Minggu, 20 September 2026
15:12 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Titien Wattimena

Titien Wattimena

Ini adalah nama Maluku, Ambon, marganya adalah Wattimena
Titien Wattimena
250px-Titien2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir8 Juni 1976 (umur 50)
Nama lainTinut[1]
AlmamaterInstitut Kesenian Jakarta
PekerjaanPenulis skenario
Asisten Sutradara
Masa aktif2004 - sekarang
Karya terkenal
PenghargaanPiala Citra untuk Cerita Asli Terbaik
2013 Sang Pialang
Piala Citra untuk Skenario Adaptasi Terbaik
2018 Aruna dan Lidahnya

Titien Wattimena (lahir 8 Juni 1976) adalah penulis skenario asal Indonesia yang mengawali karier sebagai asisten sutradara untuk video klip, iklan televisi, dan profil video. Kemudian, ia menjadi asisten sutradara untuk Rudi Soedjarwo sekaligus untuk pertama kali menulis skenario film berjudul Mengejar Matahari. Setelah itu kariernya sebagai penulis skenario pun berkembang sambil tetap menjadi asisten sutradara film. Titien berhenti sebagai asisten sutradara di film Laskar Pelangi dan fokus sebagai penulis skenario.

Karier

mengawali karier sebagai asisten sutradara untuk video klip, iklan televisi, dan profil video. Kariernya sebagai penulis skenario adalah lewat film Mengejar Matahari arahan Rudi Soedjarwo.[2] Dalam film tersebut ia juga terlibat sebagai asisten sutradara. Skenario yang ia tulis untuk film tersebut berhasil membuatnya dinominasikan pada Festival Film Indonesia 2004.[3] Tahun selanjutnya, ia kembali dinominasikan sebagai Penulis Skenario Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2005 untuk film Tentang Dia, dan meraih Piala Vidia di Festival Film Indonesia 2006 untuk film televisi Sebatas Aku Mampu.[4] Film Laskar Pelangi merupakan film terakhirnya sebagai asisten sutradara.[5]

Meraih penghargaan Skenario Terbaik dalam Bali International Film Festival 2008, untuk film Love, di mana dalam film tersebut Titien juga merangkap sebagai Sutradara Pendamping. Sebagai Sutradara Pendamping juga dalam film Minggu Pagi di Victoria Park dan kembali dinominasikan sebagai Skenario Terbaik di film yang sama pada Festival Film Indonesia 2010.[4]

Melalui film berjudul Belkibolang di mana Titien juga merangkap sebagai produser bersama Meiske Taurisia dan Sidi Saleh, Titien berkesempatan membawa film tersebut ke berbagai festival film internasional, di antaranya: International Film Festival Rotterdam 2011, Hongkong Film Festival 2011, Udine Far East Film Festival 2011, dan Jeonju Film Festival 2011.[6]

Titien kembali dinominasikan sebagai Skenario Terbaik di Festival Film Indonesia 2011 melalui film berjudul "?" (dibaca Tanda Tanya) yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo.[7]

Pendidikan

  • SD Pangudi Luhur Jakarta
  • SMP Pangudi Luhur Jakarta
  • SMA Tarakanita I Jakarta
  • Fakultas Film dan Televisi, Institut Kesenian Jakarta

Filmografi

Sebagai Penulis

Sebagai Sutradara

Sebagai Produser

  • Belkibolang - film bioskop (Babibutafilm, Dermaga Pictures, Renjani Film, Timecode Productions, Azzura Pictures; 2010)
  • Ambu - film bioskop (Skytree Pictures; 2019)

Sebagai Sutradara Pendamping

Sebagai Asisten Sutradara

Referensi

  1. "Bikin Naskah Romance Ala Tinut | Siasat Sinema". Studio Antelope. Diakses tanggal 27 Maret 2021.
  2. Purnomo, Sapto (22 November 2016). Asih, Ratnaning (ed.). "Titien Wattimena Berbagi Ilmu Menulis Skenario Film yang Baik". Liputan6.com. Diakses tanggal 27 Maret 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Yuriantin (22 April 2019). "Wanita Sarat Prestasi di Balik Layar Perak: Titien Wattimena". Bintang. Diakses tanggal 27 Maret 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Diananto, Wayan (24 Februari 2013). "Titien Wattimena: "Modal Jadi Penulis, ya Harus Cinta Menulis"". Arsip Bintang. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-01-11. Diakses tanggal 27 Maret 2021.
  5. Mario, Vincentius (17 Desember 2020). Setuningsih, Novianti (ed.). "Penulis Skenario Film Minim Regenerasi, Titien Wattimena Ungkap Kekawatirannya". Kompas.com. Diakses tanggal 27 Maret 2021.
  6. Wibisono, Kunto, ed. (30 Oktober 2011). "Kumpulan film pendek Belkibolang diputar di London". ANTARA News. Diakses tanggal 27 Maret 2021.
  7. Administrator (25 April 2011). "Sebuah Tanda Tanya untuk Kita". Tempo.co. Diakses tanggal 27 Maret 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan