Minggu, 20 September 2026
17:54 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Rusa tutul

Rusa tutul

Rusa tutul
250px-A_chital_stag_1.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rusa tutul jantan.
250px-Spotted_deer_%28Axis_axis%29_female.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rusa tutul betina.
Keduanya berada di Taman Nasional Kanha di Madhya Pradesh.
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Cervidae
Subfamili: Cervinae
Genus: Axis
C. H. Smith, 1827
Spesies:
A. axis
Nama binomial
Axis axis
(Erxleben, 1777)
250px-Chital_range_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Distribution of chital (2011)[1]
Sinonim[2][3]
Daftar
  • Axis major Hodgson, 1842
  • A. minor Hodgson, 1842
  • Cervus axis ceylonensis (J. B. Fischer, 1829)
  • C. a. indicus (J. B. Fischer, 1829)
  • C. a. maculatus (Kerr, 1792)
  • C. a. zeylanicus (Lydekker, 1905)
  • C. nudipalpebra (Ogilby, 1831)
  • Rusa axis zeylanicus (Lydekker, 1905)

Rusa tutul atau Rusa totol, dalam bahasa Hindi disebut Chital (/təl/) (nama ilmiah Axis axis), dalam bahasa Inggris dinamakan Spotted deer, Chital deer, atau Axis deer, adalah spesies rusa yang berasal dari anak benua India. Spesies ini pertama kali dideskripsikan oleh naturalis Jerman Johann Christian Polycarp Erxleben pada 1777. Rusa tutul jantan yang berukuran sedang, tingginya hingga bagian bahu mencapai hampir 90 cm dengan bobot sekitar 75 kg, sedangkan yang betina tingginya 70 cm hingga bahu dengan berat sekitar 45 kg. Dimorfisme seksual spesies ini antara lain: rusa tutul jantan lebih besar daripada betina, dan tanduk hanya ada pada rusa tutul jantan, panjang tanduknya hampir satu meter dan bercabang tiga. Bagian atas tubuhnya berwarna emas hingga merah kecokelatan, dengan bintik-bintik putih. Bagian perut, pantat, tenggorokan, dan bagian dalam: kaki, telinga, dan ekor semuanya berwarna putih.

Etimologi

Dalam bahasa lokal, nama "chital" (diucapkan /təl/)[4] berasal dari kata "cītal" (bahasa Hindi:चीतल)), aslinya dari bahasa Sanskerta "citrala" (चित्रलः) yang artinya beraneka warna atau bintik-bintik.[5] Nama cheetah juga memiliki riwayat yang sama.[6] Variasi dari kata "chital" termasuk "cheetal" dan "cheetul".[7] Nama umum lainnya untuk chital adalah rusa tutul India (atau hanya disebut rusa tutul saja), dan rusa sumbu (rusa axis).[1]

  • Pertarungan rusa tutul jantan.
    Pertarungan rusa tutul jantan.
  • Rusa tutul kawin.
    Rusa tutul kawin.
  • Anak rusa tutul yang baru lahir.
    Anak rusa tutul yang baru lahir.
  • Induk rusa tutul dan anaknya yang baru lahir.
    Induk rusa tutul dan anaknya yang baru lahir.
  • Anak rusa tutul sedang menyusu.
    Anak rusa tutul sedang menyusu.

Referensi

  1. 1 2 3 Duckworth, J.W.; Kumar, N.S.; Anwarul Islam, M.; Sagar Baral, H.; Timmins, R. (2015). "Axis axis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2015 e.T41783A22158006. doi:10.2305/IUCN.UK.2015-4.RLTS.T41783A22158006.en.{{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. Srinivasulu, C.; Srinivasulu, B. (2012). South Asian Mammals: their Diversity, Distribution, and Status. New York: Springer. hlm. 357–358. ISBN 978-1-4614-3449-8.
  3. Wilson, D. E.; Reeder, D. M., ed. (2005). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3rd). Johns Hopkins University Press. hlm. 661. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.
  4. "Chital". Dictionary.com Unabridged. Random House. Diakses tanggal 24 Desember 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Platts, J. T. (1884). "चीतल ćītal". A Dictionary of Urdu, Classical Hindi, and English. London: W. H. Allen & Co. hlm. 470.
  6. "Cheetah". Merriam-Webster Dictionary. Diakses tanggal 10 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Chital". Merriam-Webster Dictionary. Diakses tanggal 24 Desember 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan