Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Syok" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |

Dalam medis, syok atau renjatan adalah keadaan kesehatan yang mengancam jiwa ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk menyediakan oksigen untuk mencukupi kebutuhan jaringan.[1] Kebanyakan penyebab syok adalah pengurangan pengeluaran kardiak. Syok dapat dengan cepat menyebabkan kematian bila tidak dilakukan perawatan medis dengan segera. Syok dapat terjadi akibat cedera traumatis atau penyakit, yang menciptakan kondisi kekurangan oksigenasi dan perfusi organ vital di seluruh tubuh.[1]
Jenis syok
- Penyebab utama syok adalah kehilangan darah atau terbakar parah yang disebut syok hipovolemia. Pengendalian pendarahan dan pengembalian volume darah pasien harus dilakukan dengan segera dengan memberikan infus dan bila mungkin, transfusi darah.
- Syok kardiogenik disebabkan oleh kegagalan jantung untuk memompa secara efektif. Syok Kardiogenik merupakan gangguan yang disebabkan penurunan curah jantung sistemik pada keadaan volume intravaskular yang cukup, dan menyebabkan hipoksia jaringan.[2] Ini dapat disebabkan oleh kerusakan otot jantung, paling sering dari infark miokard. Penyebab lainnnya termasuk tamponade jantung, aritmia jantung, atau masalah katup kardiak.
- Syok septik disebabkan oleh jangkitan yang menyebabkan vasodilasi. Meskipun ada peningkatan dalam pengeluaran kardiak tetapi tubuh tetap tidak dapat oksigen yang mencukupi. Perawatan dilakukan dengan antibiotik, penggantian cairan, dan vasokonstriktor.
- Reaksi anafilaktik yang tidak begitu parah dapat menyebabkan syok anafilaktik dikarenakan alergen menyebabkan penyebaran vasodilasi dan pergerakan cairan dari darah ke jaringan.
- Penyebab syok paling jarang adalah terlukanya sumsum tulang belakang yanng menyebabkan syok neurogenik. Syok Neurogenik disebabkan oleh kehilangan sinyal sistem saraf simpatetik dengan mendadak kepada otot halus di tembok vesel. Tanpa stimulasi konstan, pembuluh akan menjadi tenang dan menyebabkan pengurangan mendadak pertahanan vaskular dan pengurangan tekanan darah.
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |
Artikel bertopik penyakit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
- 1 2 Griffiths, Daniela Blumlein,Ian (2022-04-21). "Shock: aetiology, pathophysiology and management". British Journal of Nursing (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-17.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - ↑ Yuri Savitri, Aya Sofia (1 Februari 2025). "Syok Kardiogenik". GALENICAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh. 4 (1): 58–69.