Minggu, 20 September 2026
22:03 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Stevan Mokranjac

Stevan Mokranjac

Stevan Mokranjac
Стеван Мокрањац
250px-%D0%A1%D1%82%D0%B5%D0%B2%D0%B0%D0%BD_%D0%A1%D1%82%D0%BE%D1%98%D0%B0%D0%BD%D0%BE%D0%B2%D0%B8%D1%9B_%D0%9C%D0%BE%D0%BA%D1%80%D0%B0%D1%9A%D0%B0%D1%86-%D0%9C%D0%B8%D0%BB%D0%B0%D0%BD_%D0%88%D0%BE%D0%B2%D0%B0%D0%BD%D0%BE%D0%B2%D0%B8%D1%9B.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1856-01-09)9 Januari 1856
Meninggal28 September 1914(1914-09-28) (umur 58)
KewarganegaraanKerajaan Serbia
PendidikanUniversitas Beograd, Universitas Munich, Universitas Leipzig, Universitas Roma
AlmamaterUniversitas Beograd
PekerjaanKomponis
Pengajar musik
Konduktor
Kolektor foklor
Karya terkenalRukoveti, Tebe pojem, Cherubic Hymn

Stevan Stojanović (bahasa Serbia:Стеван Стојановић, pelafalan[stêʋaːnstojǎːnoʋitɕ]; 9 Januari 1856  28 September 1914), dikenal sebagai Stevan Mokranjac (bahasa Serbia:Стеван Мокрањац, pelafalan[stêʋaːnmokrǎːɲats]) adalah seorang komponis dan pengajar musik asal Serbia. Lahir di Negotin pada 1856, Mokranjac belajar musik di Beograd, Munich, Roma dan Leipzig saat berusia dua puluh tahun. Ia meninggalkan Beograd pada permulaan Perang Dunia I dan pindah ke Skopje, di mana ia meninggal pada 28 September 1914.[1]

Lihat pula

Catatan

  1. Chase 2003, hlm. 633.

Referensi

Buku

Situs web

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Stevan Stojanović Mokranjac.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan