Senin, 21 September 2026
05:44 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Tetrapoda

Tetrapoda

superkelas dari vertebrata berkaki empat pertama dan keturunannya

Artikel ini bukan mengenai Quadrupedal.
Superkelas vertebrata berkaki empat pertama dan keturunannyaTemplat:SHORTDESC:Superkelas vertebrata berkaki empat pertama dan keturunannya
Tetrapoda
Rentang waktu:
Devon Akhir - Sekarang [1]
250px-Tetrapoda.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Berbagai hewan tetrapoda, dari kiri ke kanan: Mercurana myristicapaulstris, Dermophis mexicanus, Tachyglossus aculeatus, Equus quangga, Pseudotrapelus sinaitus, dan Sterna maxima.
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Teleostomi
Superkelas: Tetrapoda
Jaekel, 1909[2]
Subkelompok
Artikel takson sembarang

Tetrapoda (Yunani τετραποδη tetrapoda, Latin quadrupedal, "berkaki-empat") adalah kelompok hewan vertebrata yang sejatinya memiliki empat kaki. Tetrapoda mencakup seluruh hewan amfibi dan amniota beserta dengan turunan evolusinya, baik yang masih lestari maupun yang sudah punah, seperti burung, mamalia, dan reptil. Beberapa hewan tetrapoda seperti ular, kadal tanpa kaki, dan sesilia telah mutasi pada gen Hox sehingga kakinya tereduksi dan menjadi hewan tetrapoda tanpa kaki.[3]

Tetrapoda awal berasal dari Sarcopterygii atau ikan bersirip tabung, yang kemudian berevolusi menjadi hewan semiakuatik yang dikenal sebagai tetrapodomorpha, sekitar 390 juta tahun lalu di periode Devon.[4] Vertebrata berkaki yang berevolusi setelahnya diketahui muncul pada pertengahan periode Devon dan fosilnya banyak diidentifikasi berasal dari periode Devon akhir, yang diketahui hidup di lingkungan akuatik. Sementara itu, nenek moyang bersama tetrapoda yang mampu melakukan lokomosi darat diperkirakan muncul pada periode Mississippian (awal periode karbon, sekitar 350 juta tahun lalu).[5]

Klasifikasi

Superkelas tetrapoda terbagi menjadi 4 kelas, yaitu:[6]

Amfibi

Amfibi berasal dari bahasa Yunani yaitu Amphi yang berarti dua dan Bios yang berarti hidup. Oleh karena itu, amfibi diartikan sebagai hewan yang mempunyai dua bentuk kehidupan yaitu di darat dan di air. Amfibi adalah vertebrata yang memiliki dua fase kehidupan pada dua lingkungan yang berbeda. Ketika menetas hidup di air dan bernafas dengan insang, kemudian saat dewasa hidup di darat dan bernafas dengan paru-paru. Seiring dengan pertumbuhan paru-paru dan kakinya berkembang, amfibi pun dapat berjalan di darat. Amfibi merupakan hewan dengan kelembaban kulit yang tinggi, tidak tertutupi oleh rambut dan mampu hidup di air maupun di darat.[6]

Aves

Burung adalah anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap. Fosil tertua burung ditemukan di Jerman dan dikenal sebagai Archaeopteryx. Jenis-jenis burung begitu bervariasi, mulai dari burung kolibri yang kecil mungil hingga burung unta, yang lebih tinggi dari orang. Diperkirakan terdapat sekitar 8.800 –10.200 spesies burung di seluruh dunia; sekitar 1.500 jenis di antaranya ditemukan di Indonesia. Berbagai jenis burung ini secara ilmiah digolongkan ke dalam kelas Aves.[6]

Mamalia

Mamalia merupakan hewan vertebrata yang muncul pada zaman mesosoikum dan saat ini mendiami seluruh relung muka bumi mulai dari daratan, lautan, sepanjang pantai, danau, sungai, bawah tanah, pohon dan bahkan di udara yang tersebar mulai dari daerah kutub sampai daerah tropis. Mamalia secara garis besar adalah sekelompok organisme yang bertulang belakang, berdarah panas dan menyusui atau memiliki kelenjar mammae. Mamalia memiliki karakter struktural yang membedakan dari kehidupan vertebrata lain.[6]

Reptil

Nama reptilia diambil dari model cara hewan berjalan (latin: reptum yang artinya melata atau merayap) dan studi tentang reptilia disebut Herpetology. Kelas reptilia merupakan suatu kelompok yang beraneka ragam dengan banyak garis keturunan yang sudah punah. Terdapat sekitar 7000 spesies, sebagian besar kadal, ular, penyu atau kura-kura, dan buaya. Ini adalah pengelompokan tradisional dan didasarkan pada kemiripan semua tetrapoda tersebut.[6]

Referensi

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Tetrapoda"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(July 2009)
  1. Alexander, Pyron R. (Juli 2011). "Divergence Time Estimation Using Fossils as Tematic Biology". Systematic Biology. 60 (4): 466–481. doi:10.1093/sysbio/syr047. PMID 21540408. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-01-31. Diakses tanggal 2019-09-08.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Sues, Hans-Dieter (2019). "Authorship and date of publication of the name Tetrapoda". Journal of Vertebrate Paleontology. 39: e1564758. doi:10.1080/02724634.2019.1564758. S2CID 91387343.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  3. Di-Poï, Nicolas; Montoya-Burgos, Juan I.; Miller, Hilary (2010). "Changes in Hox genes' structure and function during the evolution of the squamate body plan". Nature. 464 (7285): 99–103. Bibcode:2010Natur.464...99D. doi:10.1038/nature08789. PMID 20203609.
  4. Narkiewicz, Katarzyna; Narkiewicz, Marek (2015). "The age of the oldest tetrapod tracks from Zachełmie, Poland". Lethaia. 48 (1): 10–12. Bibcode:2015Letha..48...10N. doi:10.1111/let.12083. ISSN 0024-1164.
  5. Hedges, S. B.; Marin, J.; Suleski, M.; Paymer, M.; Kumar, S. (2015). "Tree of Life reveals clock-like speciation and diversification". Molecular Biology Evolution. 32: 834–845.
  6. 1 2 3 4 5 Maya, Sri; Nur, Rizki Amalia (2021-07-13). ZOOLOGI VERTEBRATA. CV WIDINA MEDIA UTAMA. ISBN 978-623-6092-85-9.

Pranala luar

Pranala luar pada artikel ini mungkin tidak sesuai dengan kebijakan atau pedoman Wikipedia. Bantulah memperbaiki artikel ini dengan membuang pranala luar yang berlebihan dan tidak sesuai, atau mengubahnya menjadi kutipan referensi atau catatan kaki. (July 2009) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Devonian tetrapods

Carboniferous tetrapods

Kelas yang masih hidup dalam filum Chordata
Kerajaan Animalia · Subkerajaan Eumetazoa · (tidak termasuk) Bilateria · Superfilum Deuterostomia
Cephalochordata
O
l
f
a
c
t
o
r
e
s
Urochordata (tunikata)
Craniata
(Vertebrata + Myxini)
Agnatha (ikan tak berahang)
Cyclostomata
Gnathostomata
(vertebrata berahang)
Osteichthyes
(ikan bertulang keras)
Sarcopterygii
(ikan bersirip daging)
R
h
i
p
i
d
i
s
t
i
a
T
e
t
r
a
p
o
d
a
A
m
n
i
o
t
a
Synapsida
Sauropsida
(withal Diapsida)
Lepidosauria
Archelosauria
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan