Rabu, 21 Oktober 2026
17:18 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Kijang biasa

Kijang biasa

Bagikan:
Muncak selatan
250px-Muntiacus_muntjak_50960281%2C_crop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seekor betina dan anak di Semenanjung Malaysia
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Cervidae
Subfamili: Cervinae
Genus: Muntiacus
Spesies:
M. muntjak
Nama binomial
Muntiacus muntjak
(Zimmermann, 1780)
250px-Muntjac_distribution_map.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
      Persebaran gabungan muncak utara (M. vaginalis) dan muncak selatan (M. muntjak)
Sinonim
  • Cervus muntjac

Kijang muncak atau kijang biasa (Muntiacus muntjak) adalah kijang yang tersebar di India, Pakistan, Bangladesh, Myanmar, Indocina, Thailand, Malaysia dan Indonesia. Jenis kijang ini umum dan banyak ditemukan.

Ciri-ciri hewan ini berambut pendek, coklat atau abu-abu, kadang-kadang dengan bercak berwarna krim. Seekor jantan juga memiliki sepasang tanduk sampai 15 cm, dengan satu cabang yang jatuh dan tumbuh kembali sekali setahun. Ketika ketakutan atau bersemangat, hewan ini akan menyalak (bersuara), terkadang ia mampu menyalak lebih dari sejam.

Hewan ini adalah omnivora yang memakan pada buah, daun, rumput, tetapi kadang-kadang makan telur dan bahkan serangga. Pejantan spesies ini sering berkelahi di antara mereka sendiri, menggunakan tanduk pendeknya sebagai senjata karena jauh lebih efektif dari taring karnivora, yang ia dapat membela diri secara dari predator bahkan oleh anjing besar.

Referensi

  1. ↑ Timmins, R.J.; Duckworth, J.W.; Hedges, S. (2016). "Muntiacus muntjak". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T42190A56005589. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T42190A56005589.en. Diakses tanggal 10 Februari 2023.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Teresa Czyżewska, Krzysztof Stefaniak Acta zoologica cracoviensia, Volume 37 Number 1 (1994) Pages 55-74.
  • The Deer of Great Britain and Ireland by G. Kenneth Whitehead

Pranala luar

Anggota famili Cervidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Cervidae
Capreolinae
Alces
Blastocerus
Capreolus
Hippocamelus
Hydropotes
Mazama
Odocoileus
Ozotoceros
Pudu
Pudella
Rangifer
Subulo
Cervinae
Axis
Cervus
Dama
Elaphodus
Elaphurus
Muntiacus
Rucervus
Rusa
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan