Minggu, 04 Oktober 2026
02:18 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Rio Johan

Pengarang Indonesia

Bagikan:
Rio Johan
Lahir28 Agustus 1990 (umur 36)
PekerjaanCeritawan
Karier kepenulisan
BahasaIndonesia
PeriodeAngkatan 2000
(2010 – sekarang)
Genre
Karya terkenalIbu Susu
Penghargaan terkenalKusala Sastra Khatulistiwa (2018)

Rio Johan (lahir 28 Agustus 1990) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui karya-karyanya yang dipublikasikan di sejumlah surat kabar. Tahun 2018, karyanya, Ibu Susu berhasil mengantarkan Rio Johan menerima penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa, melalui kategori Karya Perdana atau Kedua. Tahun yang sama, Avianti Armand dan Azhari Aiyub juga menerima penghargaan serupa, masing-masing pada kategori puisi dan prosa.[1][2][3][4]

Daftar Karya

  • Aksara Amananunna (Kepustakaan Populer Gramedia, 2014), kumpulan cerpen.
  • Ibu Susu (Kepustakaan Populer Gramedia, 2017), novel.
  • Buanglah Hajat Pada Tempatnya (Kepustakaan Populer Gramedia, 2020), novel.
  • Caravanserai (Lontar Foundation, 2019).
  • Rekayasa Buah (Kepustakaan Populer Gramedia, 2021), kumpulan cerpen.
  • (terj.) Buku Tentang Monelle (Moooi Pustaka, 2020).

Penghargaan

  • Tokoh Seni Tempo (2014).
  • 16 emerging writers di Ubud Writers and Readers Festival (2015).
  • Terpilih mengikuti program residensi penulis dari Komite Buku Nasional selama dua bulan di Jerman (2016).
  • Pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa untuk kategori Karya Pertama dan Kedua (2018).
  • Terpilih mengikuti ASEAN Literary Festival (ALF) 2016 bertajuk ASEAN-Japan Residency Program bersama 12 penulis lain.
  • Kumcer "Rekayasa Buah" masuk daftar 10 Besar Kusala Sastra Khatulistiwa (2021).

Rujukan

  1. ↑ Profil Rio Johan di Bacapetra. Diakses 10 Juni 2020
  2. ↑ Mengurai Ibu Susu dalam Proses Kreatif Rio Johan LP Arena. Diakses 10 Juni 2020
  3. ↑ “Ibu Susu”, Oleh-oleh Rio Johan dari Berlin Diarsipkan 2020-06-10 di Wayback Machine. Tatkala. Diakses 10 Juni 2020
  4. ↑ Rio Johan: Menulis Itu Senang-Senang Alinea.tv. Diakses 10 Juni 2020
Puisi/Nonfiksi
Prosa/Fiksi
Penulis Muda Berbakat
Karya Perdana atau Kedua


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi penulis, penyair, pengarang, atau sastrawan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan