Rabu, 30 September 2026
06:34 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Tipa tipa

olahan tradisional masyarakat Batak

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.

Tipa tipa adalah makanan ringan khas Batak yang berasal dari Porsea, Toba Samosir, Sumatera Utara. Bentuknya agak keras dan berasal dari beras atau padi muda yang dipilih khusus untuk membuat tipatipa. Makanan ringan ini juga dikenal dengan nama emping padi atau sereal khas orang Batak. Tipatipa dulunya dibat ketika menjelang musim panen yang dimaksudkan untuk menandai musim panen tiba dan juga sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan. Selain itu juga sebagai camilan atau makanan ringan untuk petani ketika memanen padi di sawah. Saat ini Tipatipa menjadi salah satu industri kreatif dan juga oleh-oleh dari Toba Samosir yang tidak mengenal musim pembuatannya.[1]

Cara Memasak

Bahan utama Tipatipa adalah padi muda yang sudah diolah terlebih dahulu. Padi tersebut kemudian direndam selama dua malam. Setelah itu ditiriskan dan digongseng hingga matang. Ketika masih panas, padi yang digongseng tersebut ditumbuk dan kulitnya dibersihkan untuk diambil isinya. Setelah terpisah dari kulitnya, tipatipa dicampur dengan gula pasir, garam, dan parutan kelapa.[1][2]

Referensi

  1. 1 2 "Tipa-tipa, Serealnya Orang Batak". MerahPutih. 2018-10-10. Diakses tanggal 2021-04-07.
  2. ↑ "Tipa-Tipa » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2021-04-07.

Pranala luar

Pembagian
Tari Tortor
Sistem kekerabatan
Bahasa dan
kesusastraan
Kuliner
Falsafah
Upacara adat
Seni budaya dan
kerajinan
Alat musik
tradisional
Kepercayaan dan
agama
Mitologi
Kekayaan budaya


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik Batak ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan