Rabu, 07 Oktober 2026
10:12 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Sitanggang

salah satu marga Batak Toba

Bagikan:
Sitanggang
Aksara Batakᯘᯪᯖᯰᯎᯰ
(Surat Batak Toba)
Nama margaSitanggang
Nama/penulisan alternatifSTG
Silsilah
Generasi dari Si Raja Batak
1Si Raja Batak
2Raja Isumbaon
3Tuan Sorimangaraja
4Tuan Sorbadijulu
(Nai Ambaton)
5Raja Sitempang
6Raja Sitanggang
(Raja Pangururan)
Nama lengkap tokohRaja Sitanggang
(Raja Pangururan)
Nama istriMarhite Galung Boru Naibaho
Nama anak (putra)
  • 1. Raja Panungkunan
    (Tanja Bau)
  • 2. Raja Pangadatan
    (Raja Paradatan)
  • 3. Raja Pangulu Oloan
    (Raja Sigalingging)
Kekerabatan
Induk margaRaja Sitempang
KlanParna
(bersama seluruh marga keturunan Tuan Sorbadijulu)
Marga sekerabat
Turunan
  • Sitanggang Bau
  • Sitanggang Gusar
  • Sitanggang Lipan
  • Sitanggang Upar
  • Sitanggang Silo
Mataniari binsarNaibaho
Asal
SukuBatak
EtnisBatak Toba
LahirPangururan, Samosir
Daerah asal
Monumen
Lokasi tugu
osm-intl,10,2.6293393,98.6913751,200x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Sitanggang&revid=30010467&groups=_e1d491b3ef0f26ad7921d85562c29fd01443ed96&parser=parsoid
Map

Tugu Raja Sitanggang
Tahun pendirian2023
Tahun peresmian2025

Sitanggang (Surat Batak: ᯘᯪᯖᯰᯎᯰ) adalah salah satu marga Batak Toba yang berasal dari Samosir. Leluhur dari marga Sitanggang adalah Raja Sitanggang yang bergelar Raja Pangururan, yang merupakan anak tunggal dari Raja Sitempang.[1][2][3][4]

Latar belakang

Sitanggang merupakan marga yang diturunkan oleh Raja Sitanggang bergelar Raja Pangururan. Marga ini berasal dari Pangururan, Samosir (yang dahulu bernama Tano Sumba).[5]

Si Raja Batak hingga Raja Sitanggang

Si Raja Batak memperanakkan Raja Isumbaon. Raja Isumbaon memperanakkan Tuan Sorimangaraja. Tuan Sorimangaraja memperanakkan Tuan Sorbadijulu (yang bergelar Raja Nai Ambaton). Tuan Sorbadijulu memperanakkan Raja Sitempang. Raja Sitempang memperanakkan Raja Sitanggang bergelar Raja Pangururan. Raja Sitanggang memiliki tiga keturunan, yakni Tanja Bau dikenal sebagai Raja Panungkunan, Raja Paradatan dikenal sebagai Raja Pangadatan, dan Raja Pangulu Oloan dikenal sebagai Raja Sigalingging.[6][7][8][9][10][11][12]

Mulai dari Raja Sitanggang

Tanja Bau bergelar Raja Panungkunan menurunkan marga Sitanggang Bau dan Sitanggang Gusar. Raja Pangadatan menurunkan marga Sitanggang Lipan, Sitanggang Upar, dan Sitanggang Silo.[13] Sedangkan, Raja Pangulu Oloan (Raja Sigalingging) menurunkan marga Sigalingging.[3]

Wilayah ulayat

250px-Peta_bius_samosir_%282%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Secara turun temurun, Raja Isumbaon hingga Raja Sitempang IV (marga Sitanggang garis keturunan Tanja Bau) adalah penguasa di Pangururan. Pada zaman kolonial Belanda, Pangururan dibagi ke dalam tiga bius, yakni bius Sitanggang, bius Simbolon, dan bius Naibaho. Keputusan ini untuk memecah dominasi marga Sitanggang, terutama atas Onan Tiga Urat (pusat perdagangan awal di Pangururan) atau yang disebut sebagai Bius Patane Bale Onan Pangururan.[2][14]

Kemudian, Pangururan kembali dibagi oleh Belanda ke dalam bius-bius baru, seperti Tanjung Bunga (bius Nadeak), Buhit (bius Sitanggang), Rianiate (bius Sitanggang dan Simbolon), Sabungan Nihuta (bius Sitanggang, Simbolon, dan Simalango), Ronggur Nihuta (bius Sitanggang, Simbolon, dan Naibaho).[1]

Tokoh

Beberapa tokoh yang bermarga Sitanggang, di antaranya adalah:

Referensi

  1. 1 2 Hutagalung, W.M. (1991). Pustaha Batak. Tulus Jaya.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 Sitanggang, Marcius Albert (1997). Mengenal Leluhur Raja Sitanggang Serta Keturunannya. Jakarta: Lembaga Pusat Pengkajian Batakologi Yayasan LPB3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Sitanggang, Juinson (Maret 2020). Tarombo Raja Sitempang. Tangerang.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Sitanggang, Bachtiar (2020). Tarombo Raja Sitempang Anak Ni Raja Naiambaton. Jakarta: Mitra Wacana Media. ISBN 9786023184545.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Sitanggang, Kosmen (28 April 2007). Catatan Seminar Sehari Keturunan Raja Sitempang Seluruh Indonesia di Wisma Benteng Medan. Medan.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Saragih, Lin Sugianto (2017). Tarombo Dohot Turiturian Ni Bangso Batak Silsilah Dan Asal-Usul Marga-Marga Batak Dari Siraja Batak. Medan: Dinas Perpustakaan Dan Arsip Provinsi Sumatera Utara. ISBN 9786028946728.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ Sidabutar, Nahum (1976). Tarombo Batak. Tomok.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ RAKERNAS PPI di Batam 2018
  9. ↑ Sejabodetabek, Purasitabor (2001). Tarombo Raja Sitanggang. Jakarta.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ↑ Sigalingging, Mirwan (2002). Tarombo Raja Sigalingging. Jakarta: Panitia Tarombo Raja Sigalingging.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ↑ Kota Medan, Purasitabor (2007). "Tarombo Raja Sitanggang".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  12. ↑ Pomparan Raja Sitempang, Seminar Sehari (2011). Tarombo Raja Sitempang. Hotel Grand Antaris Medan.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  13. ↑ Sidauruk, Maruhum (26 Juni 2011). Tarombo Sidauruk Dari Generasi Ke Generasi. Jakarta.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  14. ↑ Tampubolon, Raja Patik (1964). Pustaha Tumbaga Holin. Jakarta: Dian Utama.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan