Senin, 21 September 2026
06:42 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Latta

Latta

Dewi Arab dalam kepercayaan pra-Islam

Latta
Dewi perang, perdamaian, pertempuran, dan kemakmuran
250px-Allat_Palmyra_RGZM_3369.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Latta dengan ranting palem dan singa dari Kuil Baalshamin di Palmyra, abad ke-1 Masehi. Damaskus, Suriah
Genderwanita
Simbolbulan sabit, batu kubik
Hewansinga, kijang
Pemujaan
KepercayaanArab pra-Islam
EtnisArab
Daerahjazirah Arab
Pusat pemujaanPalmyra, Iram,[1] Ta'if (menurut sumber Islam)
Keluarga
SaudaraUzza, Manat
Suami
AnakDushara (tradisi Nabataean)
Padanan
RomawiMinerva
YunaniAthena
KartagoAllatu

Latta atau al-Lat (bahasa Arab:اللات, translit. al-Lāt, pelafalan[alːaːt]), juga dieja Allat, Allatu, dan Alilat, adalah salah satu dewi Arab pra-Islam, yang pada suatu waktu dipuja di bawah berbagai asosiasi di seluruh Jazirah Arab, termasuk Makkah, di mana ia disembah bersama Uzza dan Manat sebagai salah satu putri Allah. Kata Allat atau Elat telah digunakan untuk merujuk pada berbagai dewi di Timur Dekat kuno, termasuk dewi Asherah-Athirat.

Penyembahan terhadap Latta dibuktikan dalam prasasti Arab Selatan sebagai Lat dan Latan, tetapi ia lebih menonjol di Arabia utara dan Hijaz , dan pemujaannya mencapai hingga Suriah.[3] Para penulis aksara Safaitik sering menyebut Latta dalam prasasti mereka. Dia juga disembah oleh Nabataean dan dikaitkan dengan Uzza. Kehadiran aliran sesatnya dibuktikan di Palmyra dan Hatra. Di bawah pengaruh Yunani-Romawi, ikonografinya mulai menunjukkan atribut Athena, dewi Yunani perang, serta padanan Romawinya Minerva.

Menurut sumber-sumber Islam, suku Bani Tsaqif di Tha'if secara khusus sangat menghormatinya. Dalam tradisi Islam, peribadatannya berakhir ketika kuilnya di Thaif dibongkar atas perintah Nabi Muhammad.[4]

Etimologi

Lātta

Menurut riwayatkan dari Ibnu ‘Abbas, Mujahid, Rabi’ bin Anas mereka membaca (الاَّتَ) dengan ditasydidkan taa (تَّ) dan mereka menafsirkannya dengan “Seseorang yang mengadoni gandum untuk para jamaah haji pada masa jahiliyyah. Tatkala dia meninggal, mereka i’tikaf di kuburannya lalu menyembahnya.” Mujahid berkata: “Al Lātta adalah orang yang dahulunya tukang mengaduk tepung gandum (dengan air atau minyak) untuk dihidangkan kepada jamaah haji. setelah meninggal, merekapun senantiasa mendatangi kuburannya.”

Imam Al-Bukhari mengatakan, Telah diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas berkata tentang firman Allah “Al-Lātta dan Al-’Uzza.”: “Al-Lātta adalah seseorang yang menjadikan gandum untuk para jamaah haji.”[5]

Syaikh Sholeh bin Fauzan Al-Fauzan berkata, Lātta dengan dobel huruf "t" sebagai isim fa’il (Lātta) berasal dari kata kerja latta-yaluttu. Dia (Lātta) adalah seorang lelaki yang shalih yang biasa mengadon tepung untuk memberi makan jama’ah haji. Ketika dia meninggal, orang-orang pun membangun sebuah rumah di atas kuburannya, dan menutupinya dengan tirai-tirai. Akhirnya mereka menyembahnya sebagai sekutu selain Allah.

Lāta

250px-Allat.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Allāt menunggangi unta. Relief dari Thaif, Arab Saudi, sekitar 100 Masehi

Sedangkan kata Lata tanpa dobel huruf "t", adalah nama berhala di Tha'if. Dia berupa batu yang dipahat, yang dibangun sebuah rumah di atasnya. Padanya ada tirai-tirai yang menyamai ka’bah. Di sekelilingnya ada halaman dan di mempunyai pelayan (penjaga). Berhala ini milik kabilah Tsaqif dan kabilah-kabilah yang ada disekitar mereka.

Lāta kedua ini dibuat dari batu besar yang dianggap suci, diletakkan di dalam kotak kayu berbentuk persegi dengan batu permata di dalamnya. Ia dikenal juga oleh Herodotus sebagai "Alilat". Lembah Wajj dianggap suci dan sejajar dengan berhala tersebut. Disekitar berhala itu banyak pepohonan yang tidak boleh ditebang. Para penyembahnya selalu meletakkan persembahan berupa baju, batu permata dan hadiah-hadiah lain di atas batu berhala tersebut, sebagai salah satu upacara keagamaan.

Cultus Lāta ada hari ini di persatuan keagamaan yang asal Rusia (Siberia) "Lingkaran orang berbakti kepada Dewi ALLAT".[6]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. Healey 2001, hlm. 111.
  2. Butcher 2003, hlm. 309.
  3. Healey 2001, hlm. 114.
  4. "Tafsir Ibn Kathir - 53:19 - english". quran.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-05-21. Diakses tanggal 2021-05-21.
  5. Tafsir Ibnu Katsir, 4/35, lihat Tafsir Al-Qurthubi, 9/66, Ighatsatul Lahfan, 1/184
  6. "Circle of Devotees to the Goddess ALLAT - دائرة المخلصين للإلهة ﺍﻠﻶﺕ". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-08. Diakses tanggal 2011-06-20.

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik Al-Qur'an ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan