna dan hama invasif pada banyak bagian di Afrika, Australia dan kebanyakan daerah Amerika Serikat.[2][3]

Karper yang paling dikenal pada famili Siprinide
Nama umum Nama ilmiah Panjang maks. (cm) Panjang rata-rata (cm) Berat maks. (kg) Usia maks. (tahun) Tingkat trofik FishBase FAO ITIS Status IUCN
Ikan mas perak Hypophthalmichthys molitrix (Valenciennes, 1844) 105 18 50 2.0 [4] [5] [6] NT IUCN 3 1.svg Hampir terancam[7]
Ikan mas Cyprinus carpio (Linnaeus, 1758) 110 31 40.1 38 3.0 [8] [9] [10] VU IUCN 3 1.svg Rentan[11]
Kowan Ctenopharyngodon idella (Valenciennes, 1844) 150 10.7 45.0 21 2.0 [12] [13] Belum dinilai
Ikan mas kepala besar Hypophthalmichthys nobilis (Richardson, 1845) 146 60 40.0 20 2.3 [14] [15] DD IUCN 3 1.svgKurang data[16]
Ikan mas crucian Carassius carassius (Linnaeus, 1758) 64 15 3.0 10 3.1 [17] [18] LC IUCN 3 1.svg Risiko rendah[16]
Ikan catla Cyprinus catla (Hamilton, 1822) 182 38.6 2.8 [19] [20] Belum dinilai
Ikan mrigal Cirrhinus cirrhosus (Bloch, 1795) 100 40 12.7 2.5 [21] [22] VU IUCN 3 1.svg Rentan[23]
Ikan mas hitam Mylopharyngodon piceus (Richardson, 1846) 122 12.2 35 13 3.2 [24] [25] Belum dinilai
Ikan mas lumpur Cirrhinus molitorella (Valenciennes, 1844) 55.0 15.2 0.50 2.0 [26] [27] NT IUCN 3 1.svg Hampir terancam[11]

Referensi

  1. "Short Reports - How to Cook a Carp". TPWD. Texas. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-26. Diakses tanggal 2023-07-23.
  2. "What are Invasive Carp?". USGS. United States. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-16. Diakses tanggal 2023-07-23.
  3. "Carp in the Murray-Darling Basin and Commonwealth environmental water". DCCEEW. Commonwealth of Australia. 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-10. Diakses tanggal 2023-07-23.
  4. Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2012). "Hypophthalmichthys molitrix" di situs FishBase. Versi May 2012.
  5. Hypophthalmichthys molitrix (Valenciennes, 1844) FAO, Species Fact Sheet. Retrieved May 2012.
  6. "Hypophthalmichthys molitrix". Integrated Taxonomic Information System.
  7. Zhao, H.H. (2011). "Hypophthalmichthys molitrix". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2011 e.T166081A6168056. doi:10.2305/IUCN.UK.2011-2.RLTS.T166081A6168056.en. Diakses tanggal 25 Desember 2017.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  8. Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2012). "Cyprinus carpio" di situs FishBase. Versi May 2012.
  9. Cyprinus carpio (Linnaeus, 1758) FAO, Species Fact Sheet. Retrieved May 2012.
  10. "Cyprinus carpio". Integrated Taxonomic Information System.
  11. 1 2 Freyhof, J.; Kottelat, M. (2008). "Cyprinus carpio". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2008 e.T6181A12559362. doi:10.2305/IUCN.UK.2008.RLTS.T6181A12559362.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  12. Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2012). "Ctenopharyngodon idella" di situs FishBase. Versi May 2012.
  13. "Ctenopharyngodon idella". Integrated Taxonomic Information System.
  14. Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2012). "Hypophthalmichthys nobilis" di situs FishBase. Versi May 2012.
  15. "Hypophthalmichthys nobilis". Integrated Taxonomic Information System.
  16. 1 2 Freyhof, J.; Kottelat, M. (2008). "Carassius carassius". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2008 e.T3849A10117321. doi:10.2305/IUCN.UK.2008.RLTS.T3849A10117321.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  17. Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2012). "Carassius carassius" di situs FishBase. Versi May 2012.
  18. "Carassius carassius". Integrated Taxonomic Information System.
  19. Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2012). "Cyprinus catla" di situs FishBase. Versi May 2012.
  20. "Cyprinus catla". Integrated Taxonomic Information System.
  21. Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2012). "Cirrhinus cirrhosus" di situs FishBase. Versi May 2012.
  22. "Cirrhinus cirrhosus". Integrated Taxonomic Information System.
  23. Rema Devi, K.R.; Ali, A. (2011). "Cirrhinus cirrhosus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2011 e.T166531A6230103. doi:10.2305/IUCN.UK.2011-1.RLTS.T166531A6230103.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  24. Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2012). "Mylopharyngodon piceus" di situs FishBase. Versi May 2012.
  25. "Mylopharyngodon piceus". Integrated Taxonomic Information System.
  26. Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2012). "Cirrhinus molitorella" di situs FishBase. Versi May 2012.
  27. "Cirrhinus molitorella". Integrated Taxonomic Information System.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan