Minggu, 20 September 2026
20:30 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Via Dolorosa

Via Dolorosa

250px-Christ_Falling_on_the_Way_to_Calvary_-_Raphael.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Il Spasimo, Yesus memanggul salib-Nya di Via Dolorosa, karya Raphael, 1516

Via Dolorosa (bahasa Latin untuk "Jalan Kesengsaraan" atau "Jalan Penderitaan"; bahasa Inggris: "Way of Grief," "Way of Sorrow," "Way of Suffering" atau "Painful Way"; bahasa Ibrani: ויה דולורוזה; bahasa Arab: طريق الآلام) adalah sebuah jalan di Kota Yerusalem Kuno. Jalan ini diyakini adalah jalan yang dilalui Yesus sambil memanggul salib menuju Kalvari.

Jalur yang berkelok-kelok dari benteng Antonia ke arah barat menuju Gereja Makam Kudus— berjarak sekitar 600 meter (2000 kaki)— menjadi tujuan utama para peziarah. Jalur yang sekarang ini ditetapkan sejak abad ke-18, menggantikan berbagai versi sebelumnya.[1] Sekarang jalan ini ditandai dengan 9 titik salib dengan lima titik salib terakhir berada di dalam Gereja Makam Kudus, sehingga seluruhnya adalah 14 titik salib sejak abad ke-15.[1]

Sejarah

250px-Roman_Jerusalem.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jalan-jalan utama – cardines (utara-selatan) dan decumani (timur-barat) – di Aelia Capitolina (=Yerusalem kuno). Via Dolorosa adalah decumanus bagian utara

Via Dolorosa merupakan sisa-sisa satu dari dua jalur utama timur-barat (Decumanus Maximus) yang melintasi Aelia Capitolina, dibuat oleh kaisar Hadrian. Desain kota Romawi standar menempatkan jalur timur-barat utama melalui tengah kota, tetapi adanya Bait Suci di tengah posisi ini membuat para perancang untuk kaisar Hadrian membuat satu jalur timur-barat di sebelah utaranya. Sebagai tambahan dari jalur pusat utara-selatan (cardo), yang di Yerusalem mengarah ke atas bukit sebelah barat, jalur utama utara-selatan kedua ditambahkan di bawah garis Tyropoeon Valley; kedua cardines melebur di dekat Gerbang Damaskus, dekat dengan Via Dolorosa. Jika Via Dolorosa diteruskan ke barat dalam garis lurus melintasi dua jalur tersebut, akan membentuk suatu blok segitiga yang terlalu sempit untuk membangun bangunan standar; decumanus (sekarang Via Dolorosa) sebelah barat Cardo dibangun di sebelah selatan bagian timurnya, sehingga jalur itu tidak tersambung dan terlihat sampai sekarang.

Titik salib saat ini

250px-Via_Dolorosa-09-.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanda di sepanjang Via Dolorosa, Yerusalem.

Jalur tradisional dimulai sedikit di dalam Gerbang Singa (Lions' Gate; St. Stephen's Gate) di Bagian Muslim, pada Umariya Elementary School, dekat lokasi Benteng Antonia dahulu, dan mengarah ke barat melalui Kota Lama ke Gereja Makam Kudus di Bagian Kristen.

Prosesi Modern

Setiap hari Jumat, suatu prosesi Katolik Roma menjalani jalur Via Dolorosa, dimulai dari kompleks biara pada titik salib pertama; prosesi ini diorganisir oleh ordo Franciscan di biara ini, yang juga memimpin prosesi. Pengulangan adegan sering kali juga dilakukan di jalur ini, oleh produksi amatir dengan, misalnya, tentara-tentara Romawi yang mengenakan helm plastik dan balutan polyester berwarna merah menyala, maupun drama yang lebih profesional dengan pakaian dan peralatan yang akurat dari sisi sejarahnya.[2][3][4]

Galeri

  • Titik salib pertama, Yesus dijatuhi hukuman mati
    Titik salib pertama, Yesus dijatuhi hukuman mati
  • Titik salib ke-2, Yesus memanggul salib-Nya
    Titik salib ke-2, Yesus memanggul salib-Nya
  • Titik salib ke-3, Yesus jatuh pertama kalinya
    Titik salib ke-3, Yesus jatuh pertama kalinya
  • Titik salib ke-4, Yesus berjumpa dengan ibu-Nya
    Titik salib ke-4, Yesus berjumpa dengan ibu-Nya
  • Titik salib ke-5, Simon orang Kirene membantu Yesus memanggul salib
    Titik salib ke-5, Simon orang Kirene membantu Yesus memanggul salib
  • Titik salib ke-6, Veronica mengusap wajah Jesus
    Titik salib ke-6, Veronica mengusap wajah Jesus
  • Titik salib ke-7, Yesus jatuh kedua kalinya
    Titik salib ke-7, Yesus jatuh kedua kalinya
  • Titik salib ke-8, Yesus bertemu para perempuan Yerusalem
    Titik salib ke-8, Yesus bertemu para perempuan Yerusalem
  • Titik salib ke-9, Yesus jatuh ketiga kalinya
    Titik salib ke-9, Yesus jatuh ketiga kalinya
  • Titik salib ke-10, Pakaian Yesus diambil daripada-Nya
    Titik salib ke-10, Pakaian Yesus diambil daripada-Nya
  • Titik salib ke-11, Penyaliban: Yesus dipaku pada kayu salib
    Titik salib ke-11, Penyaliban: Yesus dipaku pada kayu salib
  • Titik salib ke-12, Yesus mati pada kayu salib
    Titik salib ke-12, Yesus mati pada kayu salib
  • Batu pengurapan
    Batu pengurapan
  • Titik salib ke-14, Yesus dibaringkan di dalam kubur
    Titik salib ke-14, Yesus dibaringkan di dalam kubur

Referensi

  1. 1 2 Jerome Murphy-O'Connor, The Holy Land, (2008), page 37
  2. Jerusalem of the Heavens: The Eternal City in Bird's Eye View by Yehuda Salomon, Mosheh Milner 1993 ISBN 965-474-000-1 page 187
  3. Frommer's Jerusalem Day by Day by Buzzy Gordon 2010 ISBN 0-470-67636-1 page 12
  4. Frommer's Israel by Robert Ullian 2010 ISBN 0-470-61820-5 page 179

Pustaka

  • Thurston, Herbert. The Stations of the Cross. London: Burns and Oates, 1906.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Via Dolorosa.
Kristen
"Status Quo"
Katolik
Latin
(Batrik)
Tarekat Fransiskan
(Juru Kunci)
Tidak lagi difungsikan
Katolik Malaki
(Batrik)
Katolik Armenia
Katolik Maruni
Ortodoks
Timur
Ortodoks Yunani
(Batrik)
Ortodoks
Oriental
Ortodoks Armenia
(Batrik)
Ortodoks Suryani
Ortodoks Kubti
(Uskup Agung)
Protestan
Anglikan
Gereja Episkopal di Yerusalem dan Timur Tengah
Lutheran
Gereja Injili di Jerman
Islam
(Mufti Besar Suni)
Haramus Syarif / Masjidil Aqsa
(Wakaf)
Lain-Lain
Yahudi
(Rabi Ketua
Sefardi/Askenasi)
Umum
Yahudi
Ortodoks
Tidak lagi difungsikan

31°46′45.84″N 35°13′55.46″E / 31.7794000°N 35.2320722°E / 31.7794000; 35.2320722

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan