Senin, 21 September 2026
02:59 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

ScreenX

ScreenX adalah sebuah format film panorama yang menayangkan film dengan layar 270° bersisi ganda yang diproyeksikan di dinding teater.[1] Pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012, format film ini dibuat oleh CJ 4DPLEX, anak usaha CJ CGV yang juga membuat teknologi teater bergerak 4DX, yang memiliki logo yang mirip. 4DX dan ScreenX juga dikombinasikan dengan nama "Ultra 4DX".[2] Dikembangkan bersama KAIST, format film ini dianggap sebagai versi "samping" dari IMAX dan kompetitor bagi platform streaming seperti Netflix.[3][4][5][6][7] Selain film, teater ScreenX juga menayangkan iklan yang direkam dengan atau diubah ke format ini.

Hingga tahun 2020, teknologi teater ini telah dipasang di 316 teater di 34 negara.

Berkas:SCREENX Logo(2024).jpg
Caption

Aspek teknis

Seperti pada IMAX, untuk menyamai panjang dari seluruh teater tri-layar, film ScreenX diformat pada saat pra-produksi (pengambilan gambar) atau pada saat pasca-produksi (pengubahan format).[1] Sebuah film yang akan menggunakan format ScreenX biasanya direkam dengan tiga kamera sekaligus.[8] Proses pengubahan format dilakukan melalui pemilihan adegan, pengarsipan, pengantaran aset, penyesuaian warna, dan mastering, sebelum film tersebut didistribusikan ke teater.[9]

Mayoritas film yang diproduksi dengan format ScreenX adalah film aksi, terutama dari Korea Selatan dan Asia. Hanya ada beberapa film animasi (serta film keluarga) yang ditayangkan/diproduksi dengan format ini.[8] Teknologi ini juga jarang dipakai oleh film yang diproduksi di Hollywood, karena kompleksitas dari animasi komputer tambahan yang harus dibuat.[10] Lee Jae-seon, yang mengerjakan versi ScreenX dari King Arthur: Legend of the Sword di G-node, menyatakan bahwa, "Tidak mudah untuk membuat film CGI blockbuster Hollywood di Korea, tetapi sangatlah berarti karena kami dapat membuat film CGI blockbuster Hollywood dengan format ScreenX.”[10] Selain itu, film berformat ScreenX hanya ditayangkan di lokasi tertentu, karena kurangnya mitra pada saat itu.[10]

Pada tanggal 13 Desember 2019, auditorium ScreenX terbesar di dunia resmi dibuka di pusat perbelanjaan Màgic Badalona di Badalona, Spanyol, dengan kapasitas 398 orang.[11]

Performa box office

Sejak tahun 2018, teknologi ScreenX terbukti sukses di box-office dunia, pasca suksesnya rilis panorama dari film Black Panther buatan Marvel Studios.[12] Film tersebut mencatatkan pendapatan lebih dari $40 juta melalui format panorama.[13]

Pada tahun 2019, ScreenX mencatat hasil yang lebih baik, dengan Spider-Man: Far From Home menjadi rilis dengan pendapatan terbesar.[14] Hingga bulan Juni 2019, film tersebut telah mencatatkan pendapatan sebesar $22 juta dari format ScreenX.[14]

4DX Screen

4DX Screen (sebelumnya "4DX with Screen X") adalah kombinasi dari ScreenX dan 4DX, yang memungkinkan penonton untuk melihat film di auditorium multi-layar dengan efek lingkungan dan gerak yang lebih nyata, dengan tambahan layar keempat diproyeksikan di atap dan model kursi 4DX terbaru. 4DX Screen pertama kali diperkenalkan di sebuah teater di Yongsan pada tahun 2017, lalu diperkenalkan secara internasional pada CinemaCon tahun 2018, dan kemudian di CES tahun 2020.[15][16][17] 4DX Screen saat ini[kapan?] telah hadir di Asia, termasuk Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok. 4DX Screen kemudian membuka teater pertamanya di luar Asia, tepatnya di sebuah teater Les Cinémas Gaumont Pathé di Paris, Prancis.[18][19] 4DX Screen juga akan hadir di Amerika, tepatnya di teater Cinépolis di Mexico City, Meksiko pada bulan Maret 2020.[20][21][22]

Film

Informasi lebih lanjut: Daftar film berformat ScreenX

Penghargaan

  • 2018: 'ScreenX' memenangkan penghargaan ShowEast "Innovator of the Year".[23]
  • 2018: '4DX with ScreenX' memenangkan Silver Prize di Edison Awards pada kategori "Media, Komunikasi Visual, dan Hiburan".[24]
  • 2019: 'ScreenX' memenangkan "Technology of the Year" di Cinema Technology Community Awards.[25]
  • 2019: '4DX with ScreenX' memenangkan iResearch Award untuk "Teknologi Bioskop Originatif".[26]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 Frater, Patrick (6 April 2016). "ScreenX: Korean Immersive Format Targets Hollywood and China". Variety (magazine). Diakses tanggal 17 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Ellingson, Annlee (14 Agustus 2018). "Regal installs first ScreenX location in Irvine". L.A. Biz. American City Business Journals. Diakses tanggal 14 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Stevens, Robert (14 Agustus 2018). "To fend off Netflix, movie theaters try 3-screen immersion". AP News. The Associated Press. Diakses tanggal 17 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Brown, Ruth (14 Agustus 2018). "Meet cinemas' latest effort to fend off Netflix". New York Post. NYP Holdings, Inc. Diakses tanggal 17 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Lang, Jeffrey (14 Agustus 2018). "ScreenX latest theater fight with Netflix plus social media growing pains". Movie TV Tech Geeks. Movie TV Tech Geeks. Diakses tanggal 17 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. "ScreenX: A next-level movie experience". KAIST Breakthroughs. KAIST. Diakses tanggal 14 Februari 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Yuen, Ced (10 Agustus 2018). "ScreenX cinema: like IMAX but sideways". Trusted Reviews. TI Media Limited. Diakses tanggal 14 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Posted Spring 2014.
  8. 1 2 "CHOI Yong-seung, the Creative Director Behind PSYCHOKINESIS' Screen X Direction". Korean Film News. Korean Film Council. 12 Februari 2018. Diakses tanggal 18 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. "About Us | SCREENX". SCREENX. CJ CGV. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-11-12. Diakses tanggal 17 Februari 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. 1 2 3 von Sychowski, Patrick (24 Mei 2017). "Cinema Surround Screens Battle For Film Content". Celluloid Junkie. Celluloid Junkie. Diakses tanggal 18 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. "Ocine abre en Badalona la sala de cine ScreenX más grande del mundo" [Ocine opens the world's largest ScreenX cinema in Badalona]. La Vanguardia (dalam bahasa Spanyol). Badalona. Desember 16, 2019. Diakses tanggal Juni 21, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. "CGV ScreenX Records a Box-Office Hit with the Highest Audience". CJ Now. CJ Group. 27 Februari 2018. Diakses tanggal 18 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. Pahle, Rebecca (18 Januari 2019). "ScreenX Sets Record-Breaking 2018". Box Office Pro. The Box Office Company. Diakses tanggal 18 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. 1 2 "ScreenX Shatters Worldwide Box Office Record Increasing Last Year's Box Office Performance by 85 Percent". PR Newswire. PR Newswire Association LLC. 7 Juni 2019. Diakses tanggal 18 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. "CJ 4DPLEX SUCCESSFULLY LAUNCHES THE FUTURE OF CINEMA AT CES 2020". ScreenX. CJ 4DPLEX. 8 Januari 2020. Diakses tanggal 19 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  16. ""4DX with SCREENX" to Make Worldwide Debut at CinemaCon 2018". Box Office Pro. The Box Office Company. 21 Maret 2018. Diakses tanggal 14 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. "World's First Four-Sided 4DX Screen Revealed at CES 2020". PR Newswire. PR Newswire Association. 6 Januari 2020. Diakses tanggal 14 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. Kil, Sonia (4 Oktober 2019). "CGV 4DX Celebrates Decade of High Tech Cinema Equipment". Variety (magazine). Diakses tanggal 17 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. "FIRST '4DX with ScreenX' IN EUROPE OPENS IN FRANCE WITH MARVEL STUDIOS' ANT-MAN AND THE WASP". 4DX. CJ 4DPLEX. Juli 2018. Diakses tanggal 17 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. "Cutting-Edge Cinema Format '4DX with ScreenX' Continues to Make its Mark with Record-Breaking Attendance in Japan and China". PR Newswire. Pr Newswire Association. 3 September 2019. Diakses tanggal 14 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. "Cinépolis to be the First to Bring the Innovative and Award-Winning '4DX with ScreenX' Format to LATAM". PR Newswire. PR Newswire Association LCC. 1 April 2019. Diakses tanggal 14 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. "Salas ScreenX con vista panorámica de 270° llegan a Cinépolis". gritaradio.com (dalam bahasa Spanish). gritaradio.com. 5 Februari 2020. Diakses tanggal 14 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. "CJ 4DPLEX Wins 2018 ShowEast "Innovator of the Year" for ScreenX". FilmExpoGroup. FilmExpoGroup. 26 Oktober 2018. Diakses tanggal 20 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. "2018 Edison Award Winners". Edison Awards. Edison Awards. Diakses tanggal 20 Februari 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. "ScreenX wins 'Technology of the Year' at 2019 Cinema Technology Community Awards". CJ Wire. Celluloid Junkie. 21 November 2019. Diakses tanggal 20 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. ""4DX With ScreenX" Recipient Of Prestigious 2019 iResearch Award For Originative Cinema Technology". PR Newswire. PR Newswire Association LLC. 12 Juli 2019. Diakses tanggal 20 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan