Senin, 21 September 2026
06:15 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

ST Engineering

Grup global di bidang teknologi, pertahanan, dan rekayasa yang berkantor pusat di Singapura

Singapore Technologies Engineering Limited
JenisPublik (SGX: S63 )
Tokoh kunci
Seah Lim Huat
(Ketua)
Tan Pheng Hock
(Presiden, Direktur Eksekutif, CEO)
ProdukDirgantara sipil dan militer
Elektronik pertahanan
Pembuatan kapal komersial dan angkatan laut
Munisi
Sistem kesejahteraan lahan
PendapatanKenaikanS$5.548.000.000 (2009)
KenaikanS$547.000.000 (2009)
KenaikanS$444.000.000 (2009)
Total asetS$6.890.000.000 (2009)
Jumlah karyawan
20.000 (2009)

ST Engineering (Singapore Technologies Engineering Ltd) adalah sebuah grup perusahaan dari Singapura di bawah Temasek Holdings (sebuah BUMN) yang bergerak di bidang kedirgantaraan, industri pertahanan, keamanan publik, sistem elektronika dan pembuatan kapal (sektor maritim dan angkatan laut).[1][2]

Sejarah

Perusahaan ini awalnya didirikan dengan nama Charted Industries of Singapore pada tahun 1967 oleh pemerintahan Singapura yang baru-baru saja berdiri melalui proklamasi pemisahan dengan Malaysia di tahun 1965. ST Engineering memiliki lebih dari 18.000 karyawan di seluruh dunia, dan lebih dari 100 anak perusahaan dan perusahaan asosiasi di 21 negara dan 35 kota.[3] Perusahaan ini berbentuk perusahaan terbuka.[4] Tercatat pertama kali sejak melakukan merger empat perusahaannya di tanggal 28 Agustus 1997, kemudian baru memulai debut sahamnya untuk melantai di Bursa efek Singapura pada tanggal 8 Desember di tahun yang sama. Hingga saat ini, ST Engineering menduduki peringkat atas di antara perusahaan-perusahaan terbesar yang terdaftar di Bursa efek Singapura.[5]

Kemampuan

Industri Kedirgantaraan

Fasilitas yang dimiliki ST Engineering memiliki kapabilitas untuk melakukan layanan perawatan, perbaikan dan operasi/maintenance, repair and operations (MRO) terhadap armada pesawat angkut Airbus C295 yang dikhususkan bagi operator di kawasan Asia-Pasifik.[6][7]

Lihat pula

Referensi

  1. "Singapore Technologies Engineering Ltd". Nikkei Asia (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2024-02-11.
  2. "ST Engineering is created". www.nlb.gov.sg. Diakses tanggal 2024-02-11.
  3. "Press Release". ST Engineering. 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-09-30. Diakses tanggal 2008-04-27.
  4. "ST Engineering". Craft. Diakses tanggal 11 Februari 2024.
  5. "ST Engineering is created". www.nlb.gov.sg. Diakses tanggal 2024-02-14.
  6. Terbang, Zona (2016-08-20). "Airbus dan ST Engineering Sepakat Dirikan Pusat MRO C295 di Singapura". zonaterbang.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-02-26.
  7. Review, Asian Military (2024-02-22). "Airbus and ST Engineering to set up C295 MRO hub in Singapore". Asian Military Review (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-02-26.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik badan usaha atau perusahaan Singapura ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan