Senin, 21 September 2026
00:46 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Bani Tsaqif

Bani Tsaqif (bahasa Arab:بنو ثقيف) adalah salah satu kabilah Arab yang penting, yang merupakan penduduk utama kota Tha'if, sebuah kota di Arab Saudi. Para keturunan kabilah ini biasa menggunakan nama panggilan (nisbah) Ats-Tsaqafi (الثقفي). Saat ini selain di Tha'if dan Arab Saudi, mereka telah banyak tersebar pula di negara-negara Arab lainnya, seperti di Suriah, Libanon, Mesir, Tunisia, Aljazair, Maroko, Yordania, Irak, serta di Provinsi Hatay di Turki dan di Iran.

Bani Tsaqif adalah keturunan dari Qasiyy bin Munabbih bin Bakr bin Hawazin, yaitu salah seorang keturunan dari Bani Hawazin.[1] Ia memperistri anak dari Amir bin al-Zarib al-Adwani, seorang pemimpin Wadi Wajj (nama lama Tha'if), dan sejak itu mendapat julukan "Tsaqif" (artinya cerdas, mudah paham).[2][3] Pada masa pra Islam, Bani Tsaqif terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Bani Malik dan Ahlaf.[4] Ketika itu untuk menjaga keseimbangan politik, mengembangkan ekonomi, dan menjaga keamanan kota Tha'if, Bani Malik menjalin hubungan erat dengan Bani Hawazin, sedangkan Ahlaf menjalin hubungan erat dengan Bani Quraisy.[4]

Bani Tsaqif dikunjungi oleh Nabi Muhammad pada akhir bulan Syawal tahun kesepuluh setelah ia memulai dakwahnya.[5] Nabi Muhammad saat itu mendatangi para pemuka Bani Amr bin Umair, salah satu dari kelompok Ahlaf. Namun upaya pertama tersebut mengalami kegagalan.[4] Bani Tsaqif pada masa itu memuja berhala Al-Laata.[5] Dalam pengepungan kota Tha'if selama kurang lebih sepuluh hari setelah Perang Hunain, Bani Tsaqif dan Bani Hawazin dapat bertahan.[6][7] Namun, perpindahan Bani Tsaqif ke dalam Islam terjadi tidak lama sesudahnya, yaitu setelah Perang Tabuk.[8] Atas perintah Nabi Muhammad, maka berhala Al-Laata kemudian dihancurkan oleh utusan kaum Muslimin, yaitu Abu Sufyan bin Harb dan Mughirah bin Syu'bah.[8]

Berdasarkan hadits riwayat Abu Hurairah dan Ibnu Abbas, dari tujuh dialek bahasa Arab (sab'ah ahruf) di mana Al-Qur'an pada awalnya diturunkan, salah satunya adalah dalam dialek Bani Tsaqif.[9]

Tokoh

Lihat pula

Referensi

  1. Al-Tabari (1998). The History of al-Tabari Vol. 39: Biographies of the Prophet's Companions and Their Successors: al-Tabari's Supplement to His History. Translated by Ella Landau-Tasseron. SUNY Press. hlm. 38. ISBN 978-0-7914-2820-7, 0791428206. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2015-05-03.
  2. Islam aujourd'hui. Al-Munaẓẓamah al-Islāmīyah lil-Tarbiyah wa-al-ʻUlūm wa-al-Thaqāfah. 1994. hlm. 17. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-03-05. Diakses tanggal 2015-05-03. ... thaqifa, thaqafan, thiqafan, meaning excel, understand or learn quickly.
  3. David Charles Larsen (2007). Means of Intelligibility. ProQuest. hlm. 40-41. ISBN 978-0-549-53137-1, 0549531378.[pranala nonaktif permanen]
  4. 1 2 3 Tijani Abdul Qadir Hamid (2001). Pemikiran politik dalam Al-Qur'an. Gema Insani. hlm. 198-203. ISBN 978-979-561-656-6, 9795616560. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-12-25. Diakses tanggal 2015-05-03.
  5. 1 2 Ahmad Rofi' Usmani (2009). Muhammad Sang Kekasih: 1000 Hikmah di Balik Sejarah Hidup Nabi. Mizan Pustaka. hlm. 163-166. ISBN 978-602-8236-10-2, 6028236101. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-04-15. Diakses tanggal 2015-05-03.
  6. Khālid Muḥammad Khālid (2001). 10 Hari Penting Bersama Rasullullah. Gema Insani. hlm. 112-113. ISBN 978-979-561-684-9, 9795616846. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-03-07. Diakses tanggal 2015-05-03.
  7. Yusuf Qardhawi (2010). Fiqih Jihad: Sebuah karya monumental terlengkap tentang jihad menurut al-Quran dan Sunnah. PT Mizan Publika. hlm. 1033. ISBN 978-979-433-586-4, 979433586X. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2015-05-03.
  8. 1 2 Moenawar Chalil, K.H. Kelengkapan Tarikh (Edisi Lux Jilid 3). Gema Insani. hlm. 139-149. ISBN 978-979-561-712-9, 9795617125. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-04-26. Diakses tanggal 2015-05-03.
  9. Abdul Aziz (2011). Chiefdom Madinah: Salah Paham Negara Islam. Pustaka Alvabet. hlm. 163. ISBN 978-979-3064-98-7, 9793064986. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-05-29. Diakses tanggal 2015-05-03.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan