Minggu, 20 September 2026
22:05 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Sepat

Sepat

genus ikan

Sepat
330px-Tricho_trichop_080925-3154_rwg.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sepat rawa, Trichopodus trichopterus
dari Prembun, Tambak, Banyumas
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Subordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Trichopodus

Spesies tipe
Labrus trichopterus
Pallas, 1770[1]
Spesies

Lihat pada teks

Sinonim[2]
  • Colisa Cuvier, 1831
  • Deschauenseeia Fowler, 1934
  • Lithulcus Gistel, 1848
  • Polyacanthus Cuvier, 1829
  • Stethochaetus Gronow, 1854
  • Trichogaster Bloch & J. G. Schneider, 1801[3][4]
  • Trichopus Shaw, 1803
Artikel takson sembarang
Untuk nama-nama tempat dan arti yang lain, lihat Sepat (disambiguasi).

Sepat adalah nama segolongan ikan air tawar yang termasuk ke dalam genus Trichopodus (sebelumnya ditempatkan dalam genus trichogaster[3][4]), anggota famili gurami (Osphronemidae). Ikan ini ditemukan di perairan tawar Asia Tenggara.

Ikan ini berkerabat dekat dengan ikan dalam genus Trichogaster (sebelumnya bernama Colisa). Anggota spesies dari kedua genus tersebut memiliki sirip perut yang panjang seperti benang (dikenal sebagai "peraba" dalam perdagangan akuarium) yang digunakan untuk merasakan lingkungan. Namun, spesies Trichopodus memiliki dasar sirip punggung yang lebih pendek, dan ketika dewasa secara seksual ukurannya jauh lebih besar, dengan yang terbesar yakni sepat siam (T. pectoralis) dapat mencapai panjang lebih dari 20 cm.[5]

Di Indonesia, ikan ini lebih dikenal sebagai ikan konsumsi, meskipun beberapa jenisnya diperdagangkan sebagai ikan hias.[5] Sepat rawa (T. trichopterus) dengan beberapa varian akuariumnya, masing-masing dikenal dengan nama dagang berbeda, mungkin merupakan ikan osphronemidae akuarium yang paling umum. Salah satu spesiesnya yakni sepat siam, adalah salah satu dari lima ikan air tawar budidaya terbaik di Thailand.[6]

Etimologi

Nama Trichopodus terdiri dari kata Yunani Kuno θρίξ (thríx, artinya "rambut") dan πούς (poús, artinya "kaki").

Jenis-jenisnya[7]

Kegunaan

Ikan sepat memiliki nilai ekonomi yang tinggi, terutama sebagai sumber protein di daerah pedesaan. Selain dijual dalam keadaan segar di pasar, ikan sepat kerap diawetkan dalam bentuk ikan asin, bekasam dan lain-lain, sehingga dapat dikirimkan ke tempat-tempat lain.

Beberapa daerah yang banyak menghasilkan ikan sepat olahan di antaranya adalah Jambi, terutama dari Kumpeh dan Kumpeh Ulu; Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan.[9][10]

Karena kegunaannya itu, sepat, terutama dari jenis T. pectoralis dan T. trichopterus, banyak diintroduksi ke mana-mana sebagai ikan konsumsi. Dan sebagai akibat kemampuan adaptasinya yang tinggi, ikan-ikan itu segera meliar dan berbiak di perairan bebas. Introduksi T. pectoralis ke Danau Tempe di Sulawesi tahun 1937 sedemikian berhasilnya, sehingga dua tahun kemudian ikan ini telah mendominasi 70% hasil ikan Danau Tempe.[11]

Rujukan

  1. Fricke, Ron; Eschmeyer, William N. & van der Laan, Richard (ed.). "Trichopodus". Catalog of Fishes. California Academy of Sciences. Diakses tanggal 14 Desember 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Fricke, Ron; Eschmeyer, William N. & van der Laan, Richard (ed.). "Genera in the family Osphronemidae". Catalog of Fishes. California Academy of Sciences. Diakses tanggal 14 Desember 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Töpfer, Jörg; Ingo Schlindler (2009-05-15). "On the type species of Trichopodus (Teleostei: Perciformes: Osphronemidae)" (PDF). Vertebrate Zoology. 59 (1). Dresden: Museum für Tierkunde Dresden: 49–51. ISSN 1864-5755. Diakses tanggal 12 November 2011.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Paepke, Hans-Joachim (2009-05-15). "The nomenclature of Trichopodus pectoralis Regan, 1910; Trichopodus cantoris Sauvage, 1884 and Osphronemus saigonensis Borodin, 1930 (Teleostei: Perciformes: Osphronemidae)" (PDF). Vertebrate Zoology. 59 (1). Dresden: Museum für Tierkunde Dresden: 53–60. ISSN 1864-5755. Diakses tanggal 12 November 2011.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Pinter, H. (1986). Labyrinth Fish. Barron's Educational Series, Inc., ISBN0-8120-5635-3
  6. "National Aquaculture Sector Overview - Thailand". Food and Agriculture Organization of the United Nations.
  7. Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2019). Species of Trichopodus di FishBase. Versi August 2019.
  8. Low, B.W., Tan, H.H. & Britz, R. (2014): Trichopodus poptae, a new anabantoid fish from Borneo (Teleostei: Osphronemidae). Ichthyological Exploration of Freshwaters, 25 (1): 69-77.
  9. Harian Kompas, Air Menyurut Drastis, Ikan Melimpah Diarsipkan 2005-11-29 di Wayback Machine.. Sabtu, 26 Juli 2003.
  10. Harian Kompas, Daerah Subur Langganan Banjir Diarsipkan 2005-05-07 di Wayback Machine.. Selasa, 21 Oktober 2003.
  11. Whitten, A.J., M. Mustafa, dan G.S. Henderson. 1987. Ekologi Sulawesi. Gadjah Mada Univ. Press. Yogyakarta. Hal 351-353
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan