Kamis, 24 September 2026
22:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Rusa eld

Rusa eld

Rusa eld
Rentang waktu: Pleistosen Tengah-Masa kini[1]
250px-Panolia_eldii_thamin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rusa eld di Kebun Binatang Chester
CITES Apendiks I (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Cervidae
Subfamili: Cervinae
Tribus: Cervini
Genus: Rucervus
Pocock, 1943
Spesies:
R. eldii
Nama binomial
Rucervus eldii
(McClelland, 1842)
250px-Range_Rucervus_eldii.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sinonim
  • Cervus eldii (McClelland, 1842)
  • Rucervus eldii (Thomas, 1918)
  • Panolia eldi McClelland, 1842[3]
  • Panolia eldii Gray, 1850

Rusa eld (Rucervus eldii atau Panolia eldii[4]), atau yang juga dikenal sebagai thamin, adalah sebuah spesies rusa genting yang endemik ke Asia Tenggara dan Asia Selatan. Spesies ini hidup di lahan basah dan rawa. Rusa eld aktif selama siang hari dan kawin dari Oktober hingga akhir Desember. Terdapat tiga subspesies yang telah diakui, ketiganya terancam oleh perburuan dan deforestasi.

Tampak

Pengukuran di bawah telah dilaporkan untuk rusa eld:[5][6][7][8]

  • Panjang kepala-tubuh: 150–180 cm (59–71 in)
  • Tinggi di pundak: 110–125 cm (43–49 in)
  • Panjang ekor: 20–30 cm (8–12 in)
  • Bobot: 125–175 kg (276–386 pon)
  • Panjang ranggah: 99 cm (39 in)

Referensi

  1. Suraprasit, K.; Jaegar, J.-J.; Chaimanee, Y.; Chavasseau, O.; Yamee, C.; Tian, P.; Panha, S. (2016). "The Middle Pleistocene vertebrate fauna from Khok Sung (Nakhon Ratchasima, Thailand): biochronological and paleobiogeographical implications". ZooKeys (613): 1–157. Bibcode:2016ZooK..613....1S. doi:10.3897/zookeys.613.8309. PMC 5027644. PMID 27667928.
  2. 1 2 Gray, T.N.E.; Brook, S.M.; McShea, W.J.; Mahood, S.; Ranjitsingh, M.K.; Miyunt, A.; Hussain, S.A.; Timmins, R. (2015). "Rucervus eldii". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2015 e.T4265A22166803. doi:10.2305/IUCN.UK.2015-2.RLTS.T4265A22166803.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Beavan, R.C. (1867). "Contributions towards a history of Panolia eldi; McLelland". Journal of the Asiatic Society of Bengal. 36: 175.
  4. Pitraa, Fickela, Meijaard, Groves (2004). Evolution and phylogeny of old world deer. Molecular Phylogenetics and Evolution 33: 880–895.
  5. "Eld's deer (Cervus eldi". ARKieve: Images of Life on Earth. Diakses tanggal 5 April 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  6. "Sangai Deer (Cervus eldii eldii)". National Zoological Park, Mathura Road, New Delhi, India. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Juli 2011. Diakses tanggal 5 April 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Thamin or Brow-antlered Deer Cervus eldi". World Deer. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Maret 2009. Diakses tanggal 4 April 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Richard Lydekker (1996). The Great and Small Game of India, Burma, and Tibet. Asian Educational Services. hlm. 236–238. ISBN 978-81-206-1162-7. Diakses tanggal 5 April 2009.{{cite book}}: |work= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Anggota famili Cervidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Cervidae
Capreolinae
Alces
Blastocerus
Capreolus
Hippocamelus
Hydropotes
Mazama
Odocoileus
Ozotoceros
Pudu
Pudella
Rangifer
Subulo
Cervinae
Axis
Cervus
Dama
Elaphodus
Elaphurus
Muntiacus
Rucervus
Rusa
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan