Minggu, 20 September 2026
17:29 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Supernova Kepler

Supernova Kepler

bintang yang terletak di rasi bintang Ofiukus

SN 1604
250px-Keplers_supernova.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah citra komposit (CXO/HST/Spitzer Space Telescope) warna semu nebula sisa supernova dari SN 1604
Sebutan lainnya1ES 1727-21.4, 3C 358, ESO 588-4, GCRV 67121, HR 6515, IRAS 17276-2126, MRC 1727-214, PK 004+06 1, PN G004.5+06.8, 1RXS J173040.4-212836, SN 1604A, IRAS Z17276-2126, SN 1604, AJG 71, CSI-21-17276, CTB 41, Kes 57, MSH 17-2-11, OHIO T -246, PKS 1727-21, PKS 1727-214, PKS J1730-2129, [PBD2003] G004.5+06.8
Jenis peristiwaSupernova sunting ini di wikidata
Klasifikasi bintangIa [1][2]
Tanggal8–9 Oktober 1604
Rasi bintangOfiukus Sunting ini di Wikidata
Asensio rekta 17j 30m 42d
Deklinasi −21° 29′
EposJ2000
Koordinat galaksiG4.5+6.8
Jarak20.000 tahun cahaya (6,1 kpc)
SisaShell
HostBima Sakti
ProgenitorSistem bintang kembar Kerdil-RaksasaMerah putih
Jenis progenitorSupernova tipe Ia
Colour (B-V)Tidak diketahui
Fitur pentingSupernova teramati terakhir
dalam galaksi kita.
Teramati visibilitas
mata telanjang selama 18 bulan.
Magnitudo semu puncak−2.25 to −2.5
Didahului olehSN 1572
Diikuti olehCassiopeia A (tidak teramati, ca1680), G1.9+0.3 (tidak teramati, ca1868), SN 1885A (teramati berikutnya)
Related media on Wikimedia Commons

SN 1604, juga dikenal sebagai Supernova Kepler, Nova Kepler, atau Bintang Kepler, adalah sebuah supernova Tipe Ia[1][2] yang terjadi di Bima Sakti, dalam rasi bintang Ofiukus. Muncul pada tahun 1604, ini adalah supernova terbaru di galaksi kita yang tidak diragukan lagi telah diamati dengan mata telanjang,[3] terjadi tidak lebih jauh dari 6 kiloparsec atau sekitar 20.000 tahun cahaya dari Bumi.

Pengamatan

Terlihat dengan mata telanjang, Bintang Kepler lebih terang pada puncaknya daripada bintang lainnya di langit malam, dengan magnitudo semu −2,5. Ia terlihat di siang hari selama lebih dari tiga minggu. Catatan penampakannya muncul di sumber-sumber Eropa, Tiongkok, Korea, dan Arab.[4][5]

250px-Kepler_Drawing_of_SN_1604.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan asli Johannes Kepler dari De Stella Nova (1606) menggambarkan lokasi stella nova, ditandai dengan sebuah N (bagian atas 4 kisi persegi dari kiri, 8 kisi persegi menurun,)

Referensi

  1. 1 2 "Chandra X-Ray Observatory". Kepler's Supernova Remnant: A Star's Death Comes to Life. Diakses tanggal 16 Januari 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Reynolds, S. P.; Borkowski, K. J.; Hwang, U.; Hughes, J. P.; Badenes, C.; Laming, J. M.; Blondin, J. M. (2 Oktober 2007). "A Deep Chandra Observation of Kepler's Supernova Remnant: A Type Ia Event with Circumstellar Interaction". The Astrophysical Journal. 668 (2): L135–L138. arXiv:0708.3858. Bibcode:2007ApJ...668L.135R. doi:10.1086/522830.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "Kepler's Supernova: Recently Observed Supernova". Universe for Facts. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-01-04. Diakses tanggal 21 Desember 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Stephenson, F. Richard & Green, David A., Historical Supernovae and their Remnants, Oxford, Clarendon Press, 2002, pp. 60–71.
  5. Neuhäuser, Ralph; Rada, Wafiq; Kunitzsch, Paul; Neuhäuser, Dagmar L. (2016). "Arabic Reports about Supernovae 1604 and 1572 in Rawḥ al-Rūḥ by cĪsā b. Luṭf Allāh from Yemen". Journal for the History of Astronomy. 47 (4): 359–374. Bibcode:2016JHA....47..359N. doi:10.1177/0021828616669894. Diakses tanggal 27 Januari 2018.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kepler's Supernova.
Kelas
250px-NASA-SNR0519690-ChandraXRayObservatory-20150122.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fisika
Terkait
Leluhur
Sisa
Penemuan
Daftar
Terkenal
Penelitian

Koordinat: Peta langit 17h 30m 38.5s, −21° 28′ 48″

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan