Sabtu, 26 September 2026
00:45 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Weka-weka

Weka-weka

spesies burung

Bidadari halmahera
250px-Standardwing_Bird-of-Paradise_0A2A0515_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Paradisaeidae
Genus: Semioptera
Gray, 1859
Spesies:
S. wallacii
Nama binomial
Semioptera wallacii

Weka-weka[2] atau bidadari halmahera (bahasa Latin:Semioptera wallacii) adalah jenis cendrawasih berukuran sedang, sekitar 28 cm, berwarna cokelat-zaitun. Cendrawasih ini merupakan satu-satunya anggota genus Semioptera. Burung jantan bermahkota warna ungu dan ungu-pucat mengkilat dan warna pelindung dadanya hijau zamrud. Cirinya yang paling mencolok adalah dua pasang bulu putih yang panjang yang keluar menekuk dari sayapnya dan bulu itu dapat ditegakkan atau diturunkan sesuai keinginan burung ini. Burung betinanya yang kurang menarik berwarna cokelat zaitun dan berukuran lebih kecil serta punya ekor lebih panjang dibandingkan burung jantan.

Etimologi

George Robert Gray dari Museum Inggris menamai jenis ini untuk menghormati Alfred Russel Wallace, seorang naturalis Inggris dan pengarang buku The Malay Archipelago, orang Eropa pertama yang menemukan burung ini pada tahun 1858.

Subspesies dan taksonomi

Burung weka-weka adalah burung endemik kepulauan Maluku dan merupakan jenis burung cenderawasih sejati yang tersebar paling barat. Burung ini memiliki dua subspesies:

  • Semioptera wallacii halmaherae Salvadori, 1881
  • Semioptera wallacii wallacii Gray, 1859

Perilaku dan ekologi

Makanannya terdiri dari serangga, artropoda, dan buah-buahan. Burung jantan bersifat poligami. Mereka berkumpul dan menampilkan tarian udara yang indah, meluncur dengan sayapnya dan mengembangkan bulu pelindung dadanya yang berwarna hijau mencolok sementara bulu putih panjangnya di punggungnya dikibar-kibarkan.

Status konservasi

Karena umum ditemukan di rentang habitatnya yang terbatas, burung weka-wdka dievaluasi berisiko rendah di dalam IUCN Red List dan didaftarkan dalam CITES Appendix II.

Penyebaran

Burung weka-weka bisa ditemukan di Pulau Halmahera dan Bacan pada hutan hujan tropis dataran rendah dan bukit-bukit, dan kadang-kadang di daerah berhutan.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ BirdLife International. 2017. Semioptera wallacii. The IUCN Red List of Threatened Species 2017: e.T22706140A118483106. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2017-3.RLTS.T22706140A118483106.en. Downloaded 1 January 2019.
  2. ↑ "Weka-weka - KBBI VI".

Bacaan

Pranala luar

Genera Corvides beserta kerabat punah mereka
Campephagidae
Cinclosomatidae
Eulacestomatidae
Falcunculidae
Mohouidae
Neosittidae
Oreoicidae
Oriolidae
Pachycephalidae
Paramythiidae
Psophodidae
Malaconotoidea
    • See below ↓
Corvoidea
    • See below ↓
Turnagra Campochaera sloetii
Aegithinidae
Artamidae
Artaminae
Craticinae
Peltopsinae
Machaerirhynchidae
Malaconotidae
Pityriasidae
Platysteiridae
Rhagologidae
Vangidae
Malaconotus monteiri Machaerirhynchus nigripectus
Corcoracidae
Corvidae
Dicruridae
Ifritidae
Laniidae
Melampittidae
Monarchidae
Monarchinae
Terpsiphoninae
Paradisaeidae
Platylophidae
Rhipiduridae
Lamproliinae
Rhipidurinae
Vireonidae
Paradisaea minor

Seleucidis melanoleuca Nucifraga caryocatactes

Corvus corax
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan