Senin, 28 September 2026
00:48 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Sidauruk

salah satu marga Batak Toba

Artikel ini bukan mengenai Hutauruk. Keduanya merupakan marga yang berbeda tanpa hubungan kekerabatan.
Sidauruk
Aksara Batakᯘᯪᯑᯥᯒᯮᯂ᯲
(Surat Batak Toba)
Nama margaSidauruk
Nama/penulisan alternatif
Silsilah
Generasi dari Si Raja Batak
1Si Raja Batak
2Raja Isumbaon
3Tuan Sorimangaraja
4Tuan Sorbadijulu
(Nai Ambaton)
5Raja Sitempang
6Raja Sitanggang
(Raja Pangururan)
7Raja Pangadatan
(Raja Paradatan)
8Raja Silo
(Sitanggang Silo)
9Silaplap Bosi
(Sidauruk)
Nama lengkap tokohSilaplap Bosi
(Raja Sidauruk)
Nama istri
Nama anak (putra)
  • 1. Ompu Pilian Niaji
  • 2. Ompu Jaimbo
Nama boru (putri)
  • 1. Boru Sidauruk
    (Dinikahi oleh marga Malau)
  • 2. Boru Sidauruk
    (Dinikahi oleh marga Manik)
Kekerabatan
Induk margaSitanggang
KlanParna
(bersama seluruh marga keturunan Tuan Sorbadijulu)
Marga sekerabat
Mataniari binsarSihaloho
Asal
SukuBatak
Etnis
LahirPangururan, Samosir
Daerah asal

Sidauruk (Surat Batak: ᯘᯪᯑᯥᯒᯮᯂ᯲) adalah salah satu marga Batak Toba yang berasal dari Samosir. Leluhur dari marga Sidauruk adalah Silaplap Bosi, keturunan dari Raja Sitempang. Dalam masyarakat Batak Simalungun, marga Sidauruk merupakan bagian dari marga Saragih. [1]

Asal

Raja Sitempang
Raja Sitanggang
Boru Naibaho
Raja Panungkunan
(Tanja Bau)
Raja Pangadatan
Boru Naibaho
Raja Pangulu Oloan (Sigalingging)
Raja LipanRaja UparRaja Silo
Boru Naibaho
Panggilang BosiSitabi Dalan
(Simanihuruk)
Silaplap Bosi
(Sidauruk)

Sidauruk merupakan salah satu marga yang tergabung dalam perkumpulan Parna atau Parsadaan Nai Ambaton. Dengan kata lain, marga Sidauruk merupakan salah satu marga yang merupakan keturunan dari Tuan Sorbadijulu atau Nai Ambaton.

Raja Sitempang menikah dengan Si Boru Porti Mataniari dan memperoleh seorang putra, yaitu Raja Sitanggang yang bergelar Raja Pangururan. Raja Sitanggang menikah dengan putri sulung Raja Siganjang Ulu Naibaho dan memperoleh tiga orang putra, yaitu: (1) Raja Panungkunan (Tanja Bau) yang kemudian menurunkan marga Sitanggang Bau dan Sitanggang Gusar; (2) Raja Pangadatan; dan (3) Raja Pangulu Oloan yang menurunkan marga Sigalingging.

Raja Pangadatan kemudian menikah dengan Boru Naibaho serta memperoleh tiga orang putra, yaitu: (1) Raja Lipan yang menurunkan marga Sitanggang Lipan; (2) Raja Upar yang menurunkan marga Sitanggang Upar; dan (3) Raja Silo. Raja Silo kemudian yang menikah dengan Boru Naibaho serta memiliki tiga orang putra, yaitu (1) Panggilang Bosi yang meneruskan marga Sitanggang Silo; (2) Sitabi Dalan yang menurunkan marga Manihuruk; dan (3) Silaplap Bosi yang menjadi leluhur marga Sidauruk.

Beberapa pihak menyatakan bahwa marga Sidauruk merupakan keturunan dari Tamba Tua, yang mana disebutkan bahwa leluhur marga Sidauruk yang bernama Siurukuruk, menurunkan anak dari Tuan Diuruk, keturunan dari Tamba Lumbantoruan. Pendapat ini tidak diterima oleh sebagian keturunan Sidauruk dan mereka dengan tegas menyatakan diri sebagai keturunan Raja Sitempang.

Adapun juga pendapat lain yang menyatakan bahwa sebenarnya secara biologis Sidauruk merupakan putra dari Tuan Diuruk, namun kemudian diangkat menjadi putra dari Sitanggang Silo. Jadi menurut pendapat ini, Sidauruk merupakan putra dari Tuan Diuruk sekaligus juga putra dari Sitanggang Silo jika dilihat dari sisi historis yang dikemukakan dalam pendapat ini.

Tarombo (Silsilah)

Silaplap Bosi
(Raja Sidauruk)

Boru Sihaloho
Ompu Pilian Niaji
Boru Sinaga
Ompu Jaimbo
1. Boru Sihotang
2. Boru Samosir
3. Boru (?)
4. Boru (?)
5. Boru (?)
6. Boru (?)
Ompu Lumban Dolok
Boru Naibaho
Ompu Hutabolon
Boru Sinaga
Ompu Sibuntuon
Boru Manurung
Ompu Lumban Pea
Boru Ambarita
Ompu Mataniari
Boru Limbong
Ompu Sohalompoan
Boru Pandiangan
Ompu Parhalioho
Boru Gultom
Guru Somuntul
Boru Nainggolan Sibatuara
Guru Sosuharon(Di Silampiang)(Di Sipoldas)(Di Gunung Raya)
Boru Damanik
(Di Sidabagas)
Boru Marpaung

Silaplap Bosi (Raja Sidauruk) menikah dengan Boru Sihaloho dan menetap di Raut Bosi Simanindo. Kemudian ia memperoleh dua orang putra yaitu Ompu Pilian Niaji dan Ompu Jaimbo. Raja Sidauruk juga memiliki dua orang putri, yaitu seorang putri yang dinikahi marga Malau dan seorang putri yang dinikahi marga Manik.

Ompu Pilian Niaji menikahi Boru Sinaga dan memiliki empat orang putra, yaitu (1) Leluhur marga Sidauruk di Lumban Dolok; (2) Leluhur marga Sidauruk di Hutabolon; (3) Leluhur marga Sidauruk di Sibuntuon; dan (4) Leluhur marga Sidauruk di Lumban Pea. Kemudian Ompu Jaimbo menikahi Boru Sihotang, Boru Samosir, dan 4 perempuan lainnya yang belum diketahui marganya, serta kemudian memperoleh sembilan orang putra, yaitu (1) Ompu Mataniari yang menikah dengan Boru Limbong serta tetap bermukim di Raut Bosi Simanindo; (2) Ompu Sohalompoan yang memikah dengan Boru Pandiangan; (3) Ompu Parhalioho yang menikah dengan Boru Gultom serta bermukim di Sinuan; (4) Guru Somuntul yang menikah dengan Boru Nainggolan Sibatuara serta keturunannya tersebar di Sosor Tinggir dan Huta Situnjang Simanindo; (5) Guru Sosuharon yang keturunannya tersebar di Sosor Tinggir dan Huta Situnjang Simanindo; (6) Seorang putra yang menetap di Silampiang; (7) Seorang putra yang menetap di Sipoldas; (8) Seorang putra yang menikah dengan Boru Damanik serta menetap di Gunung Raya; dan (9) Seorang putra yang menikahi Boru Marpaung serta menetap di Sidabagas.

Tokoh

Beberapa tokoh yang bermarga Sidauruk, di antaranya adalah:

Referensi

  1. ↑ Vergouwen, J. C. (Jacob Cornelis) (1964). The social organisation and customary law of the Toba-Batak of northern Sumatra. Internet Archive. The Hague, M. Nijhoff.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan