Minggu, 20 September 2026
17:25 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Sulthani Abdullah

Sulthani Abdullah

Infobox orangSulthani Abdullah
250px-Sulthani_Abdullah.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Biografi
Kelahiran1906 Suntingan nilai di Wikidata
Kematian1988 Suntingan nilai di Wikidata (81/82 tahun)
Data pribadi
Kelompok etnikOrang Minangkabau Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanMadrasah Tarbiyah Islamiyah Canduang Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanulama Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
KerabatAhmad Fuadi (cucu laki-laki) Suntingan nilai di Wikidata

Buya H. Sulthani Abdullah gelar Dt. Rajo Dubalang (1906–1988) adalah ulama dari Bayur, Agam. Buya Sulthani dikenal sebagai Ketua Persatuan Tarbiyah Islamiyah pada 1930-1931.[1] Bersama Syekh Muhammad Salim, Sulthani Abdullah turut serta dalam pendirian Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Bayur.[2]

Sulthani awalnya belajar di Arabiyah School asuhan Syekh Abbas Qadhi Ladang Laweh. Sulthani kemudian ingin melanjutkan ke Thawalib Parabek. Namun, karena madrasah itu dianggap menganut paham kaum Muda, maka Syekh Abbas tidak mengizinkannya. Sehingga Sulthani disuruhnya untuk mengantarkan surat kepada Syekh Sulaiman ar-Rasuli dan mendesaknya agar mengambil langkah untuk mengubah surau Canduang yang dipimpinnya itu menjadi madrasah. Sulthani merupakan alumni angkatan pertama MTI Canduang.

Setelah pulang dari menunaikan ibadah Haji, ia mengganti namanya dari Sulthani menjadi Sultha‘in Abdullah. Beliau kemudian menjadi menantu Inyiak Canduang. Ahmad Fuadi, pengarang novel Negeri 5 Menara, ialah cucu Buya Sulthani Abdullah.[3]

Rujukan

  1. Koto, Alaidin (2012). Persatuan Tarbiyah Islamiyah: Sejarah, Paham Keagamaan, dan Pemikiran Politik 1945-1970. Jakarta: Rajawali Pers.
  2. "MTI Bayur, Madrasah Tarbiyah Islamiyah tepi Danau Maninjau". Madrasah Tarbiyah Islamiyah Bayur. 19 Mei 2021. Diakses tanggal 8 Februari 2022.
  3. "Ahmad Fuadi". Satupena. Diarsipkan dari asli tanggal 23 April 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Jabatan organisasi Islam
Didahului oleh:
Sulaiman ar-Rasuli
Ketua PTI
1930-1931
Diteruskan oleh:
Abdul Majid Koto Nan Gadang


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan