Senin, 21 September 2026
03:07 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Sitokrom

Sitokrom

250px-Cytochrome_c.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Struktur Sitokrom C pada protein mamalia

Sitokrom adalah hemoprotein yang mengandung gugus heme dan berfungsi sebagai pengusung elektron. Sitokrom dapat dijumpai dalam bentuk monomer, seperti sitokrom c atau sebagai sub-unit dari kompleks enzim yang merupakan katalisator reaksi redoks.

Sitokrom pertama kali ditemukan oleh Charles A. MacMunn pada tahun 1886, kemudian diteliti ulang oleh David Keilin pada tahun 1925 yang mengidentifikasi senyawa organik ini pada rantai transpor elektron.[1]

Menurut David Keilin, sitokrom memungkinkan terjadi kopling antara reaksi oksidasi enzim dehidrogenase pada pengusung hidrogen Wieland,

2 SH 2 → 2 S + 4 H + {\displaystyle 2{\mbox{SH}}_{2}\rightarrow 2{\mbox{S}}+4{\mbox{H}}^{+}\,} {\displaystyle 2{\mbox{SH}}_{2}\rightarrow 2{\mbox{S}}+4{\mbox{H}}^{+}\,}

dengan reaksi reduksi enzim oksidase Warburg pada molekul hidrogen tersebut,

O 2 + 4 H + → 2 H 2 O {\displaystyle {\mbox{O}}_{2}+4{\mbox{H}}^{+}\rightarrow 2{\mbox{H}}_{2}{\mbox{O}}\,} {\displaystyle {\mbox{O}}_{2}+4{\mbox{H}}^{+}\rightarrow 2{\mbox{H}}_{2}{\mbox{O}}\,}

oleh karena terjadi perpindahan elektron antara kedua reaksi tersebut melalui tiga buah sitokrom yang berturut-turut disebut cyt.b, cyt.c dan cyt.a.[2]

Rujukan

  1. (Inggris) "[Two faces of cytochrome c]". Instytut Biologii Doświadczalnej; Wojtczak L. Diakses tanggal 2010-11-15.
  2. (Inggris) "DAVID KEILIN'S RESPIRATORY CHAIN CONCEPT AND ITS CHEMIOSMOTIC CONSEQUENCES" (PDF). Glynn Research Institute; Peter Mitchell. Diakses tanggal 2010-11-15.
Ikon rintisan

Artikel bertopik protein ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan