Jumat, 09 Oktober 2026
01:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Kijang fea

Kijang fea

Bagikan:
Kijang fea
250px-The_deer_of_all_lands_%28Muntiacus_feae%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Cervidae
Subfamili: Cervinae
Genus: Muntiacus
Spesies:
M. feae
Nama binomial
Muntiacus feae
(Thomas & Doria, 1889)
250px-Muntiacus_feae_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Kijang fea[2] (Muntiacus feae) atau kijang tenasserim adalah sbeuah spesies kijang langka yang berasal dari Myanmar selatan dan Thailand. Ukurannya mirip dengan kijang biasa (bobot dewasa adalah 18 - 21 kg). Spesies ini diurnal dan soliter, serta hidup di wilayah hutan malar hijau semak atau campuran dataran tinggi (pada ketinggian 2500 mdpl) tempat mereka memakan rerumputan, dedaunan rendah dan batang muda. Anakannya biasanya dilahirkan di tempat bervegetasi tinggi, tetap tersembunyi hingga anakannya mampu bepergian dengan induknya.

Namanya berasal dari nama zoolog Leonardo Fea. Nama umum lainnya berasal dari Perbukitan Tenasserim, yang berada di antara Myanmar dan Thailand.

250px-Muntiacus_feae.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jantan

Referensi

  1. ↑ Timmins, R.; Steinmetz, R.; Chutipong, W. (2016). "Muntiacus feae". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T13927A22160266. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T13927A22160266.en. Diakses tanggal 13 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ antaranews.com. "Kijang langka tertangkap kamera di Tibet". Antara News. Diakses tanggal 2025-10-26.
Anggota famili Cervidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Cervidae
Capreolinae
Alces
Blastocerus
Capreolus
Hippocamelus
Hydropotes
Mazama
Odocoileus
Ozotoceros
Pudu
Pudella
Rangifer
Subulo
Cervinae
Axis
Cervus
Dama
Elaphodus
Elaphurus
Muntiacus
Rucervus
Rusa
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan