Rabu, 21 Oktober 2026
11:55 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Rusa timor

Rusa timor

Bagikan:
Rusa jawa
250px-Javan_Deer_couple_-_Baluran_NP_-_East_Java_%2829505339513%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jantan dan betina di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur, Indonesia
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Cervidae
Subfamili: Cervinae
Genus: Rusa
Spesies:
R. timorensis[2]
Nama binomial
Rusa timorensis[2]
(Blainville, 1822)
250px-Rusa_timorensis_natural_range-map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Distribusi saat ini dalam wilayah sebaran asli, termasuk kemungkinan introduksi purba
Sinonim
Daftar
  • Cervus celebensis Rorig, 1896
  • Cervus hippelaphus G.Q. Cuvier, 1825 [preoccupied]
  • Cervus lepidus Sundevall, 1846
  • Cervus moluccensis Quoy & Gaimard, 1830
  • Cervus peronii Cuvier, 1825
  • Cervus russa Muller & Schlegel, 1845
  • Cervus tavistocki Lydekker, 1900
  • Cervus timorensis Blainville, 1822
  • Cervus timorensis ssp. rusa Muller & Schlegel, 1845
  • Cervus tunjuc Horsfield, 1830 [nomen nudum]

Rusa timor (Rusa timorensis) adalah salah satu jenis rusa tropis dengan persebaran paling luas di Indonesia. Rusa timor tersebar mulai dari Jawa, Bali, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara (termasuk Timor Leste), Sulawesi, dan Maluku.[2] Hewan ini juga merupakan spesies pendatang di Papua, Australia, Mauritius, Kaledonia Baru, Selandia Baru, Papua Nugini, dan Réunion.[3]

Subspesies

  • R. t. timorensis – Timor.
  • R. t. djonga – Pulau Muna dan Butung.
  • R. t. floresiensis (rusa Flores) – Flores dan pulau-pulau lainnya.
  • R. t. macassaricus (rusa Sulawesi) – Sulawesi.
  • R. t. moluccensis (rusa Maluku) – Kepulauan Maluku.
  • R. t. renschi – Bali.
  • R. t. russa (rusa Jawa) – Jawa.

Referensi

  1. ↑ Hedges, S.; Duckworth, J.W.; Timmins, R.; Semiadi, G.; Dryden, G. (2015). "Rusa timorensis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2015 e.T41789A22156866. doi:10.2305/IUCN.UK.2015-2.RLTS.T41789A22156866.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Grubb, P. (2005). "Species Rusa timorensis". Dalam Wilson, D. E.; Reeder, D. M (ed.). Mammal Species of the World (Edisi 3). Percetakan Unoversitas Johns Hopkins. hlm. 670. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494. {{cite book}}: |pages= and |page= ditentukan lebih dari satu kali; |ref=harv tidak valid; Parameter tidak dikenal |trans_title= diabaikan (|trans-title= disarankan)
  3. ↑ "Rusa timorensis". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2008. International Union for Conservation of Nature. 2008. Diakses tanggal 9 April 2009.{{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Database entry includes a brief justification of why this species is of vulnerable.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cervus timorensis.
Anggota famili Cervidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Cervidae
Capreolinae
Alces
Blastocerus
Capreolus
Hippocamelus
Hydropotes
Mazama
Odocoileus
Ozotoceros
Pudu
Pudella
Rangifer
Subulo
Cervinae
Axis
Cervus
Dama
Elaphodus
Elaphurus
Muntiacus
Rucervus
Rusa
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan