Senin, 02 November 2026
02:07 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Kijang pu hoat

Bagikan:
Kijang pu hoat
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Cervidae
Subfamili: Cervinae
Genus: Muntiacus
Spesies:
M. puhoatensis
Nama binomial
Muntiacus puhoatensis
Trai in Binh Chau, 1997

Kijang pu hoat[2] (Muntiacus puhoatensis) adalah sebuah spesies kijang yang hanya diketahui dari wilayah Pu Hoat di Vietnam, yang berbatasan dengan Laos. Terkadang spesies ini dianggap konspesifik dengan kijang roosevelt, dengan habitat dan perilaku yang kemungkinan juga mirip.

Kijang pu hoat hanya pernah tercatat sekali pada lokalitas tipenya di Desa Hạnh Dịch, Komune Hạnh Dịch, Distrik Quế Phong, Provinsi Nghệ An, Vietnam.

Referensi

  1. ↑ Timmins, J & Duckworth, J.W. (2016). "Muntiacus puhoatensis". IUCN Red List of Threatened Species. 2016 e.T136293A22164930. Diakses tanggal 9 Juni 2022.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ sống, Báo Khoa học và Đời (2025-04-04). "Mang Pu Hoat, yang dianggap telah punah, tiba-tiba muncul kembali di Vietnam". vietnam.vn. Diakses tanggal 2025-10-26.
Anggota famili Cervidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Cervidae
Capreolinae
Alces
Blastocerus
Capreolus
Hippocamelus
Hydropotes
Mazama
Odocoileus
Ozotoceros
Pudu
Pudella
Rangifer
Subulo
Cervinae
Axis
Cervus
Dama
Elaphodus
Elaphurus
Muntiacus
Rucervus
Rusa
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan