Senin, 21 September 2026
01:06 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Timi

Timi

tanaman terna

Timi
250px-Thyme-Bundle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seikat timi
Energi makanan
(per porsi 100 g)
101 kkal (423 kJ)
Nilai gizi
(per porsi 100 g)
Protein6 g
Lemak1.7 g
Karbohidrat24 g

Timi[1] adalah herba kuliner yang terdiri dari bagian tanaman di atas tanah yang dikeringkan dari beberapa anggota genus Thymus, yakni tumbuhan berbunga yang satu famili dengan min, Lamiaceae.[2] Tanaman ini berasal dari Eurasia dan Afrika Utara. Timi memiliki kegunaan kuliner, pengobatan, dan hias. Spesies yang paling umum dibudidayakan dan digunakan untuk keperluan kuliner adalah Thymus vulgaris, tumbuhan asli Eropa Tenggara.

Sejarah

250px-Flowering_thyme.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Timi yang sedang berbunga

Timi liar tumbuh di Syam, tempat tanaman ini mungkin pertama kali dibudidayakan.[butuh rujukan] Timi biasa (Thymus vulgaris) diketahui merupakan tumbuhan asli cekungan Mediterania Barat, dari Spanyol dan Kepulauan Balearik hingga Italia tenggara. Peradaban Yunani Kuno, Sumer, dan Mesir Kuno diduga kemungkinan besar menggunakan timi jenis T. capitatus.[3] Salah satu sumber menyatakan bahwa bangsa Mesir Kuno menggunakan timi biasa untuk pembalseman.[4] Bangsa Yunani Kuno menggunakannya dalam permandian mereka dan membakarnya sebagai dupa di kuil-kuil mereka,[4] karena meyakini bahwa tanaman ini adalah sumber keberanian.[butuh rujukan]

Penyebaran timi ke seluruh Eropa diperkirakan berkat bangsa Romawi, karena mereka menggunakannya untuk memurnikan ruangan dan untuk "memberikan cita rasa aromaik pada keju dan likeur".[5] Pada Abad Pertengahan di Eropa, herba ini diletakkan di bawah bantal untuk membantu tidur dan menangkal mimpi buruk.[6] Pada periode ini, para wanita juga sering memberikan hadiah yang menyertakan daun timi kepada para kesatria dan pejuang, karena diyakini dapat memberikan keberanian bagi pembawanya. Timi juga digunakan sebagai dupa dan diletakkan di atas peti mati selama pemakaman, karena dianggap dapat menjamin perjalanan menuju kehidupan selanjutnya.[7] Setelah dibawa ke Eropa utara oleh bangsa Romawi, bangsa Eropa kemudian menyebarkannya ke Amerika Utara pada abad ke-16.[3]

Nama genus ikan Thymallus, yang pertama kali diberikan kepada grayling (T. thymallus, dideskripsikan dalam edisi 1758 Systema Naturae oleh ahli zoologi Swedia Carl Linnaeus), berasal dari aroma samar timi yang menguar dari dagingnya.[8]

Referensi

  1. "Timi". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  2. Norman, Jill (2015). Herb and Spices The Cook's Reference: Over 200 Herbs and Spices, with Recipes for Marinades, Spice Rubs, Oils and more. London, England, UK: Dorling Kindersley Limited. hlm. 96–99. ISBN 978-0-241-42925-9.
  3. 1 2 Vouillamoz, José F.; Christ, Bastien (2020). Novak, Johannes; Blüthner, Wolf-Dieter (ed.). Thymus vulgaris L.: Thyme (dalam bahasa Inggris). Vol. 12. Cham: Springer International Publishing. hlm. 547–557. doi:10.1007/978-3-030-38792-1_18. ISBN 978-3-030-38791-4.
  4. 1 2 "Medical News Today - What are the benefits of thyme?". MedicalNewsToday. 23 Agustus 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-07-10. Diakses tanggal 2024-07-10.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Grieve, Mrs. Maud. "Thyme. A Modern Herbal". botanical.com (Edisi Hypertext version of the 1931). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 23, 2011. Diakses tanggal Februari 9, 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Huxley, A., ed. (1992). New RHS Dictionary of Gardening. Macmillan.
  7. "Thyme (thymus)". englishplants.co.uk. The English Cottage Garden Nursery. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2006-09-27.
  8. Ingram, A.; Ibbotson, A.; Gallagher, M. "The Ecology and Management of the European Grayling Thymallus thymallus (Linnaeus)" (PDF). East Stoke, Wareham, U.K.: Institute of Freshwater Ecology. hlm. 3. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2014-02-28. Diakses tanggal 2014-02-27.

Bacaan lanjutan

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Thymus (Lamiaceae).
  • S. S. Tawfik, M. I. Abbady, Ahmed M. Zahran and A. M. K. Abouelalla. Therapeutic Efficacy Attained with Thyme Essential Oil Supplementation Throughout γ-irradiated Rats. Egypt. J. Rad. Sci. Applic., 19(1): 1–22 (2006).
  • Flora of China: Thymus
  • Flora Europaea: Thymus
  • Rohde, E. S. (1920). A Garden of Herbs.
  • Easter, M. (2009). International Thymus Register and Checklist.


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan