Jumat, 16 Oktober 2026
15:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Suimono

Suimono

Makanan Khas di Jepang

Bagikan:
250px-Suimono_with_crab_and_tofu_by_Mullenkedheim_in_Tonami%2C_Toyama.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suimono isi daging kepiting dan tahu.
250px-Suimono_by_sunday_driver_in_Kyoto.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suimono isi daging ikan
250px-CA391471_org.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suimono isi kerang

Suimono (吸い物) adalah sup kuah bening dalam masakan Jepang. Sup ini sangat mementingkan bahan-bahan yang sedang musim.[1] Rasa suimono yang tidak mencolok sering dipakai dalam jamuan makan formal di Jepang. Suimono biasanya dihidangkan di dalam mangkuk berpernis.

Kaldu untuk sup umumnya diambil dari konbu atau dashi katsuobushi yang diberi sedikit garam dan kecap asin. Isi berupa sedikit daun aromatik seperti beberapa helai daun mitsuba, sanshō, atau irisan kulit yuzu yang mengambang di atas sup. Isi sup ini disebut wandane (椀種)[2] atau suikuchi (吸い口).

Bila suimono dibuat dari kaldu ikan atau kerang dan hanya diberi sedikit garam, maka sup ini disebut ushiojiru (潮汁). Bila sup bening dibuat dari kaldu ikan atau kerang yang diberi sedikit kecap asin, maka hasilnya disebut sumashijiru (すまし汁) atau otsuyu (おつゆ).

Isi sup

Salah satu dari bahan-bahan berikut ini sering dijadikan isi untuk suimono.

Referensi

  1. ↑ "吸い物の基本". Tokyo Gas. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-17. Diakses tanggal 2013-07-01.
  2. ↑ "お吸い物の決まりごと?". Shokuiku Daijiten. Diakses tanggal 2013-07-01.[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

  • Media terkait Suimono di Wikimedia Commons


Jepang

Artikel bertopik Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan