Sabtu, 26 September 2026
02:18 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

Tarekat Samaniyah

salah satu tarekat dalam Islam

Bagian dari seri
Islam
120px-Allah3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bismillahir Rahmanir Rahim
Bagian dari sebuah serial tentang Islam
Sufisme dan Tarekat
20px-Mosque02.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal

Tarekat Sammaniyah merupakan salah satu cabang dari Tarekat Syadziliyah yang didirikan oleh Syeh Abul Hasan Asy Syadzili (w. 1258). Pendiri Tarekat Sammaniyah adalah Syaikh Muhammad bin Abdul Karim As-Samani Al-Hasani Al-Madani (1718-1775 M).

Tarekat ini berhasil membentuk jaringan yang sangat luas dan mempunyai pengaruh besar di kawasan utara Afrika, yaitu dari Maroko sampai ke Mesir. Bahkan, memperoleh pengikut di Suriah dan Arabia. Aliran tarekat ini lebih banyak menjauhkan diri dari pemerintahan dan penguasa serta lebih banyak memihak kepada penduduk setempat, di mana tarekat ini berkembang luas. Salah satu negara Afrika yang banyak memiliki pengikut Tarekat Sammaniyah adalah Sudan. Tarekat ini masuk ke Sudan atas jasa Syaikh Ahmad At-Tayyib bin Basir yang sebelumnya belajar di Makkah sekitar tahun 1800-an.

Sejarah di Indonesia

Beberapa ulama Nusantara yang menganut tarekat Sammaniyah seperti Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari, Abah Guru Sekumpul, dan Abdus Samad al-Falimbani mengajarkan pemahaman tasawuf yang sejalan dengan prinsip Ahlussunnah wal Jama'ah dan menentang segala bentuk penyimpangan / bid'ah di dalam tasawuf.[1]

Jam’iyyah Ahli al-Thariqah al-Mu’tabarah al-Nahdliyah (JATMAN) menegaskan bahwa tarekat Sammaniyah termasuk dari 43 tarekat tasawuf yang mu'tabarah. Walaupun pada tahun 2013 sempat difatwa sesat oleh MUI, fatwa sesat ini tidak berlaku untuk penganut tarekat Sammaniyah yang asli.[2] Tarekat Sammaniyah diakui secara resmi sebagai bagian dari Ahlussunnah wal Jama'ah.

Habib Luthfi bin Yahya menegaskan bahwa segala penyimpangan yang dilakukan oleh oknum penganut tarekat Sammaniyah sama sekali tidak mencerminkan ajaran tarekat Sammaniyah.[3]

Ajaran

Amalan-amalan zikir tarekat Sammaniyah yang diajarkan oleh Abah Guru Sekumpul seperti:

  1. La Ilaha Illa Allah (166 kali)
  2. Allah (66 kali)
  3. Hu (77 kali)

Pokok-pokok ajaran tarekat Samaniyah adalah taubat, memerangi nafsu, susah senang karena Allah, do'a, takut kepada Allah (khauf), berharap kepada Allah (tawakal), menjaga diri dari yang dilarang, taqwa, zuhud, sabar, syukur, dan qana'ah.

Rukun-rukun tarekat Sammaniyah meliputi:

1. Lapar, dengan makna menyedikitkan makan (menahan nafsu makan), hal ini memiliki faedah yang sangat besar, salah satunya adalah mempermudah hati untuk berkilauan cahaya dan melakukan kebaikan.

2. Berdiam diri dengan menjaga lisan dan hati.

3. Terjaga pada waktu malam (memperbanyak ibadah).

4. Uzlah (menyendiri), yaitu berkhalwat kepada Allah.[4]

Referensi

  1. ↑ "Mengenal Tarekat Samaniyah: Pendiri, Ajaran, dan Adabnya". NU Online. Diakses tanggal 2025-08-05.
  2. ↑ "MUI: Fatwa Sesat Bukan untuk Tarekat Sammaniyah |Republika Online". Republika Online. Diakses tanggal 2025-08-05.
  3. ↑ "Habib Luthfi: Tarekat Samaniyah Tidak Sesat". NU Online. Diakses tanggal 2025-08-05.
  4. ↑ "Sabilus Salikin (162): Tarekat Samaniyah". Alif.ID - Berkeislamanan dalam Kebudayaan (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-05.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan