Minggu, 20 September 2026
17:03 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Sri Aryeswara

Sri Aryeswara
Sri Maharaja Rakai Hino Sri Aryyeswara Madhusudanawatara Arijamuka Sakalabhuwana Ritiniwiryya Parakrama Uttunggadewa
Raja Panjalu
Berkuasa1169-1181 M
PendahuluSri Sarweswara
PenerusSri Gandra
LahirDaha
Jawa Timur
MeninggalJawa Timur
AyahJayabhaya
Nama takhta
Śrī Mahārāja Rakai Hino Śrī Aryyeśwara Madhusudanāwatārārijayamukha Sakalabhuwaṇa Tuṣṭikāraṇaniwāryyawīryya Parâkramottunggadewanāma
WangsaIsyana
AgamaHindu Waisnawa

Sri Aryeswara adalah raja Panjalu yang memerintah sekitar tahun 1169-1181. Dengan nama gelar abhiseka lengkapnya ialah Sri Maharaja Rakai Hino Sri Aryyeswara Madhusudanawatara Arijamuka Sakalabhuwana Ritiniwiryya Parakrama Uttunggadewa.

Tidak diketahui dengan pasti kapan Sri Aryeswara naik takhta. Peninggalan sejarahnya berupa Prasasti Angin, 23 maret 1171 dan Prasasti Mleri 03 September 1169 M. Lambang kerajaan Panjalu saat itu adalah Ganesha.

Menurut Prasasti Jaring (1181 M), Sri Aryeswara merebut kembali tahta Panjalu dari Sri Sarweswara yang merebut kekuasaannya dari Jayabaya.

Tidak diketahui pula kapan ia pemerintahannya berakhir. Raja Panjalu selanjutnya berdasarkan Prasasti Jaring tahun 1181 adalah Sri Gandra.

Kepustakaan

  • Poesponegoro, M.D., Notosusanto, N. (editor utama). Sejarah Nasional Indonesia. Edisi ke-4. Jilid II. Jakarta: Balai Pustaka, 1990
  • Slamet Muljana. 1979. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Jakarta: Bhratara
Didahului oleh:
Sri Sarweswara
Raja Kadiri
1171—1181
Diteruskan oleh:
Sri Gandra
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan