Senin, 21 September 2026
20:12 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Surah At-Tur

Surah At-Tur

surah ke-52 dalam Al-Qur'an

Surah ke-52
at-Tur
الطّور
Bukit
page1-250px-Sura52.pdf.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KlasifikasiMakkiyah
JuzJuz 27
Jumlah ruku2 ruku
Jumlah ayat49 ayat

Surah At-Tur (bahasa Arab:الطور) adalah surah ke-52 dalam Al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 49 ayat. Dinamakan at-Tur yang berarti Bukit diambil dari kata At-Tur yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Yang dimaksud dengan bukit disini ialah bukit Sinai yang terletak di semenanjung Sinai, tempat Nabi Musa menerima Taurat dari Allah.

Terjemahan

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

  • Demi bukit, serta Kitab yang ditulis pada lembaran-lembaran terbuka, serta demi Baitul Ma'mur, serta naungan yang ditinggikan, serta lautan yang bergelombang. Ketahuilah bahwa Azab Tuhanmu pasti terlaksana, tiada satupun yang dapat meluputkan diri menghadapi hal ini, di sebuah Hari ketika langit berguncang hebat, serta gunung goyah; maka celakalah golongan yang mendustakan pada Hari itu, yakni orang-orang yang mempermainkan dalam kesia-siaan, pada Hari ketika orang-orang tersebut diseret secara kasar ke Neraka Jahannam: "Inilah Neraka yang dahulunya kalian dustakan! sihirkah ini? ataukah kalian tidak memperhatikan? maka masukilah, baik kalian bersabar atau tidak bersabar, telah mutlak untuk kalian; kalian dibalas sesuai dengan hal-hal yang telah kalian kerjakan." (Ayat:1-16)
  • Sungguh golongan yang bertaqwa berada dalam Surga serta Kesejahteraan, golongan tersebut menikmati segala hal yang Tuhan mereka sediakan untuk golongan tersebut, bahwa Tuhan mereka menghindarkan golongan tersebut terhadap Malapetaka yang membakar.
    : "Makanlah serta minumlah secara puas oleh karena hal-hal yang telah kalian lakukan," golongan tersebut menyenangkan diri pada tahta-tahta yang berderetan, serta Kami pasangkan golongan tersebut dengan para bidadari rupawan, demikian halnya golongan yang beriman beserta kaum keturunan mereka yang mengikuti golongan itu dalam keimanan, Kami sandingkan keturunan mereka dengan golongan itu, bahwa Kami tidak sedikitpun membiarkan perjuangan mereka, masing-masing mereka memperoleh upah atas hal-hal yang telah mereka usahakan, serta Kami limpahkan buah-buah serta hidangan daging yang mereka sukai untuk diri mereka, mereka saling mempergilirkan gelas kegembiraan tanpa kesia-siaan serta tanpa kekejian disana, serta terdapat para bidadari mengitari mereka untuk melayani mereka, seakan-akan para bidadari itu merupakan permata yang murni. (Ayat:17-25)
  • Dan sebagian mereka mendekat kepada sebagian lain untuk saling bertanya, mereka mengatakan: "Sungguh sebelumnya kami merasa cemas berada di tengah-tengah kaum kami, kemudian Allah yang menghadirkan ketenangan untuk kami serta meluputkan diri kami menghadapi azab yang menghinakan, bahwa sebelumnya kami menyeru Dia, maka ketahuilah bahwa Dialah Yang Maha Melindungi, Maha Penyayang." (Ayat:26-28)
  • Maka hendaklah dirimu memberi peringatan! Atas karunia Tuhanmu, dirimu bukanlah seorang petenung serta bukan pula orang gila, melainkan orang-orang itu yang menyatakan: "seorang penyair yang kami nantikan kemalangan menimpa dirinya" Katakanlah: "nantikanlah, sungguh aku pun termasuk yang menanti bersama kalian" apakah pikiran mereka yang menyuruh orang-orang itu mengenai perkara ini ataukah orang-orang itu merupakan kaum yang melampaui batas? ataukah orang-orang itu menyatakan: "ia yang mengada-ada hal demikian" yang sebenarnya orang-orang itu tidaklah beriman; hendaklah orang-orang itu menghadirkan keterangan yang semacam ini jika orang-orang itu merupakan golongan yang benar!
    apakah orang-orang itu diciptakan tanpa sesuatu ataukah orang-orang itu merupakan para pencipta?
    Ataukah orang-orang itu yang telah menciptakan langit beserta bumi? yang sebenarnya orang-orang itu tidak meyakini,
    Ataukah di sisi orang-orang itu ada perbendaharaan kuasa Tuhanmu ataukah orang-orang itu yang mengatur karunia?
    Ataukah orang-orang itu mempunyai tangga untuk mendengar-dengarkan? maka hendaklah orang-orang yang mendengarkan menghadirkan bukti jelas!
    Ataukah untuk Dia, anak-anak perempuan, sedangkan anak-anak laki-laki untuk kalian?
    Ataukah dirimu meminta upah kepada orang-orang itu sehingga orang-orang itu dibebani hutang?
    Apakah kewenangan orang-orang itu tentang perkara gaib, lalu orang-orang itu menulis hal tersebut?
    Ataukah orang-orang itu hendak mengadakan perangkap? yang sebenarnya orang-orang yang kafir merupakan golongan yang terperangkap,
    Ataukah orang-orang itu mengadakan sembahan selain Allah? Dipermuliakanlah Allah dibanding hal-hal yang orang-orang itu persekutukan;
    Sewaktu orang-orang itu melihat sebagian langit gugur, tentu orang-orang itu mengatakan: "awan yang bertindih-tindih," maka biarkan orang-orang itu hingga orang-orang itu menemui Hari ketika orang-orang itu ditumpas, yakni sebuah Hari ketika tipu daya mereka tidak berguna sedikit pun serta orang-orang itu tidak diselamatkan; bahwa sungguh untuk orang-orang yang sewenang-wenang itu telah disediakan Malapetaka lain daripada hal ini, walaupun sebagian besar mereka tidak mengetahui. (Ayat:29-47)
  • Dan bersabarlah dalam menunggu Ketetapan Tuhanmu, sungguh dirimu berada dalam perhatian Kami, maka muliakanlah seraya memuja-muji Tuhanmu ketika dirimu tersadar, serta muliakanlah Dia pada sebagian malam hari, maupun pada waktu bintang-bintang terbenam. (Ayat:48-49)

Pranala luar

Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:


Surah Sebelumnya:
Surah Az-Zariyat
Al-Qur'an Surah Berikutnya:
Surah An-Najm
Surah 52
Keterangan: Makiyah  · Madaniyah
Ikon rintisan

Artikel bertopik Al-Qur'an ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan