Jumat, 16 Oktober 2026
01:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Tupai madras

Tupai madras

Bagikan:
Tupai madras[1]
250px-The_Madras_treeshrew_%28Anathana_ellioti%29_by_Davidraju_img7.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Taman Nasional Satpura, Pachmarhi
CITES Apendiks II (CITES)[3]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Scandentia
Famili: Tupaiidae
Genus: Anathana
Lyon, 1913
Spesies:
A. ellioti
Nama binomial
Anathana ellioti
250px-Anathana_ellioti_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran spesies

Tupai madras (Anathana ellioti), atau yang dikenal sebagai tupai india, adalah sebuah spesies tupai dalam genus monotipik Anathana, yang dapat ditemukan di hutan-hutan perbukitan di India tengah dan selatan. Nama genusnya berasal dari kata Tamil moongil anathaan (secara harfiah, "tupai bambu") sementara nama spesiesnya dinamai bedasarkan Sir Walter Elliot di Pamong Praja India di Madras.

Referensi

  1. ↑ Helgen, K.M. (2005). "Order Scandentia". Dalam Wilson, D.E.; Reeder, D.M (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Johns Hopkins University Press. hlm. 104. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.
  2. ↑ Molur, S. (2016). "Anathana ellioti". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T39593A22278758. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T39593A22278758.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  3. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
  4. ↑ Waterhouse, G. (1850). "Description of a new species of Tupaia discovered in continental India by Walter Elliot Esq". Proceedings of the Zoological Society of London. 1849: 106–108.
Spesies Scandentia (tupai) yang masih hidup bedasarkan famili
Tupaiidae
Anathana
Dendrogale
Tupaia
Ptilocercidae
Ptilocercus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan