Senin, 21 September 2026
06:33 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat

Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat

universitas di Indonesia

Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat
250px-Secapaad.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat
Dibentuk8 Januari 1972
Negara Indonesia
Tipe unitKomando Pendidikan
Bagian dariTNI Angkatan Darat
MarkasBandung, Jawa Barat
MotoViyata Pinaka Wiradhika
(Sanskrit, lit:"Mendidik perwira yang teladan dan dapat diandalkan")
Situs websecapaad.mil.id
Tokoh
Komandan Mayor Jenderal TNI Andre Clift Rumbayan
Wakil Komandan Brigadir Jenderal TNI Gustia Wardana

Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (atau Secapa AD) adalah lembaga pendidikan militer dalam TNI-AD untuk membentuk Bintara-bintara terpilih menjadi Perwira yang handal. Secapa direkrut dari prajurit terpilih berpangkat Sersan Kepala - Sersan Mayor - Pembantu Letnan Dua yang ada di jajaran TNI Angkatan Darat. Selesai mengikuti pendidikan Secapa dilantik menjadi Perwira dengan pangkat Letnan Dua.[1]

Markas Secapaad berada di Jl. Hegarmanah No.152, Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat.

Sejarah

Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapaad) didirikan sebagai wadah pembentukan Perwira-Perwira TNI AD di samping AKMIL, yang pada awalnya Pendidikan Calon Perwira (Capa) dilaksanakan oleh masing-masing kecabangan. Hal tersebut menimbulkan divergensi antar kecabangan yang secara langsung memengaruhi hasil lulusan yang kurang terpadu. Atas prakarsa Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Umar Wirahadikusumah, maka pada hari Sabtu tanggal 8 Januari 1972 Pendidikan Capa dilaksanakan secara terpusat (satu atap) dengan Komandan Secapaad yang pertama dijabat oleh Kolonel Inf. S. Banoearli, dengan demikian secara resmi tanggal 8 Januari 1972 ditetapkan sebagai hari kelahiran Secapaad yang berkedudukan di Bandung, Jawa Barat.

Komandan

Saat ini, Secapaad di pimpin oleh seorang Komandan yang berpangkat Mayor Jenderal.

  1. Kolonel Inf Soedarman Banoearli (1972—1977)
  2. Kolonel Inf Soekindarto (1977—1980)
  3. Brigadir Jenderal TNI Soeprio (1980—1985)
  4. Brigadir Jenderal TNI Sarmono (1988—1991)
  5. Brigadir Jenderal TNI Suhana Budjana (1991—1994)
  6. Brigadir Jenderal TNI RHS. Mokoginta (1994—1995)
  7. Brigadir Jenderal TNI Tengku Rizal Nurdin (1995—1996)
  8. Brigadir Jenderal TNI Sang Nyoman Suwisma (1996—1997)
  9. Brigadir Jenderal TNI Ignatus Sugiri (1997—2000)
  10. Brigadir Jenderal TNI Arri Sujono (2000—2001)
  11. Brigadir Jenderal TNI I Made Yasa (2001—2002)
  12. Brigadir Jenderal TNI Anuri (2002—2003)
  13. Brigadir Jenderal TNI Tri Subagio (2003—2006)
  14. Brigadir Jenderal TNI Adji Wijono (2006—2008)
  15. Brigadir Jenderal TNI Agus Gunaedi Pribadi (2008—2010)
  16. Brigadir Jenderal TNI Bachtiar Utomo (2010—2011)
  17. Brigadir Jenderal TNI Ridwan (2011—2012)
  18. Brigadir Jenderal TNI Wahid Hidayat, S.IP. (2012)
  19. Brigadir Jenderal TNI Hartomo, S.IP. (2012—2013)
  20. Brigadir Jenderal TNI Eddy Supriyanto, S.IP. (2013—2016)
  21. Brigadir Jenderal TNI A.A.B. Maliogha (2016)
  22. Brigadir Jenderal TNI Eka Wiharsa (2016—2018)
  23. Brigadir Jenderal TNI Urip Wahyudi, S.IP. (2018—2020)

Validasi Organisasi ⭐⭐

  1. Mayor Jenderal TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. (2020)
  2. Mayor Jenderal TNI Ferry Zein (2020—2022)
  3. Mayor Jenderal TNI Henra Hari Sutaryo (2022—2023)
  4. Mayor Jenderal TNI Bobby Rinal Makmun (2023—2023 hanya 20 hari sebagai Dan secapa setelah resmi dilantik)
  5. Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal (2023—2024)
  6. Mayor Jenderal TNI Windiyatno (2024)
  7. Mayor Jenderal TNI Sachono (2024—2025)
  8. Mayor Jenderal TNI Abdul Rahman Said (2025—2026)
  9. Mayor Jenderal TNI Andre Clift Rumbayan (2026—sekarang)

Lihat pula

Referensi

Pranala luar

Staf
Pimpinan
Pembantu Pimpinan
Pelayanan
120px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Komando Utama Pembinaan
Komando Utama Operasi
    • Kotama Ops
Komando Pembinaan Doktrin,Pendidikan dan Latihan
Badan Pelaksana Pusat
Pusat
Direktorat
Dinas Militer
Pendidikan
Ikon rintisan

Artikel bertopik Tentara Nasional Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan