Jumat, 06 November 2026
05:42 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Samadya

Samadya

Bagikan:
330px-Aktifitas_keluarga_secara_tradisional.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kehidupan yang sederhana.

Samadya (aksara Jawa: ꦱꦩꦢꦾ; ejaan tidak baku: sak madyo; bahasa Indonesia: tengah-tengah) adalah ajaran atau nilai dalam kebudayaan Jawa yang menekankan pada kehidupan yang sederhana, tidak berlebihan atau mengambil secukupnya.[1]

Ringkasan

Samadya sering diucapkan dalam kalimat ungkapan "urip prasaja lan samadya" yang artinya "hidup sederhana dan secukupnya."[1] Istilah samadya sendiri dapat diterapkan untuk berbagai hal, mulai dari makanan, pakaian, jabatan, pekerjaan dan lain sebagainya.[2]

Pandangan Islam

Mustofa Bisri dicatat pernah memberikan nasihat dalam bahasa Jawa, "Urip sak madya waé!" atau "hidup secukupnya saja".[3] Nilai samadya dipandang selaras dengan ajaran Islam yang menekankan pada pertengahan atau sedang-sedang saja dalam mengambil beberapa perkara.[4]

Catatan kaki

  1. 1 2 RMOL. "Urip Prasojo Lan Sakmadyo". rmolbanten.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-17. Diakses tanggal 2021-07-17.
  2. ↑ Musman, Asti (2019-05-25). Belajar Bijak ala Orang Jawa. Anak Hebat Indonesia. ISBN 978-623-244-654-0.
  3. ↑ Hp, Eko Sutrisno. "Sak Madyo wae! – Kisah Kepompong" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-07-17.
  4. ↑ ""Sak Madyo" Filosofi Jawa di Al-Qur'an". Jaringan Santri. 2021-02-02. Diakses tanggal 2021-07-17.
Diri dan Ketuhanan
Kesusilaan
Keindahan
Kepemimpinan
Pengetahuan
Tokoh
Pustaka
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan