Minggu, 11 Oktober 2026
01:06 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Sri Gandra

Raja Kadiri

Bagikan:
Sri Indra
Sri Maharaja Kroncaryadi Mahandabhuwanapalaka Parakrama Anindita Digjaya Uttunggadewa Sri Indra
Raja Panjalu
Berkuasa1180 - 1182
PendahuluSri Aryeswara
PenerusSri Kameswara
LahirDaha
Jawa Timur
Nama takhta
Śrī Mahārāja Śrī Kroñcārryadi Mahâṇḍabhuwanapālaka Parâkramānindita Digjayottunggadewanāma Śrī Indra[1]
WangsaIsyana
AgamaHindu

Sri Indra adalah raja Kerajaan Panjalu atau Kadiri yang memerintah sekitar tahun 1181-1182. Nama gelar abhisekanya yang digunakan ialah Sri Maharaja Sri Kroncaryadi Mahandabhuwanapalaka Parakrama Anindita Digjaya Uttunggadewa Sri Indra.[2]

Tidak diketahui dengan pasti kapan Sri Indra naik takhta. Peninggalan sejarahnya berupa Prasasti Jaring, dikeluarkannya pada 19 November 1181. Isinya berupa pengabulan permohonan penduduk desa Jaring oleh Sri Indra melalui Senapati Sarwajala tentang anugerah raja Sri Aryeswara sebelumnya yang belum terwujud.

Dalam prasasti tersebut turut diketahui juga adanya nama-nama hewan untuk pertama kalinya yang dipakai sebagai nama depan para pejabat Kerajaan Panjalu, misalnya Menjangan Puguh, Lembu Agra, dan Macan Kuning.

Tidak diketahui dengan pasti pula kapan pemerintahan Sri Indra berakhir. Raja Panjalu selanjutnya berdasarkan Prasasti Semanding tahun 1182 adalah Sri Kameswara.

Lihat pula

Didahului oleh:
Sri Aryeswara
Raja Kadiri
1180—1182
Diteruskan oleh:
Sri Kameswara

Kepustakaan

  • Poesponegoro, M.D., Notosusanto, N. (editor utama). Sejarah Nasional Indonesia. Edisi ke-4. Jilid II. Jakarta: Balai Pustaka, 1990
  • Slamet Muljana. 1979. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Jakarta: Bhratara
  1. ↑ https://hal.science/hal-04928552v1/file/Survei%20Prasasti%20BRIN-EFEO%20III%20cover-contents-reduced.pdf
  2. ↑ https://hal.science/hal-04928552v1/file/Survei%20Prasasti%20BRIN-EFEO%20III%20cover-contents-reduced.pdf
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan