Minggu, 01 November 2026
13:30 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Satelit Survei Transit Eksoplanet

Satelit Survei Transit Eksoplanet

Bagikan:
Transiting Exoplanet Survey Satellite
330px-TESS_alone_high_res.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Satelit TESS
NamaExplorer 95
TESS
MIDEX-7
Jenis misiObservatorium angkasa[1][2]
OperatorNASA / MIT
COSPAR ID2018-038A
SATCAT no.43435
Situs webtess.gsfc.nasa.gov
tess.mit.edu
Durasi misi2 tahun (direncanakan)
8 tahun, 6 bulan, 13 hari (sedang berlangsung)
Properti wahana
Wahana antariksaExplorer XCV
Jenis wahana antariksaTransiting Exoplanet Survey Satellite
BusLEOStar-2/750[3]
ProdusenOrbital ATK
Massa luncur362 kg (798 pon) [4]
Dimensi37 × 12 × 15 m (121 × 39 × 49 ft)
Daya530 watts
Awal misi
Tanggal luncur18 April 2018, 22:51:30 UTC[5]
Roket peluncurFalcon 9 Block 4 (B1045.1)
Tempat peluncuranCape Canaveral, SLC-40
KontraktorSpaceX
Mulai beroperasi25 July 2018
Parameter orbit
Sistem rujukanOrbit geosentris
Sistem orbitOrbit yang sangat elips
Ketinggian perigee108.000 km (67.000 mi)
Ketinggian apoogee375.000 km (233.000 mi)
Inklinasi37.00°
Periode13.70 hari
250px-TESS_logo_%28transparent_bg%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
TESS satellite mission patch
Explorer program
← IRIS (Explorer 94)
ICON (Explorer 96) →
 

Satelit Survei Transit Eksoplanet (Transiting Exoplanet Survey Satellite,TESS, juga dikenal sebagai Explorer 95 atau MIDEX-7) adalah sebuah observatorium angkasa untuk Program Explorer milik NASA, yang didesain untuk mencari eksoplanet menggunakan metode transit pada area yang 400 kali lebih besar daripada area yang dicakup oleh misi Kepler.[6] Satelit ini diluncurkan pada 18 April 2018, diatas wahana luncur Falcon 9 dan ditempatkan pada orbit yang sangat elipsis, yang membutuhkan waktu 13.7 hari untuk sekali mengorbit bumi.[6][7][8][9] Gambar cahaya pertama TESS diambil pada 7 Agustus 2018, dan dirilis secara publik ;ada 17 September 2018.[1][10][11]

Pada misi dua-tahun utamanya, TESS diharapkan untuk mendeteksi sekitar 1250 transit eksoplanet yang mengorbit bintang-bintang yang ditargetkan, dan tambahan 13.000 yang mengorbit bintang yang tidak ditargetkan, tetapi diobservasi.[12] Setelah misi utamanya berakhir sekitar 4 Juli 2020, ilmuwan terus mencari datanya untuk lebih banyak planet, sementara misi diperpanjangnya mengambil data tambahan. Per tanggal 15 November 2023, TESS sudah mengidentifikasi 6.977 kandidat eksoplanet, darinya 402 sudah dikonfirmasi.[13]

Tujuan misi utama TESS adalah untuk menyelidiki bintang-bintang paling cerah didekat Bumi untuk eksoplanet yang sedang transit, selama periode 2 tahun. TESS menggunakan beragam kamera pandangan lebar untuk menjalani survei pada area yang membentuk 85% langit. Dengan satelit ini, ilmuwan dapat mempelajari massa, ukuran, kepadatan dan orbit dari sejumlah planet kecil, termasuk beberapa planet kebumian yang berada di zona layak huni dari bintang induknya. TESS memberi target utamanya pencirian lebih lanjut oleh Teleskop Luar Angkasa James Webb, beserta dengan teleskop-teleskop lainnya, baik di luar angkasa maupun di Bumi, di masa depan. TESS mencari planet-planet kecil disekitar bintang-bintang terdekat di langit, dan mencatat bintang deret utama terdekat dan paling terak yang menyandang eksoplanet yang sedang transit, yang merupakan target baik untuk investigasi lebih lanjut.[14] Informasi mendetail mengenai sistem planet tersebut dengan Jupiter panas memungkinkan pengertian lebih baik mengenai struktur sistem jenis tersebut.[15][16]

Dipimpin oleh Institut Teknologi Massachusetts dengan dana awal dari Google,[17] pads 5 April 2023, TESS, beserta dengan Penjelajah Komposisi Interior Bintang Neutron (NICER), dipilih oleh NASA untuk diluncurkan.[18][19] Pada 18 Juli 2019, setelah tahun pertama beroperasi, bagian selatan survei telah selesai, dan memulai survei bagian utara. Misi utamanya berakhir dengan selesainya survei bagian utara pada 4 Juli 2020, yang diikuti dengan misi yang diperpanjang. Misi yang diperpanjang tersebut selesai pada September 2022, dan masuk ke misi diperpanjang kedua,[20] yang seharusnya akan selesai 3 tahun kemudian.

Referensi

  1. 1 2 Overbye, Dennis (September 20, 2018). "NASA's TESS Starts Collecting Planets - The satellite, launched in April, has already identified at least 73 stars that may harbor exoplanets, most of them new to astronomers". NASA. Diakses tanggal September 23, 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
  2. ↑ Overbye, Dennis (Maret 26, 2018). "Meet Tess, Seeker of Alien Worlds". The New York Times. Diakses tanggal Maret 26, 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Ricker, George R.; Winn, Joshua N.; Vanderspek, Roland; et al. (Januari–Maret 2015). "Transiting Exoplanet Survey Satellite" (PDF). Journal of Astronomical Telescopes, Instruments, and Systems. 1 (1) 014003. arXiv:1406.0151. Bibcode:2015JATIS...1a4003R. doi:10.1117/1.JATIS.1.1.014003. S2CID 1342382. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 11 Januari 2020. Diakses tanggal 28 Februari 2018.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "TESS: Discovering Exoplanets Orbiting Nearby Stars - Fact Sheet" (PDF). Orbital ATK. 2018. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 17 Februari 2018. Diakses tanggal 21 Mei 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Gebhardt, Chris (April 18, 2018). "SpaceX successfully launches TESS on a mission to search for near-Earth exoplanets". NASASpaceFlight.com. Diakses tanggal Mei 20, 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Ricker, George R.; Winn, Joshua N.; Vanderspek, Roland; Latham, David W.; Bakos, Gáspár Á.; Bean, Jacob L.; Berta-Thompson, Zachory K.; Brown, Timothy M.; Buchhave, Lars; Butler, Nathaniel R.; Butler, R. Paul; Chaplin, William J.; Charbonneau, David; Christensen-Dalsgaard, Jørgen; Clampin, Mark; Deming, Drake; Doty, John; De Lee, Nathan; Dressing, Courtney; Dunham, Edward W.; Endl, Michael; Fressin, Francois; Ge, Jian; Henning, Thomas; Holman, Matthew J.; Howard, Andrew W.; Ida, Shigeru; Jenkins, Jon M.; et al. (2014-10-24). "Transiting Exoplanet Survey Satellite". Journal of Astronomical Telescopes, Instruments, and Systems. 1. SPIE Digital Library: 014003. arXiv:1406.0151. Bibcode:2015JATIS...1a4003R. doi:10.1117/1.JATIS.1.1.014003.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  7. ↑ "Launch Schedule". Spaceflight Now. Februari 27, 2018. Diakses tanggal Februari 28, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Amos, Jonathan (April 19, 2018). "Planet-hunter launches from Florida". BBC News.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "NASA Planet Hunter on Its Way to Orbit". NASA. April 19, 2018. Diakses tanggal April 19, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
  10. ↑ Kazmierczak, Jeanette; Garner, Rob (September 17, 2018). "NASA's TESS Shares First Science Image in Hunt to Find New Worlds". NASA. Diakses tanggal September 23, 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
  11. ↑ "NASA's TESS Releases First Science Image". NASA. September 17, 2018. Diakses tanggal September 23, 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
  12. ↑ Barclay, Thomas; Pepper, Joshua; Quintana, Elisa V. (2018-10-25). "A Revised Exoplanet Yield from the Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS)". The Astrophysical Journal. Supplement Series. 239 (1): 2. arXiv:1804.05050. Bibcode:2018ApJS..239....2B. doi:10.3847/1538-4365/aae3e9. ISSN 1538-4365.
  13. ↑ "Transiting Exoplanets Survey Satellite (TESS)". Exoplanet Exploration: Planets Beyond our Solar System. NASA. Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
  14. ↑ "NASA FY 2015 President's Budget Request Summary" (PDF). NASA. Maret 10, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
  15. ↑ Wenz, John (10 Oktober 2019). "Lessons from scorching hot weirdo-planets". Knowable Magazine (dalam bahasa Inggris). Annual Reviews. doi:10.1146/knowable-101019-2. Diakses tanggal 4 April 2022.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ Dawson, Rebekah I.; Johnson, John Asher (14 September 2018). "Origins of Hot Jupiters". Annual Review of Astronomy and Astrophysics. 56 (1): 175–221. arXiv:1801.06117. Bibcode:2018ARA&A..56..175D. doi:10.1146/annurev-astro-081817-051853. S2CID 119332976. Diakses tanggal 5 April 2022.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ Chandler, David (Maret 19, 2008). "MIT aims to search for Earth-like planets with Google's help". MIT.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ Harrington, J. D. (April 5, 2013). "NASA Selects Explorer Investigations for Formulation" (Rilis pers). NASA.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
  19. ↑ "NASA selects MIT-led TESS project for 2017 mission". MIT. April 5, 2013. Diakses tanggal April 6, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ Barclay, Thomas. "NASA - TESS Science Support Center". TESS (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-11-04.[pranala nonaktif permanen]
Beroperasi
Direncanakan
Diusulkan
Bekas
Hibernasi
(misi selesai)
Hilang
Dibatalkan
Lihat juga
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan