Minggu, 20 September 2026
14:35 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Sri Jayawardenepura Kotte

Sri Jayawardenepura Kotte

ibu kota Sri Lanka

Ibu kota Administratif in Provinsi Barat, Sri LankaTemplat:SHORTDESC:Ibu kota Administratif in Provinsi Barat, Sri Lanka
Sri Jayawardenepura Kotte
ශ්‍රී ජයවර්ධනපුර කෝට්ටේ
ஶ்ரீ ஜெயவர்த்தனபுர கோட்டை
Wilayah Metropolitan Kolombo
250px-High_Level_Road_in_Nugegoda.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sri Jayawardenepura Kotte di Colombo District
Sri Jayawardenepura Kotte
Sri Jayawardenepura Kotte
Tampilkan peta Colombo District
Sri Jayawardenepura Kotte di Sri Lanka
Sri Jayawardenepura Kotte
Sri Jayawardenepura Kotte
Tampilkan peta Sri Lanka
Sri Jayawardenepura Kotte di Asia
Sri Jayawardenepura Kotte
Sri Jayawardenepura Kotte
Tampilkan peta Asia
Koordinat: 6°55′N 79°55′E / 6.917°N 79.917°E / 6.917; 79.917
NegaraSri Lanka
ProvinsiProvinsi Barat
DistrikDistrik Kolombo
Pemerintahan
  Dewan KotaDewan Kota Sri Jayawardenepura Kotte
  Wali kotaI M V Premalal (SLPP)
Luas
  Ibu kota Administratif17 km2 (7 sq mi)
Populasi
 (2001)[1]
  Ibu kota Administratif115.826
  Kepadatan3.305/km2 (8,560/sq mi)
  Metropolitan2.234.289
Zona waktuUTC+5:30 (SLST)
Kode Pos
10100
Kode area telepon011
Situs webwww.kotte.mc.gov.lk

Sri Jayewardenepura-Kotte, (bahasa Sinhala:ශ්‍රී ජයවර්ධනපුර කෝට්ටේ, bahasa Tamil:ஸ்ரீ ஜயவர்த்தனபுரம் கோட்டை juga dikenal sebagai Kotte, ialah ibu kota legislatif Sri Lanka. Terletak di 6° 54' LU, 79° 54' BT (6.9, 79.9), melampaui pinggiran timur ibu kota bisnis Kolombo. Parlemen Sri Lanka telah dibangun di sini sejak pelantikan resmi bangunan barunya pada 29 April 1982. Penduduknya ialah 115.826 (sensus 2001).

Sejarah

Kotte (berarti 'benteng') ialah ibu kota kerajaan kuno Kotte dari abad ke-14 hingga abad ke-16. Terletak di sebuah tanah rawa, didirikan di bantaran sungai Diyawanna Oya sebagai benteng terhadap serangan Kerajaan Jaffna Arya Chakaravarthi pada abad ke-13 oleh tokoh Tamil yang bernama Alagakkonara. Alagakkonara disebutkan oleh Ibnu Batutah berkuasa di Kurunegala, tetapi sumber lain mengindikasikan bahwa ia adalah Bandara (Pengawal) Korale (kabupaten) Raigama di Distrik Kalutara modern. Pasukan Arya Chakravarthy dipegang oleh Alagakkonara di depan Kotte, sementara ia mengalahkan iring-iringan serangan musuh di Panadura ke barat daya.

Kotte ialah jala durgha (benteng air) berbentuk segitiga dengan rawa Diyawanna Oya yang membentuk 2 sisi panjang; sepanjang sisi (tanah) ketiga yang lebih pendek parit (dalam) besar digali. Diperkuat dengan benteng kabook atau cadas laterit di sekelilingnya. Wilayah di luar parit bagian dalam disebut Pitakotte (benteng luar), daerah di dalamnya ialah Ethul Kotte (benteng dalam).

Kemudian kota ini menjadi ibu kota pulau, dan dinamai Sri Jaya Vardhana Pura Kotte yang berarti "kota benteng kejayaan yang tumbuh yang diberkahi." Bangsa Portugis tiba di pulau ini pada 1505 dan mengendalikan kota ini dari 1565. Gagal menahan pemberontakan yang berulang dari angkatan kerajaan tetangganya Sitawaka (Avissawella), kota ini mereka tinggalkan, yang menjadikan Kolombo sebagai ibu kota baru.

Urbanisasi ke Kotte bermula pada abad ke-19. Sisa arkeologis dibongkar dan digunakan sebagai bahan bangunan (proses yang berlanjut) - beberapa darinya berujung di Jembatan Victoria, menyeberangi Sungai Kelani.

Setelah terpilih sebagai ibu kota baru oleh pemerintah baru pada 1977, danau yang luas dibuat dengan mengeruk kawasan paya sekitar Diyawanna Oya. Bangunan parlemen yang baru dibangun di Duwa, sebuah pulau 50.000 km persegi (12 acre) di tengah danau. Pulau itu (lepas Baddegana Road, Pita Kotte) telah dipakai sebagai tempat wisata untuk pasukan Portugis pada hari-hari terakhir masa Kotte, alkohol dilarang dari Kota Kerajaan. Telah menjadi milik E.W. Perera dan menjadi tempat peternakan ayam sebelum diberikan kepada negara. Pada 29 April 1982, kompleks parlemen yang baru dibuka oleh Presiden J.R. Jayewardene.

Proses relokasi institusi pemerintah dari bekas ibu kota Kolombo masih berlanjut.

Struktur kotamadya

Dewan Pengembangan Kota Kotte dibentuk pada 1930-an, dengan bangunan modern di Welikada. Digantikan oleh Dewan Kota Kotte, yang memiliki bagian yang lebih besar pada wilayahnya yang dipindahkan dan diletakkan di distrik kota Dewan Kotamadya Kolombo, Borella. Dewan Kota Kotte menjadi Dewan Kotamadya Sri Jayawardanapura Kotte pada 1997, dengan Chandra Silva sebagai wali kota pertamanya.

Saat ini wali kotanya ialah JM Somadasa. Ada 20 anggota Dewan Kabupaten Municipal, dipilih dengan perwakilan yang proporsional. Ada 10 distrik kota, tetapi kini semuanya hanya divisi pemungutan suara, tanpa perwakilan individual.

Transportasi

Satu-satunya stasiun KA yang utama ialah di Nugegoda, di Garis Lembah Kelani. Juga di Nugegoda ada terminal bis yang utama. Ada pangkalan bus tambahan di Pita Kotte dan Welikada. Kota ini dilayani bus dan ada depot bus CTB yang utama di Udahamulla.

Referensi

  1. "World Gazetteer: Kotte – profile of geographical entity including name variants". Diarsipkan dari asli tanggal 1 Oktober 2007. Diakses tanggal 2021-11-23.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Asia UtaraAsia SelatanAsia TenggaraAsia Barat
* Diperselisihkan. Lihat: Status Yerusalem dan Status politik Taiwan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan