Kamis, 29 Oktober 2026
09:47 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Rusa filipina

Rusa filipina

Bagikan:
Rusa Filipina
250px-Philippine_Deer_-_Rusa_marianna_-_Ninoy_Aquino_Parks_%26_Wildlife_Center_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Cervidae
Subfamili: Cervinae
Genus: Rusa
Spesies:
R. marianna
Nama binomial
Rusa marianna
(Desmarest, 1822)
250px-Range_Rusa_marianna.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sinonim

Cervus mariannus

Rusa filipina (Rusa marianna), atau yang juga dikenal sebagai sambar filipina atau rusa cokelat filipina, adalah sebuah spesies rusa terancam[2] yang endemik ke Filipina. Rusa ini pertamakali dideskripsikan dari populasi yang didatangkan di Kepulauan Mariana, yang menjadi asal nama spesiesnya.

Referensi

  1. ↑ MacKinnon, J.R.; Ong, P.; Gonzales, J. (2015). "Rusa marianna". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2015 e.T4274A22168586. doi:10.2305/IUCN.UK.2015-2.RLTS.T4274A22168586.en. Diakses tanggal November 19, 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Rusa marianna". IUCN Red List.
Anggota famili Cervidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Cervidae
Capreolinae
Alces
Blastocerus
Capreolus
Hippocamelus
Hydropotes
Mazama
Odocoileus
Ozotoceros
Pudu
Pudella
Rangifer
Subulo
Cervinae
Axis
Cervus
Dama
Elaphodus
Elaphurus
Muntiacus
Rucervus
Rusa
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan